
Waktu berputar begitu cepat kini tiba saatnya menuju halal A&R. Semua orang di sibukkan untuk mempersiapkan acara, sedangkan calon pengantin di haruskan istirahat supaya tidak kelelahan di saat acara esok hari dan acara berikutnya. Pernikahan A&R akan di gelar di beberapa tempat. Pertama ijab kabul akan di laksanakan di hotel pada waktu pagi hari, setelah itu di sambung resepsi pada waktu malam harinya. Acara Kedua yaitu ngunduh mantu yang akan di gelar di rumah mempelai pria. Ketiga acara party keluarga makan-makan bersama keluarga yang akan di adakan di kediaman Bakhri. Selama satu minggu pengantin di sibukkan dengan serangkaian acara yang sudah di susun dan di sepakati kedua belah pihak.
****
Sore hari
Di kediaman kedua mempelai sedang melaksanakan acara pengajian mendoakan calon pengantin dan pengantin meminta restu pada orang tua.
**
Di kediaman Wisnu
Semua sanak saudara sudah berkumpul, semua di sibukkan untuk acara besok pagi.
Setelah acara pengajian selesai Revan di kurung di kamar agar tidak berkeliaran kemana-mana. Revan di kamar di temani Kabin sahabat terdekat yang selalu bersamanya.
"Persiapan di hotel gimana tuh, Bin?" tanya Revan.
"Beres sudah hampir selesai, lu tenang aja," jawab Kabin. Meskipun dia tidak berada di hotel, tapi dia bisa langsung cek lewat orang yang dia suruh untuk berada di hotel.
"Alhamdulillah. Gue nerfes banget nih," ucap Revan.
"Bismillah, semoga Allah memberikan kelancaran acara besok," balas Kabin.
"Amin." Revan mengamini doa yang dipanjatkan oleh sahabatnya.
__ADS_1
"Jangan lupa apalin tuh ijab kabul biar nggak ngulang-ngulang," ujar Kabin.
"Udah, tapi kan kalau kita lagi deg degan suka buyar nih otak," balas Revan.
"Iya juga sih, ya intinya mah banyak-banyak berdoa sajalah," ucap Kabin.
"Iya," balas Revan.
"Eh, Van. Gue lihat kakak ipar lu sekarang agak beda ya." Kabin berkata dengan nada yang pelan karena takut ada seseorang yang mendengar.
"Entahlah, semoga saja dia berubah," balas Revan. Dia memang kurang akrab dengan Nila Kate sikap Nila yang begitu jadi membuat Revan kurang respek.
*
*
*
Setelah tadi pagi menggelar acara siraman. Waktu sore berganti acara pengajian dan malam harinya acara midodareni. Azmia tampak begitu cantik dengan balutan gaun berwarna coklat muda.
*
Semua sanak saudara kedua mempelai sudah berkumpul untuk menjadi saksi pernikahan Azmia dan Revan momen bersejarah yang takkan bisa di ulang kembali.
*
__ADS_1
*
*
Di Hotel
WO sibuk mendekor ruangan yang akan di jadikan tempat resepsi pernikahan Azmia dan Revan. Sedangkan untuk ijab kabul akan di laksanakan di samping hotel dengan tema outdoor.
Semua pendekoran sudah hampir selesai tinggal menata meja untuk prasmanan.
*
*
*
Di tempat lain
'Aku akan belajar untuk melupakanmu meskipun sulit, tapi demi kebahagiaan mu aku rela melepas mu dengan ikhlas. Saat ini aku hanya bisa berdoa semoga kamu bahagia cintaku, terima kasih pernah hadir dan mengukir cinta di hatiku. Esok aku akan datang melihatmu bersanding dengan laki-laki beruntung yang mampu membuat kamu jatuh hati padanya.'
*
*
*
__ADS_1
Di kamar
'Esok adalah hal paling bersejarah dalam hidupku karena menjadi saksi pernikahan mu dengan laki-laki pengganti diriku. Aku hanya bisa memanjatkan doa pada sang Kuasa semoga kamu bahagia dsn esok adalah pernikahan terakhir mu,' batin Alby. Dia mulai teringat kembali masa-masa bersama Azmia saat masuk ke dalam kamarnya, karena kamar adalah tempat yang menyimpan banyak kenangan bersama orang yang kita sayang.