
"Apa, semua sudah siap, Mbok?" tanya Azmia.
"Sudah, Non," jawab Mbok Asih.
"Mba Mia ini di taruh depan semua?" tanya Nina sambil membawa nampan berisi buah-buahan dan kue.
"Iya, Nin. Jangan lupa siapkan piringnya," ujar Azmia.
"Siap, Mba," balas Nina.
Kelompok Nina membawa potongan-potongan kue dan buah ke depan kemudian menatanya di meja prasmanan.
Satu persatu tamu mulai berdatangan Azmia, Bunda dan Mama Iren menyambut kedatangan mereka dengan ramah.
****
Di tempat lain
"Kenapa belum siap-siap juga?" tanya Alby pada istrinya.
"Memangnya harus kita datang ke rumah Adikmu?" tanya Nila.
"Bukan masalah harus atau tidaknya, tapi sebagai Kakak kita harus menghargai undangan mereka sekalian silaturahmi," jawab Alby.
"Silaturahmi atau ada niat lainnya," cibir Nila.
"Sekarang terserah kamu saja mau ikut atau enggak. Aku nggak akan memaksamu. Jika, kamu ikut ayo, kalau nggak ya sudah, Aku berangkat sendiri," ujar Alby dengan nada tegas, kemudian melangkah ingin keluar dari kamar.
__ADS_1
"Baiklah, aku ikut," balas Nila setelah diam beberapa saat. Dia akhirnya memilih untuk ikut, karena tidak ingin Alby marah padanya.
"Bersiaplah, aku tunggu di ruang tamu," ujar Alby.
"Iya," balas Nila.
****
Kembali ke rumah Azmia
Para tamu undangan sudah memenuhi rumah Azmia dari para tetangga jamaah pengajian ibu-ibu komplek, sanak saudara, serta anak yatim piatu dari yayasan.
Pengajian di pimpin oleh ustadz dan ustadzah setempat.
"Mi, Bang Angga nggak datang?" tanya Karina.
"Nanti malam datangnya dia masih ada kerjaan," jawab Azmia.
"Kak Daffa, nggak ikut dateng?"
"Nanti malam aja katanya barengan sama Kak Derry," jawab Karina.
*
*
*
__ADS_1
Setelah dua jam kini acara sudah selesai tinggal acara makan bersama. Azmia sengaja menyiapkan berbagai macam makanan untuk di nikmati sebelum para tamu undangan datang. Selesai makan tamu yang pulang juga di berikan bingkisan.
"Mba, Mia terima kasih ya sudah mengundang kami semua di kediaman, Mba Mia. Anak-anak bahagia sekali saat mendapat undangan dari Mba Mia," ucap Ketua Yayasan.
"Harusnya saya yang terima kasih, karena anak-anak bersedia hadir. Mia juga senang sekali, Ibu dan anak-anak bersedia hadir ke gubuk Mia," balas Azmia sambil mengelus lembut kepala salah satu anak yatim yang masih kecil.
"Saya selaku ketua yayasan sekali lagi mengucapkan banyak-banyak terima kasih pada Mba Mia dan Keluarga semoga Mba Mia dan keluarga selalu di berikan kesehatan, panjang umur, sukses terus untuk usahanya," ucap Ibu Yayasan sebelum pulang.
"Amin ya Allah. Terima kasih, Ibu atas doanya. Doa terbaik juga untuk Ibu dan anak-anak," balas Azmia.
"Terima kasih ya, Bu. Semoga Ibu dan anak-anak selalu dalam lindungan Allah SWT," sambung Bunda Rita.
"Amin, kalau begitu kami pamit ya, Bu, Mba Mia, semuanya," ucap Ibu Yayasan.
"Iya, Bu. Hati-hati ya," balas Azmia.
"Assalamualaikum," ucap Ibu Yayasan.
"Wa'alaikumussalam," balas Azmia dan yang lain.
"Terima kasih, Tante Azmia," ucap Anak-anak Yayasan.
"Sama-sama, Sayang," balas Azmia.
Setelah mengucap terima kasih pada tuan rumah anak-anak menyalami satu persatu taun rumah yang ada di depan, kemudian mereka masuk ke dalam mobil.
Anak-anak melambaikan tangan saat mobil mulai melaju keluar gerbang.
__ADS_1
Azmia dan yang lain membalas lambaian tangan mereka.
Senangnya saat kita bisa berbagi bersama orang-orang yang memang membutuhkan bantuan kita.