
Ada saatnya kita liburan menyenangkan pikiran agar tidak terlalu stress.
Hari ini Azmia menyuruh Angga agar datang ke cafe cinta untuk membahas niatnya ingin mengajak para karyawan liburan.
Selesai kerja Angga langsung menuju ke cafe cinta menemui peri kecilnya.
"Sore, Nin," sapa Angga saat masuk dan berpapasan dengan Nina.
"Sore juga, Pak," balas Nina.
"Mia, ada?" tanya Angga.
"Ada, Pak. Mba Mia ada di ruangannya," jawab Nina.
"Oh, baiklah. Saya masuk dulu ya," ucap Angga kemudian melangkahkan kakinya menuju ruangan Azmia yang berada di lantai dua.
"Assalamualaikum," ucap Angga saat sampai di depan pintu ruangan Azmia.
"Wa'alaikumussalam. Masuk, Bang!" Azmia mempersilakan Angga masuk kedalam ruangan.
__ADS_1
Setelah mendengar jawaban Azmia. Angga membuka pintu melangkah masuk ke dalam. "Lagi sibuk, Dek?" tanya Angga saat melihat Azmia fokus dengan laptop di depannya.
"Tidak, Bang. Mia hanya sedang melihat ini." Azmia memperlihatkan layar laptop pada Angga.
"Abang kira lagi sibuk kerja, ternyata nonton drakor." Angga merasa di prank Azmia karena Angga pikir Azmia sedang mengerjakan tugas atau mengecek laporan cafe, tapi ternyata Azmia memandangi laptop dengan serius karena nonton drakor.
"Hiburan, Bang." Azmia berkata sambil tertawa kecil.
"Apa ada sesuatu yang penting sampai telpon Abang agar kesini?" tanya Angga karena tadi siang saat jam makan siang Azmia menelponnya menyuruhnya agar datang ke cafe.
"Tidak. Mia hanya ingin meminta pendapat Abang saja," jawab Azmia.
Azmia tak ingin memutuskan niatnya sendiri, ya meskipun cafe adalah miliknya, tapi kemajuan cafe ada campur tangan Angga juga jadi Azmia harus berunding terlebih dahulu dengan Angga.
"Begini, Bang. Bulan depan Mia punya keinginan mengajak para karyawan cafe untuk berlibur gimana menurut Abang?" Azmia balik bertanya pada Angga mengenai niatnya.
"Ingin berlibur kemana?" tanya Angga sebelum dia memberikan keputusan dia harus lebih dulu tahu lokasi yang akan di kunjungi Azmia.
"Pantai yang berada di kota R," jawab Azmia.
__ADS_1
"Oh, itu. Baiklah nanti Abang cari informasi terlebih dahulu dan Abang juga lihat jadwal Abang di kantor terlebih dahulu baru nanti Abang akan tentukan tanggal kepergian liburan kita," ucap Angga.
"Ok, Bang," balas Azmia.
"Karena kita bawa orang banyak jadi kita harus mempersiapkannya matang-matang dari kendaraan dan tempat tinggal. Kita pergi ke sana berapa hari, Dek?" tanya Angga.
"Kemungkinan tiga hari, Bang," jawab Azmia. Lagi pula tak mu mungkin dia berlama-lama di sana.
"Berarti kita berangkat hari kamis saja ya, Dek," ujar Angga.
"Terserah Abang saja," balas Azmia. Semua dia pasrahkan pada Angga karena tak mungkin juga dia pergi tanpa Abangnya.
"Besok kita bahas lagi setelah Abang mengetahui jadwal kantor," ucap Angga.
"Ok," balas Azmia.
Terkadang kita juga butuh untuk berlibur merefresh otak supaya tidak terlalu stress. Bukan hanya badan yang membutuhkan istirahat, otak juga butuh healing.
Setelah pembahasan mengenai rencana liburan kini Angga dan Azmia keluar ruangan berjalan menuju lantai satu.
__ADS_1
Sesampainya di lantai satu Azmia menyuruh salah satu karyawannya agar membawakan minuman dan makanan ke meja nomor sebelas yang berada di luar cafe dimana Azmia dan Angga duduk.
Azmia dan Angga sengaja memilih tempat di luar ruangan sambil menikmati indahnya malam. Langit gelap yang terlihat begitu damai dengan cahaya bintang yang berkelap-kelip.