Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 258 Persiapan


__ADS_3

Pagi hari setelah selesai sarapan Angga mengajak Mami dan Papinya ke ruang tamu untuk berbicara tentang Azmia.


"Ada apa, Ga, tumben kamu nyuruh kita berkumpul pagi-pagi begini memangnya kamu nggak ke kantor?" tanya Mami.


"Lagi free, Mi," jawab Angga. "Ada yang ingin Angga sampaikan pada Mama dan Papa," ucap Angga.


"Apa tuh?" tanya Papa Dewata.


"Kamu mau menikah, Ga?" pertanyaan yang keluar dari Mami. Kebiasaan emak-emak ya.


"Bukan itu, Mi," balas Angga.


"Terus?"


"Begini, Mi, Pi, nanti malam kita dapat undangan acara makan malam di kediaman Bakhri," ucap Angga.


"Tumben, Bakhri bukannya berada di luar negeri?" tanya Papi Dewata.


"Mereka sudah kembali ke Indonesia beberapa bulan yang lalu, Pi," jawab Angga.


"Acara apaan itu, Ga, kok nggak ada undangannya?" tanya Mami Erna yang sedikit heran karena biasanya jika klien mengadakan acara pasti menggunakan undangan.


"Ini hanya acara kecil-kecilan, Mi. Acara syukuran atas ketemunya putri mereka," jelas Angga.


"Oh, begitu. Jadi penasaran siapa sih putri keluarga Bakhri," ucap Mami Erna.


"Sekarang Mami penasaran nanti malam pas lihat jangan jantungan ya," balas Angga. Dia sengaja tidak menceritakan pada Mami dan Papinya biar mereka nanti tahu sendiri.


"Maksudnya?" tanya Mami yang bingung dengan ucapan Angga.

__ADS_1


"Enggak bermaksud apa-apa," jawab Angga.


"Yasudah lah, nanti malam kita datang, sekarang Papi mau berangkat terlebih dahulu ada meeting pagi di kantor," ucap Papi Dewata.


"Iya, Pi, hati-hati," balas Mami Erna.


"Kamu nggak ke kantor juga?" tanya Mami Erna pada Putranya setelah suaminya berangkat ke kantor.


"Enggak, Mami. Hari ini Angga ada acara di luar," jawab Angga.


"Oh." Mami Erna mengangguk tanda mengerti.


****


Di kediaman Bakhri semua orang sibuk mempersiapkan acara nanti malam meskipun hanya syukuran sederhana yang hanya di hadirin keluarga, tapi Mama Iren dan Papa Ari menyiapkan semuanya dengan semaksimal mungkin karena ini adalah momen bersejarah bagi keluarga Bakhri.


Sedangkan Ali dan Papa Ari berada di samping rumah membantu pemasangan tenda dan dekor dengan tulisan 'Welcome my princess Bakhri'.


Selama mendekor Azmia di larang ke samping rumah karena itu persiapan surprise baginya. Kalau Azmia liat nanti jadinya nggak surprise lagi dong, hehe.


"Ma, ini semua nanti mau langsung di bagikan atau gimana?" tanya Azmia karena sudah ada beberapa menu masakan yang matang.


"Iya, sayang nanti kalau sudah siap semua langsung di bagikan kerumah-rumah warga saja sekalian ke yayasan yatim yang tak jauh dari sini," jawab Mama Iren.


"Oh, iya Mama telpon toko kuenya dulu ya karena sudah jam segini belum juga datang," ucap Mama Iren.


"Iya, Ma," balas Azmia.


*

__ADS_1


*


*


*


Di tempat lain


"Pak, rasanya Ibu udah nggak kuat lagi berada di sini," ucap Mbok Asih mengungkapkan isi hatinya yang kini sudah merasa lelah.


Setelah kerjaannya selesai Mbok Asih dengan sengaja menemui suaminya ke pos satpam.


"Kenapa to, Bu?" tanya Mang Udin.


"Capek, pusing ngadepin istri barunya den Alby," jawab Mbok Asih dengan lesu.


"Terus setelah ini, Ibu mau ngapain? kita kan nggak punya tempat tinggal di sini, Bu," ucap Mang Udin karena selama mereka kerja tinggal di rumah majikan.


"Ibu juga nggak tahu, Pak nanti Ibu cari kerjaan di tempat lain saja, Pak. Untuk sementara kita tinggal di kontrakan saja dulu, Pak sampai Ibu mendapatkan pekerjaan lainnya," balas Mbok Asih.


"Lebih baik kalau dari sekarang Ibu sambil nyari kerjaan saja dulu supaya kita tidak perlu ngontrak, Bu," ujar Mang Udin memberi saran.


"Bagaimana Ibu mau nyari kerjaan keluar sebentar saja udah di teriakin terus," balas Mbok Asih.


"Iya juga sih, nanti kita cari solusi lain deh, Bu atau gini saja weekend nanti kita minta cuti dulu ke Aden terus kita gunakan waktu sehari itu untuk mencari informasi lowongan pekerjaan buat Ibu. Gimana, Bu?" tanya Mang Udin.


"Setuju, Pak. Baiklah kalau begitu nanti ibu bilang ke Aden dulu mudah-mudahan si Aden kasih ijin ya, Pak," balas Mbok Asih.


"Iya, Bu. Amin."

__ADS_1


__ADS_2