
Malam hari.
Setelah seharian pergi berkelana bersama Angga, serta melihat drama yang luar biasa seru bin kocak. Kini waktunya Azmia mengistirahatkan tumbuhnya yang terasa lelah.
Namun saat ingin memejamkan mata tiba-tiba Alby membuatnya membuka mata kembali.
"Apa kau tidak peduli padaku?" tanya Alby.
"Maksud Mas Alby?" Azmia bertanya balik.
__ADS_1
"Kenapa tadi kamu tidak berkata pada mereka jika kamu adalah istriku?"
"Mia, bukan tidak ingin membantu Mas Alby, pertama Kak Rania sudah tahu siapa Mia, kedua jika Mia membongkar pernikahan kita di depan Kak Elvina, Mia takut Kak Elvina akan merendahkan Mas Alby karena yang Kak Elvina tahu Mia adalah karyawan cafe," jelas Azmia masih dengan mode posisi membelakangi Alby.
Alby terdiam, memikirkan ucapan Azmia ada benarnya juga, sebenarnya bukan dia yang akan malu, tapi Azmia karena harga dirinya di jatuhkan oleh Elvina.
"Mia juga tidak ingin menghalangi kebahagiaan Mas Alby, jika Mas Alby ingin kembali pada Kak Rania, Mia ikhlas sebelum kita terlalu jauh membina rumah tangga ini," lanjut Azmia.
"Jika Mia bilang cinta apa Mas Alby percaya?" bukan menjawab malah dia balik bertanya.
__ADS_1
"Sejak kapan kamu mencintaiku? apa benar kata Rania kamu mencintaiku sebelum kita menikah?" selidik Alby, entah kenapa tiba-tiba Alby begitu percaya dengan ucapan Rania mungkin Alby kesambet setan jahat.
"Mia, mengenal Mas Alby setelah ijab kabul, pertama kali melihat Mas Alby saat akan ijab kabul terus bagaimana bisa Mia mencintai Mas Alby sebelum acara pernikahan itu, kita saja tidak pernah ketemu jika memang Mia mencintai Mas Alby sebelum pernikahan untuk apa Mia menolak pernikahan itu, untuk apa Mia menjauh dari Mas Alby, untuk apa sampai saat ini Mia masih menjaga kehormatan, aurat Mia dari Mas Alby," ujar Azmia.
"Jika kamu tidak mencintaiku lalu kenapa kamu harus menyuruh Rania pergi dari rumah saat acara pernikahan?" tanya Alby.
"Mia, tidak pernah menyuruh Kak Rania pergi jika Mia menjelaskan apa Mas Alby akan percaya pada Mia? ah .. tapi Mia merasa tidak perlu menjelaskan pada Mas Alby, Mas Alby bisa menilai sendiri mana yang benar dan mana yang salah, Mas Alby mengenal Mia sudah hampir satu tahun pastinya Mas Alby tahu bagaimana sifat Mia." Azmia berkata panjang kali lebar. Bukan tidak ingin membela diri, tapi untuk apa berkata jika tidak di percaya.
"Azmia andai aku tidak percaya padamu apa yang akan kamu lakukan? apa kamu akan memilih pergi dariku atau bertahan bersamaku mempertahankan pernikahan kita?" tanya Alby.
__ADS_1
"Pernikahan tanpa cinta itu bagaikan makan sayur tanpa garam rasanya hambar untuk apa di makan jika rasanya tidak enak. Mas jika kamu bahagia dengan yang lain aku akan pergi dan mengikhlaskan kamu dengan cinta sejati mu, karena cinta yang sesungguhnya adalah jika tidak bisa bersatu maka merasa senang jika cintanya bahagia," jawab Azmia.
"Jangan pernah mempunyai niat untuk jauh dari ku apalagi pergi dariku hanya karena kebahagiaan orang lain. Azmia Syafiqa Pranata kamu berhak bahagia, apapun yang mereka bilang tentang mu aku percaya padamu. Tetaplah menjadi bidadari, makmum, ibu dari anak-anakku, sayang," ucap Alby sambil mencium kening Azmia.