
Waktu terus berputar tak terasa kini hari yang sangat membahagiakan bagi Melia.
Hari ini dia di sibukkan dengan acara yang akan di gelar di rumahnya meskipun tidak meriah, tapi banyak sanak saudara yang datang ke rumahnya menjadi saksi kebahagiaannya.
Azmia dan Karina juga sudah datang sejak pukul jam enam pagi kini mereka menemani Melia di kamar. Berbeda dari biasanya karena Melia yang terbiasa tampil ala kadarnya kini dia terlihat begitu cantik dan anggun, memakai dress berwarna lavender serta sedikit polesan makeup membuatnya semakin terlihat berbeda.
Azmia dan Karina pun tak kalah memukaunya mereka berdua juga di makeup serta memakai pakaian yang sama dengan keluarga Melia.
Semua sibuk menyiapkan segalanya. Dekorasi yang simpel berada di depan rumah acaranya sengaja di bikin tema outdoor. Apalagi Melia memiliki halaman yang cukup luas.
Pukul sepuluh semua sudah siap siaga menyambut kedatangan para tamu dari keluarga laki-laki beberapa mobil mulai berhenti di depan gerbang. Setelah mobil terparkir semua turun mulai berjalan masuk kedalam tepat di gerbang sudah di sambut oleh keluarga Melia yang berada di gerbang.
Terlihat lumayan banyak tamu yang datang kini semua tamu sudah duduk di kursi yang tersedia.
Karena tamu dari pihak laki-laki sudah datang, Melia di minta untuk segera turun ke lantai bawah. Melia keluar kamar menuruni anak tangga bergandengan tangan dengan Azmia di sebelah kanan, sedangkan Karina sebelah kiri. Mereka berdua menuntun Melia melangkah ke kursi yang telah di sediakan khusus untuk Melia setelah itu Azmia dan Karina duduk tak jauh dari Melia.
Acara di mulai kini tibalah acara inti pemasangan cincin. Dery berdiri dari duduknya di ikuti Melia, mereka berdua berdiri di tengah-tengah.
Penampilan Dery juga tak kalah dari Melia, hari ini dia terlihat begitu gagah dan tampan berpakaian rapi kemeja warna senada dengan yang di gunakan Melia.
__ADS_1
Dery membuka kotak cincin yang telah ia bawa kemudian mengambil satu cincin mas putih bermata berlian kemudian dia pasangkan di jari manis Melia setelah itu berganti Melia yang memasangkan cincin mas putih tanpa permata di jari Dery.
Setelah pemasangan cincin kang fotografer memberikan instruksi agar mereka berdua mengangkat tangannya memperlihatkan cincin tunangan kang fotografer langsung mengambil beberapa foto dengan gaya yang berbeda.
Acara selesai. Semua tamu di persilakan untuk menikmati hidangan yang telah di sajikan.
Azmia membantu menjaga prasmanan sedangkan Karina berdiri menjaga bagian minuman karena masakan tidak cetering jadi anggota keluargalah yang menjaga prasmanan.
"Mia," panggil Melia dengan melambaikan tangannya.
Azmia yang melihat langsung bertanya, "apa."
Azmia mengangguk sebagai jawaban. Dia langsung meninggalkan meja prasmanan melangkah menghampiri Melia, tapi dia tidak pergi begitu saja sebelum dia beranjak melangkah ke arah Melia, Azmia terlebih dahulu bilang pada orang yang menjaga prasmanan di sampingnya supaya menggantikannya.
Sebelum benar-benar menghampiri Melia, Azmia mengajak Karina agar ikut dengannya.
"Selamat ya, Mel. Semoga lancar sampai hari H," ucap Azmia saat berada di depan Melia.
"Selamat, aku ikut bahagia." Karina memeluk ke dua sahabatnya.
__ADS_1
"Terima kasih, kalian terbaik," balas Melia.
Setelah melepaskan pelukannya kini Karina dan Melia beralih ke samping Melia. Mereka pun memberikan ucapan selamat juga untuk Dery.
"Selamat ya, Kak Dery," ucap Karina.
"Terima kasih, Rin," balas Dery.
"Selamat ya, Kak. Jaga Melia baik-baik," ujar Azmia.
"Terima kasih." Hanya itu yang mampu Dery katakan. Tadi dia sempat terpakau saat melihat Azmia mengantarkan Melia di kursi mempelai, tapi dia segera sadar bahwa hari ini dia akan bertunangan dengan seseorang meskipun bukan pilihan sesuai hatinya. Akan tetapi semua sudah di bicarakan dan di rencanakan dari jauh-jauh hari tidak mungkin dia membatalkannya.
Kini hatinya terasa tidak karuan antara bahagia atau sedih. Dery belum mampu menerima kenyataan. Andai saja Dery tahu tentang Azmia yang sekarang pasti dia merasa sakit, tapi juga bersyukur karena tidak terus berharap kepada Azmia yang kini sudah berumah tangga.
Azmia dan Dery nasibnya hampir sama karena perjodohan, hanya bedanya Dery perjodohan secara baik-baik, sedangkan Azmia secara paksa.
***
Terima kasih untuk kalian yang telah setia membaca cerita receh saya, jangan lupa like dan vote, di beri hadiah aku tidak menolak🤭🤭🤭.
__ADS_1