
Alex mengatakan kepada Angela jika dirinya akan segera mengadakan rapat darurat bersama para anggota Death Angel. Bos mafia itu meminta Angela untuk segera membawa pergi Laras dari markas miliknya. Alex merasa jika sasaran utama dari penyerangan ini bukan hanya dirinya dan anggota Death Angel, tetapi Laras juga menjadi target utama mereka. Dia khawatir akan terjadi sesuatu terhadap Laras jika gadis itu masih berada di tempat itu untuk waktu yang lama.
"Bos, aku harus menyembunyikan nona Laras dimana?" Tanya Angela.
"Kau bawa saja dia ke apartemenku, untuk saat ini, tempat yang paling aman dari ancaman para musuh adalah apartemenku. Mereka tidak akan berpikir untuk mencari Laras di sana." Perintah bos Alex.
"Apa kau yakin bos? di apartemenmu nona Laras akan aman?" Tanya Angela ragu.
"Aku yakin, kau bawalah segera dia kesana. Dan ingat, setelah tiba di apartemen, kau hubungi aku. Aku curiga, di balik ini semua ada pihak lain yang menginginkan Laras hancur. Tuan Zhen Ming bukan orang yang sembarangan menyerang kita jika tidak ada alasan yang kuat." Jelas Alex.
"Maksud bos?" Tanya Angela.
"Saat aku perintahkan Peter untuk menjaga Laras, dia mendapati gadisku sedang di ganggu oleh pria brengsek. Pria itu adalah mantan kekasih Laras bernama Juna Albram. Dia anak tunggal dari Tuan Albram Zein, di saat yang sama, Richi memberikanku informasi yang mengejutkan jika Tuan Albram Zein bekerja sama dengan Tuan Xiauling. Sudah jelas bukan, apa maksud dari penyerangan ini? Para pemuja uang itu akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Laras hanya korban dari keegoisan cinta mantan kekasihnya, aku tidak rela jika Laras akan terluka lagi." Jawab Alex.
"Pelik sekali hidup gadis itu. Dia harus berurusan dengan mantan menyebalkan seperti Juna Albram. Ku dengar juga Tuan Albram Zein itu memiliki hubungan dekat dengan ketua geng "Lucifer". Geng yang lama tak terdengar setelah dua tahun lalu kau kalahkan itu, bos." Ucap Angela.
"Masalah ini akan melibatkan banyak pihak, jika Wang Zhie telah sadar dari komanya, mungkin saja dia akan ikut serta dalam pertarungan ini." Jawab Alex.
"Sial!!! aku hampir melupakan pria itu. Bos Lucifer yang kalah dalam baku tembak denganmu itu, aku tidak yakin jika dia masih hidup." Ucap Angela.
"Dia tidak akan mati semudah itu karena cintanya kepadamu." Goda Alex.
"Cih, kau selalu saja mengingatkanku tentang hal itu bos. Aku sudah melupakan kejadian itu." Jawab Angela.
"Kau lupa, tapi dia tidak." Ucap bos Alex.
"Lama-lama kau sama menyebalkannya dengan Wang Zhie, bos!!! sudahlah, hentikan pembicaraan tidak berguna ini!!" Pinta Angela.
__ADS_1
"Iya, aku kan hanya bercanda. Kau masuklah ke dalam ruanganku, bawa Laras pergi dari sini. Aku akan mengumpulkan para anggota untuk rapat darurat." Perintah Alex.
"Siap bos!!!!" Jawab Angela.
Angela segera masuk ke dalam ruangan bos Alex, dia meminta Laras untuk ikut bersama dengannya.
"Ikutlah pergi bersamaku nona." Pinta Angela.
"Kau mau bawa aku kemana?" Tanya Laras.
"Ke apartemen bos Alex, jika kau berada di sini terlalu lama, akan membahayakan dirimu sendiri." Jelas Angela.
"Dimana Alex?" Tanya Laras.
"Dia dan anggota lain sedang mengadakan rapat darurat. Kau tidak perlu mengkhawatirkan tentang bos ku, dia bisa menjaga dirinya sendiri. Kau tahu dia seorang bos bukan? banyak anggota yang akan membantunya." Jawab Angela.
