Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 187 Solusi Derry


__ADS_3

Setelah selesai kelas Azmia dan Karina tidak langsung pulang mereka memilih untuk tetap di ruangan hingga semua mahasiswa keluar kelas mereka masih berdiam diri di kelas.


"Kalian nggak pulang?" tanya Melia, karena melihat Azmia dan Karina tidak ada tanda-tanda mau pulang.


"Nanti lagi ada urusan sebentar," jawab Karina.


"Apaan tuh?" Melia jadi kepo dia pun menggeser bangkunya kemudian duduk kembali, tapi kali ini Melia duduk di samping Azmia.


"Kamu nanti di cariin Kak Derry," ucap Karina.


"Enggak, hari ini Kak Derry ada kelas tambahan," balas Melia.


"Oh," ucap Karina sambil mengangguk-anggukan kepalanya.


"Ayo, Mi mulai." Karina yang sudah tidak sabar ingin mendengar cerita Azmia.


"Iya-iya," balas Azmia.


"Jadi begini ceritanya tuh awalnya kan Aku menyuruh Mas Alby agar menjauhi aku karena aku takut kan ada yang salah paham, tapi Mas Alby bilang jika aku belum memiliki kekasih maka dia akan selalu bertemu denganku. Kemudian aku bilang aja udah punya pacar, eh ... dia malah ngajak dinner bareng kata dia ingin bukti kalau aku beneran punya kekasih baru. Aku kan niatnya bohong biar dia jauhin aku lha ini ujung-ujungnya malah bikin aku pusing. Aku ngajak siapa dong?" Azmia menatap ke arah Karina dan Melia.


"Memangnya Mas Alby sudah punya pacar?" tanya Melia yang belum mengetahui.


"Sudah," jawab Karina dan Azmia bersamaan.


"Weh ... garcep juga ya," ucap Melia.


"Namanya juga Mas Alby," balas Azmia.


"Siapa dong nanti yang aku ajak pacar aja aku nggak punya?" Azmia meminta solusi pada kedua sahabatnya.

__ADS_1


"Siapa ya?" Karina dan Melia juga sama-sama bingung.


"Enggak perlu bingung, nanti aku kenalkan dengan seseorang semoga dia bisa membantu mu," ucap seseorang sambil berjalan masuk ke dalam menghampiri mereka bertiga.


Mendengar ada suara seseorang mereka bertiga langsung menoleh ke sumber suara.


"Kak Derry," ucap mereka bertiga dengan kompak.


"Kak Derry mendengar semuanya?" tanya Karina.


"Maaf nggak bermaksud," jawab Derry.


"Tidak apa," sambung Azmia.


"Kak Derry mau ngenalin Mia sama siapa?" tanya Melia.


"Ada, nanti malam kita makan malam bersama di cafe lovely jam tujuh malam," ucap Derry.


"Sudah bereskan? sekarang pulang semuanya," ucap Derry.


"Siap." Azmia dan Karina berpamitan lebih dulu.


"Katanya ada kelas tambahan," ujar Melia.


"Enggak jadi. Saya sudah kirim pesan, tapi nggak kamu bales-bales jadi aku samperin aja kesini. Eh ... ternyata lagi pada berunding," jelas Derry.


Mendengar penjelasan Derry. Melia langsung mengecek ponselnya ternyata benar Derry menghubunginya.


***

__ADS_1


Di tempat lain.


"Yah, kok sudah siang belum berangkat ke kantor?" tanya Bunda Rita karena Ayah Wisnu masih anteng duduk di sofa ruang tamu memainkan ponselnya.


"Tidak, karena nanti setelah makan siang mau ada pertemuan dengan klien di luar," jawab Ayah.


"Oh. Yah," panggil Bunda.


"Iya," balas Ayah Wisnu.


"Kemarin Alby ke rumah bawa perempuan bilangnya sih pacar barunya," ucap Bunda menceritakan tentang kejadian kemarin.


"Terus kenapa?" tanya Ayah Wisnu.


"Ya nggak apa-apa sih, tapi Bunda kan kasihan sama Azmia, Yah," jelas Bunda Rita.


"Kenapa kasihan, memangnya Azmia tau kalau Alby punya kekasih baru?" tanya Ayah Wisnu.


"Itu masalahnya, Yah. Bunda jadi kepikiran Azmia ya meskipun Bunda tau Azmia sudah nggak cemburu lagi sama Alby secara udah terbiasa, tapi kan, Yah pasti ada lah sedikit nyeri di hati. Bunda bisa berbicara seperti ini karena kita sama-sama wanita. Jadi ceritanya kemarin itu Bunda sedang belanja bulanan di mall tanpa sengaja ketemu Azmia, Bunda ajaklah dia ke rumah pas sore hari tiba-tiba Alby datang tanpa memberi tahu dulu. Dia membawa Nila pacar barunya," jelas Bunda Rita.


"Terus Azmia bilang apa?" tanya Ayah Wisnu.


"Azmia memperkenalkan diri sebagai sepupu Alby, padahal Bunda sudah ingin bilang yang sebenarnya eh, Azmia langsung mendahului ucapan Bunda," jawab Bunda Rita.


"Kenapa dia tidak bilang yang sejujurnya?"


"Katanya kasihan kalau Nila salah paham nanti malah berantem sama Alby," jawab Bunda.


"Masih saja memikirkan orang lain, meskipun Alby sudah menyakitinya." Ayah merasa terharu dengan tindakan Azmia padahal belum tentu Alby bisa bersikap seperti itu di depan kekasih Azmia.

__ADS_1


"Begitulah anak perempuan kita, Yah," sambung Bunda Rita baginya tidak ada kata mantan menantu.


__ADS_2