Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 172 Refreshing


__ADS_3

Anggap saja Azmia sudah selesai masa Iddah ya, supaya tidak ada kesalahpahaman.


**


Hari H refreshing ke kota R.


Sebelum melakukan perjalanan mereka berkumpul terlebih dahulu untuk melakukan doa bersama semoga perjalanannya lancar tidak ada halangan apapun dan semoga Allah selalu memberikan keselamatan dalam perjalanan hingga sampai di tempat tujuan.


"Semua sudah siap?" teriak Angga.


"Siap," jawab semuanya.


"Baiklah, Kita jalan sekarang supaya lebih cepat sampainya," ucap Angga. "Silakan masuk ke dalam bus cari tempat masing-masing jangan berebut kursi," lanjut Angga.


"Siap, Bos." Setelah mendapat instruksi dari


Angga mereka langsung membubarkan diri kemudian berjalan masuk ke dalam Bus.


Azmia menyewa satu Bus untuk membawa para karyawannya.


Setelah semua masuk ke dalam bus. Azmia, Karina, Angga, dan Devan masuk kedalam mobil Angga karena jika ikut di bus tidak memungkinkan jadi mereka bawa mobil sendiri.


Melia dan Derry juga bawa mobil sendiri, tapi mereka membawa sopir pribadi agar bisa bergantian nyetir saat lelah.


Sedangkan Ali. Dia memilih ikut berada di bus supaya bisa mengawasi dan menjaga para karyawan.


Setelah sampai di pertengahan kota mereka menghentikan perjalanannya terlebih dahulu Mobil mereka berhenti di restarea.


Azmia, Karina, Angga dan Devan turun dari mobil mengambil nasi box yang berada di bagasi mobil kemudian mereka membagikan makanan untuk semua yang berada di bus.


Mereka berhenti beberapa menit. Setelah semua sudah siap jalan mereka kembali melanjutkan perjalanan.


Hari menjelang subuh mereka tiba di lokasi tepatnya di hotel WJ. Hotel terkenal di kota R.


"Kita istirahat di sini dulu, nanti sekitar pukul tujuh kita berkumpul di seni lagi," ucap Angga memberikan instruksi pada semuanya.


"Siap, Bos," balas semuanya.


Setelah itu semua membubarkan diri menuju kamar masing-masing. Azmia bersama Karina satu kamar.


"Alhamdulillah," ucap Karina saat tiba di kamar dia langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur semalam dia tidak bisa tidur nyenyak karena tidur di dalam mobil.

__ADS_1


Azmia juga merebahkan tubuhnya di atas kasur samping Karina. Karena masih terasa ngantuk jadi mereka melanjutkan tidurnya sebentar sebelum jam sarapan di mulai.


***


"Bagaimana apa kamu sudah menemukan anak itu?" tanya seseorang dari lewat sambungan telpon.


".........."


"Baiklah, saya tunggu. Jangan sampai membuat saya kecewa," ucapnya.


"..........."


****


Pukul 07.00


Setelah sarapan, semua berkumpul di depan hotel.


"Karena semua sudah berkumpul maka sekarang kalian bisa mulai untuk berwisata terserah kalian ingin berkunjung kemana saja yang terpenting sebelum jam makan siang kalian sudah kembali ke hotel. Ingat! jangan terlalu jauh, jika ada apa-apa cepat hubungi kami," ucap Angga sedikit wejangan sebelum semua memulai aktivitas.


"Siap, Bos," balas mereka semua. Kemudian semua membubarkan diri pergi ke arah tujuan masing-masing karena tempat wisata di kota R dekat dengan hotel jadi mereka tidak terlalu riweh saat pergi. Mereka bisa berjalan kaki sampai tempat tujuan.


Azmia, Karina, Melia, Derry, Devan, Ali dan Angga mereka memilih pantai sebagai tempat kunjungan pertama.


"Iya, penduduknya lumayan padat," balas Angga.


"Betul banget," sambung Ali.


Mereka berjalan sambil mengobrol hingga tanpa mereka sadari sudah tiba di gerbang masuk pantai.


"Biar, Abang saja yang bayar," ucap Angga sambil menatap tangan Azmia yang ingin mengambil uang dalam dompet.


"Baiklah," balas Azmia sambil menutup kembali dompetnya.


Setelah membeli tiket masuk mereka masuk ke dalam area pantai.


"Apa sebelumnya, kamu pernah ke sini ?" tanya Ali membuka obrolan.


"Belum, Pak," jawab Azmia.


"Bisa tidak kalau sedang di luar kampus jangan panggil saya, Pak. Saya kan masih muda," ucap Ali dengan tersenyum kecil. Mereka berjalan sambil mengobrol.

__ADS_1


"Hem.m.m. panggil apa ya, Mas Ali gimana?" tanya Azmia.


"Tidak terlalu buruk," jawab Ali.


"Ok," ucap Azmia.


"Ehem.m.m. dunia terasa milik berdua," celetuk Angga tepat di belakang Azmia dan Ali.


Mendengar ucapan Angga. Azmia dan Ali langsung menoleh ke belakang.


"Iya, kita di tinggalin begitu saja," sambung Karina tepat di depan muka Azmia.


"Lha bukannya dari tadi kita jalan bareng-bareng." Azmia yang bingung tidak mengerti maksud Angga dan Karina. Dia juga tidak sadar kalau memang yang lain tak ada di belakangnya.


"Azmia, sayang kita tuh tadi foto-foto di sana. Sedangkan kamu malah jalan kesini," jelas Karina.


"Benarkah?" tanya Azmia tak percaya karena dia merasa dari tadi jalan bersama yang lain.


"Untuk apa aku berbohong padamu." Karina berkata sambil memegang kedua pipi Azmia.


"Lha lu ngapain nggak manggil gue?" tanya Ali pada Angga.


"Lu, aja gue panggilin nggak nengok-nengok," jawab Angga.


"Bohong lu, Ga," ucap Ali.


"Ngapain gue bohongin Lu, Bambang. Ayo, ikutin gue kalau lu nggak percaya," balas Angga.


Angga membawa Azmia dan Ali menuju gazebo yang berada di dekat pintu gerbang masuk pantai.


"Kamu dari mana, Mi?" tanya Melia saat mereka sampai di gazebo.


"Iya, dari tadi kita nyariin kamu," sambung Derry.


Azmia diem bingung dia mau jawab. Kalau bilang jujur malu.


"Sekarang kalian berdua percaya," ucap Angga.


Ali dan Azmia mengangguk.


**Flashback

__ADS_1


Setelah selesai membayar tiket masuk, mereka memang masuk bersama, tapi Karina dan Melia berhenti untuk mengambil foto tepat di samping gerbang masuk. Derry, Angga dan Devan mereka awalnya berjalan di belakang Azmia, akan tetapi tiba-tiba Melia memanggil mereka jadilah mereka menghentikan langkahnya. Sedangkan Ali dan Azmia karena memang mereka jalan lebih dulu jadi terus saja berjalan tanpa menoleh ke belakang karena ke asyikkan mengobrol dan mereka pikir para sahabatnya ada di belakang.


**


__ADS_2