Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 136 Masakan spesial


__ADS_3

Karena hari ini weekend jadi mereka libur kerja. Alby dan Daffa duduk bersantai di teras rumah Daffa sambil menikmati secangkir kopi dan gorengan yang tadi dia beli di warung sebelah rumahnya.


Seperti biasa Alby sekarang lebih senang menginap di rumah Daffa dari pada di rumahnya sendiri.


"Al, lihat ini nanti malam ada live musik di cafe lovely." Daffa berkata sambil memperlihatkan ponselnya. Tanpa sengaja iklan yang Azmia bikin lewat di berandanya.


"Males, ah," balas Alby.


"Ya sudah, nanti gue jalan sendiri saja kali aja nanti gue bisa ketemu calon makmum," ucap Daffa.


"Siapa yang mau sama lu," balas Alby.


"Jangan salah, gini-gini dulu waktu SMP fans gue banyak," ucap Daffa dengan bangga. Ya meskipun hingga sekarang dia belum punya pacar, tapi bukan berarti dia nggak laku hanya saja Daffa masih memilih yang cocok untuknya.


"Dulu aja di banggain," balas Alby.


"Biarin aja," ujar Daffa.


*


*


*


*

__ADS_1


Di cafe lovely


Azmia bersama Karina sedang berada di dapur kali ini Azmia turun tangan sendiri membuat masakan buat para personil band Fakhri.


"Mba Mia," panggil Pras dari pintu dapur.


"Iya, Saya." Azmia hanya bersuara tanpa menoleh ke luar dia fokus dengan penggorengan yang ada di depannya.


"Si Pras sudah dateng," teriak Karina.


"Iya, sini Pras!" Azmia menyuruh Pras menghampirinya.


Pras pun masuk ke dalam menghampiri Azmia yang sedang memasak. "Ada apa, Mba?" tanya Pras pada Azmia.


"Siap, Mba," balas Pras.


"Kamu lihat di luar ya takut mereka butuh bantuan!" Azmia menyuruh Pras agar ke depan dimana orang pada sibuk merapikan posisi tempat duduk agar saat pengunjung datang lebih banyak bisa muat untuk semuanya.


"Ashiap," balas Pras kemudian dia berjalan menuju luar melihat situasi barang kali ada yang bisa di bantu.


"Ada yang bisa saya bantu, Mba?" tanya Rudi.


"Tidak perlu, kamu siapkan saja piring dan gelas," balas Azmia.


"Ok, siap." Rudi meninggalkan Azmia yang sibuk dengan peralatan dapur, dia berjalan menuju meja makan menyiapkan piring dan gelas sesuai dengan apa yang di suruh Azmia.

__ADS_1


Dua jam bergelut di dalam dapur kini menu makanan siang sudah siap di hidangkan. Azmia menyiapkan masakan rumahan seperti ayam bakar, capcay, tempe dan tahu goreng, sambel, ayam suwir pedas asam manis. Minumnya es jeruk peras biji selasih.


Azmia dan Rudi menyajikan semua menu di atas meja makan. Mereka makan seperti ala prasmanan.


"Rin, tolong kamu panggil ya yang ada di luar agar makan siang terlebih dahulu!" Azmia meminta bantuan Karina agar memanggil Fakhri dan para sahabatnya serta para karyawan yang sedang merapikan cafe.


"Siap, Mi," balas Karina. Kemudian dia keluar dapur memberitahu semua agar segera ke dapur makan siang.


Setelah mendapat panggilan makan siang dari Karina, semua yang ada di ruang depan langsung bergegas meninggalkan pekerjaannya. Mereka berjalan menuju dapur mengambil makan siang.


"Kali ini menunya spesial karena yang masak Mba Mia," ucap Rudi memberi tahu para karyawan.


"Wah ... pasti enak nih," balas salah satu karyawan cafe.


"Pastilah, Mba Mia kan jago sekali masak," sambung yang lain.


"Jangan di ragukan lagi pokoknya kalau, Mba Mia yang masak bikin nagih," sambung satunya lagi.


"Kalian ini bisa saja menghibur dan membuat hati saya bahagia," ujar Azmia.


"Ini jujur, Mba," balas Pras.


"Betul tuh," sambung Karina.


"Sudah-sudah mari kita makan!" Azmia makan bareng bersama para karyawannya di dapur, sedangkan Fakhri dan sahabatnya makan di ruang utama.

__ADS_1


__ADS_2