Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 327 Penjelasan Alby


__ADS_3

Kini tiba saatnya jam pulang kantor Revan segera merapikan meja kerjanya kemudian bergegas pulang.


"Tunggu, Van!" teriak Kabin dari belakang saat tiba di perkiraan.


"Apaan gue buru-buru nih?" tanya Revan.


"Mau kemana sih?" Kabin balik bertanya.


"Mau ke cafe lah jemput Azmia," jawab Revan.


"Yaudah gue ikut," ucap Kabin.


Mereka berdua masuk kedalam mobil masing-masing. Revan jalan lebih dulu, Kabin berada di belakangnya.


***


Di rumah


"Kok sepi, Bun pada kemana? memangnya Revan dan Azmia sudah pulang?" tanya Alby saat tiba di rumah hanya melihat Bunda yang duduk di teras seorang diri sambil memainkan ponselnya.

__ADS_1


"Azmia pergi ke cafe sejak pagi, sedangkan Revan belum pulang mungkin jemput Azmia ke cafe," jawab Bunda Rita.


"Oh, kalau begitu Al masuk kamar dulu ya Bun ingin mandi sudah lengket nih badan," ucap Alby.


"Iya, Al," balas Bunda.


'Kenapa ya kok aku merasa ada yang aneh nggak biasa-biasanya Azmia pergi selama itu, apalagi saat di rumah Bunda jarang sekali dia pergi pasti dia menghabiskan waktu bersama Bunda,' batin Alby merasa ada yang tidak beres dengan keadaan di dalam rumah.


"Nila," panggil Alby sambil membuka pintu kamar yang tidak di kunci.


"Iya, Mas," balas Nila menoleh ke arah Alby yang masuk ke dalam kamar. Sesaat kemudian pandangannya fokus kembali ke benda pipih yang ada di tangannya.


Nila hanya diam tak menjawab.


"Mas kan sudah bilang, kalau Mas nggak ada hubungan apapun sama Azmia," ujar Alby.


"Kalau nggak ada hubungan lantas ngapain kemarin Mas Alby ngasih atm ke Azmia?" Nila akhirnya buka suara.


"Kemarin yang di gazebo itu?" tanya Alby.

__ADS_1


"Iya," jawab Nila.


"Astaghfirullah, makanya kamu itu kalau ada apa-apa dengerin dulu penjelasan saya jangan ngambek-ngambek nggak jelas gitu hanya karena salah paham," ujar Alby.


"Salah apanya, sudah jelas-jelas Mas memberikan ATM pada Azmia, itu tandanya kan Mas Alby masih perhatian terhadap Azmia," balas Nila.


"Dengerin Mas dulu, Mas akan jelasin yang sebenarnya terjadi jangan berpikir yang aneh-aneh tanpa tahu yang sebenarnya," ucap Alby. Dia mendekati istrinya yang duduk di sofa kamar.


"Atm itu milik Azmia saat Azmia masih sah menjadi istri saya, setelah bercerai Azmia meninggalkan ATM tersebut di kamarnya. Jadi Mas mengembalikan atm itu pada Azmia karena itu milik dia." Alby menjelaskan pada Nila.


"Kenapa Mas harus memberikan kembali ATM itu, kalian kan sudah bercerai sudah tidak ada hubungan apapun lagi," balas Nila.


"Karena uang yang ada di ATM masih utuh tidak berkurang sedikitpun, makanya Mas memberikan ATM tersebut pada Azmia. Uang itu kan milik dia saat dia masih menjadi istri saya, uang yang saya nafkahkan padanya," ujar Alby.


"Aku nggak ngerti ya sama kalian berdua kenapa baru sekarang nggak dari dulu aja." Nila yang merasa heran.


"Sejak dulu Mas sudah mencoba mengembalikan atm itu, tapi Azmia menolaknya. Kemarin Mas memaksanya untuk mengambil ATM tersebut, jika dia tidak ingin menggunakan uang itu maka Mas memberikan saran padanya agar menggunakan uang itu untuk sesuatu yang bermanfaat. Akhirnya Azmia setuju dan mengambilnya dengan dalih akan membagikan uang itu pada orang-orang yang membutuhkan bantuan," jelas Alby.


"Mas kan sudah menceritakan semuanya dengan jelas, jadi sekarang jangan ngambek lagi ya. Kalau ada sesuatu lebih baik tanya terlebih dahulu, ngobrol baik-baik supaya tidak salah paham. Mas nggak mau kita bertengkar hanya karena hal yang spele," ucap Alby sambil menggenggam tangan Nila.

__ADS_1


Nila hanya mengangguk.


__ADS_2