Cinta Satu Malam Bos Mafia

Cinta Satu Malam Bos Mafia
Sampai di bandara


__ADS_3

Di sepanjang perjalanan, Jo dan pak sopir berbincang mengenai berita internasional tentang seorang mafia kelas kakap berinisial AF, telah melakukan penembakan terhadap orang yang paling berpengaruh di kota Macau.


Joan langsung bisa menebak jika AF adalah singkatan dari Alex Fernando. Dia mulai memahami, Tuan Fudo memintanya untuk pergi ke Macau karena ada fitnah kejam macam ini.


Dia tidak akan percaya begitu saja jika saudaranya itu melakukan hal buruk tanpa ada alasan, sudah termasuk pembunuhan karakter dan akan menjatuhkan Alex serta Death Angel.


"Anehnya, tiba-tiba muncul sosok bernama Aldren Fernando, dia mengaku sebagai putra Tuan Fernando. Ini adalah propaganda yang mengerikan, di satu sisi anak kandung menjadi penjahat di sisi lain orang lain menjadi malaikat, masalahnya sangat pelik Jo," ungkap pak sopir yang merasa apa yang terjadi terhadap sang mafia begitu menyedihkan.


Joan mengernyitkan dahinya, dia mengingat-ingat nama Aldren, saat dia mulai menemukan memori tentang nama itu, Joan terperanjat.


"Astaga! Paman Fernando menikahi seorang wanita malam yang tengah hamil, kemudian saat dia melahirkan ternyata bayi itu berjenis kelamin laki-laki dan paman memberikan nama Aldren padanya, saat semua orang di kubu Blue Sea mengetahui pernikahan diam-diam ini, ada banyak pro kontra yang menyebabkan anak dan ibu terasingkan jauh dari kota Utara." Joan mengingat-ingat kembali apa yang pernah diceritakan oleh ayahnya.


"Ini sangat seru Jo, 2 orang yang bersaudara tetapi tidak sedarah akan menjadi lawan yang tangguh, jika perang ini pecah maka kau akan luluh lantah karena Tuan Fudo tidak akan membiarkan Aldren berkuasa." Pak sopir sedikit banyak mengerti tentang kisah ini karena dia sudah bersama Tuan Fudo cukup lama.


Perbincangan antara dua orang itu terhenti saat mobil terparkir di depan bandara, Sang sopir meminta Joan untuk segera masuk ke dalam 06.00 pesawat akan segera take off.

__ADS_1


Joan mengikuti apa yang dikatakan oleh Pak sopir.


....


Di dalam pesawat ...


"Bung! bolehkah aku duduk di sampingmu?" tanya seorang pria yang tiba-tiba saja mendekati tempat duduk Joan.


"Boleh," jawab Joan singkat.


"Kau ke Macau mencari siapa?" tanya sang pria kepo.


"Oh. Perkenalkan, namaku Dafa, aku seorang wartawan berita kriminal. Di Macau ada berita yang sangat menggemparkan, aku ingin mencari informasi."


Joan langsung menatap sinis ke arah sang wartawan.

__ADS_1


"Jika kau ingin mencari berita kriminal, di negara lain kan ada, mengapa harus di Macau?"


"Hahaha, sabar bung! Kau tidak perlu marah-marah, kita bisa bicara baik-baik kan?" Sang wartawan menangkap gelagat aneh dari Jo.


"Aku tidak suka dengan orang yang selalu membuat berita tetapi tidak sesuai fakta, maaf jika aku terlalu sinis!" Joan perlihatkan ketidaksukaannya membuat sang wartawan tertawa.


"Hahahaha ,oke ... aku memahaimu, jika ada sesuatu yang tidak kamu sukai bisa tanyakan kepadaku, aku menulis berita yang sebenarnya bukan berita yang hoax. Jika ada sesuatu yang tidak sesuai dengan berita yang ada ataupun fakta yang ada, aku tidak akan menuliskannya." Sang wartawan tunjukkan kredibilitasnya.


Joan berpikir, bisa memanfaatkan pria yang berprofesi sebagai wartawan ini.


"Aku akan memberikan informasi yang penting bagimu, tetapi kau harus membantuku," ucap Joan yang sedang membuat hubungan simbiosis mutualisme.


"Oke, katakan saja aku tidak keberatan."


Joan membisikkan sesuatu kepada sang wartawan, Dafa memahami apa yang dikatakan oleh Jo.

__ADS_1


"Oke, deal! aku akan membantumu."


....


__ADS_2