"Tapi, tetap saja, aku khawatir." Ucap Laras.
Angela membutuhkan beberapa menit untuk meyakinkan Laras agar mau ikut pergi bersama dengannya. Gadis itu terlalu cemas memikirkan keadaan sang kekasih.
Setelah benar-benar yakin dengan perkataan Angela, Laras akhirnya bersedia ikut pergi bersama Angela menuju apartemen milik bos nya.
Angela dan Laras bergegas keluar dari ruangan bos Alex. Mereka berjalan menuju pintu keluar markas utama, Angela membawa gadis itu menuju garasi mobil milik sang bos. Dia menyuruh Laras masuk ke dalam salah satu mobil milik bos Alex yang terparkir rapi di sana.
"Bos mu itu, dia pasti memiliki banyak uang, tempat parkirnya saja seperti showroom." Ucap Laras.
"Iya, dia pria tampan yang kaya raya, nona. Kau tidak perlu mengkhawatirkan masa depanmu kelak jika menjadi istri bosku. Masa depanmu akan terjamin nona, tapi aku harap kau menahan dulu segala kekagumanmu tentang bos Alex, jika dia mengetahui kita masih berada di sini, bos Alex akan marah padaku. Lebih baik kita segera pergi, nona." Jawab Angela.
__ADS_1
"Baiklah, aku saja yang menyetir." Pinta Laras.
"Jangan nona, aku saja. Jika bos Alex tahu.."
Belum selesai Angela bicara, Laras sudah mencegat ucapannya.
"Jika dia mengetahuinya kan? jika tidak? sudahlah, aku juga gadis kuat sepertimu. Setelah semua yang terjadi padaku, aku memahami satu hal, suatu saat aku juga harus pandai dalam segala bidang, menjadi pendamping Alex, bukan hal yang mudah. Jika aku lemah, hanya akan membuat bos mafia itu dalam kesulitan. Bisa kah kau tidak terlalu melindungiku, Angela? kau ajari aku bertahan hidup di dunia mu ini." Ucap Laras dengan keyakinan penuh.
"Wah, kau luar biasa nona. Aku kagum padamu, bos Alex memang tidak salah memilihmu. Baik nona, silahkan kau saja yang menyetir, perlahan akan aku ajari kau cara bertahan hidup di dunia ku ini." Jawab Angela.
Mereka berdua akhirnya pergi mengendarai salah satu mobil milik Alex menuju apartemen bos mafia itu.
* * *
Suasana di ruang khusus rapat darurat Death Angel, terlihat sangat serius. Alex dan para anggotanya menyusun rencana untuk melawan Tuan Zhen Ming dan anggota Toxic.
Alex meminta Willy dan sepuluh anggota lain untuk menghadang para musuh di jalan utama masuk ke dalam markas utama Death Angel. Sedangkan Alex dan sisa anggota Death Angel standby di depan markas utama, Alex menunggu kabar dari Willy, jika anak buahnya itu mendapatkan kesulitan, Alex akan langsung mengirim beberapa anggota untuk menghadang para musuh di jalan berikutnya. Begitu seterusnya, jika mereka masih bisa meringsek masuk ke area markas utama Death Angel, Alex sendiri yang akan menghadapinya.
Rapat darurat telah selesai di laksanakan, rencana juga sudah siap dan matang. Semua anggota segera melaksanakan tugas masing-masing.
Dengan keyakinan penuh, Willy mengatakan
kepada bos Alex jika dia akan mengurus Tuan Zhen Ming dan anggota Toxic, sebelum mereka menginjakkan kaki di area markas utama Death Angel, dia akan memastikan para musuh akan habis sebelumnya.
"Kau berhati-hatilah dengan Tuan Zhen Ming, dia licik." Pesan Alex.
"Siap bos!!! atas nama Death Angel, kami sumpah setia kepada bos Alex. Meskipun nanti kami tewas, kami bangga menjadi anak buahmu." Jawab Willy.
__ADS_1
"Terima kasih atas kesetiaan kalian kepadaku. Segera lakukan tugasmu!!" Perintah bos Alex.
"Siap bos!!! tugas segera di laksanakan!!!" Jawab Willy dan sepuluh anggota yang lain dengan serentak.