Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 293 Butik QN 2


__ADS_3

"Lu ngapa, Al?" tanya Daffa saat Alby datang dengan wajah yang kusut.


"Enggak apa," jawab Alby.


"Enggak usah bohong muka lu aja keliatan gelisah gitu seperti sedang memikirkan sesuatu," ucap Daffa.


"Iya nih gue lagi mikirin Nila," balas Alby.


"Memangnya Nila kenapa?" tanya Daffa.


"Enggak apa-apa hanya saja saat ini dia sedang bersama Bunda di butik," jawab Alby.


"Lha terus kenapa lu khawatir kan Nila sama Bunda." Daffa yang bingung.


"Masalahnya di sana bukan hanya ada bunda duang, di butik ada Revan, Azmia, Mamanya Azmia," jelas Alby.


"Tumben barengan gitu, memangnya akan ada acara apaan?" tanya Daffa.


"Nikahan Revan," jawab Alby.


"Jangan bilang kalau Revan bakal jadi pengganti, Lu," ujar Daffa.


Alby mengangguk sebagai jawaban.


"Tuh kan tebakan gue bener, terus apa hubungannya dengan Nila?" Daffa yang masih belum mengerti.


"Lu, tumben banget sih lola, jadi gini Nila itu belum tahu calon istri Revan kalau nanti dia tahu gue gak bisa bayangin gimana reaksinya."


"Lu, takut bini lu kena serangan jantung mendadak." Daffa berkata dengan tertawa kecil.


"Enggak gitu juga," balas Alby.

__ADS_1


"Halah bilang aja iya. Gue jadi seneng Revan bisa mendapatkan Azmia kembali, cinta sejati memang butuh perjuangan," ucap Daffa.


"Terserah lu aja dah," balas Alby.


"Cie ... cemburu," goda Daffa.


"Ngaco aja kalau ngomong." Alby menjitak jidat Daffa.


"Sakit woi." Daffa mengelus jidatnya yang terasa panas, tapi sesaat kemudian dia tertawa melihat wajah Alby. "Sudah ikhlaskan saja dia memang bukan jodoh lu, jodoh lu tuh si Nila." Daffa memperingatkan pada Alby.


"Iya, gue tahu. Lagi pula gue juga seneng karena Azmia bisa mendapatkan laki-laki yang tepat," ucap Alby.


"Alhamdulillah sekarang kebahagiaan selalu mengiringi hari-hari Azmia," balas Daffa.


"Iya, semoga Revan selalu bisa membuatnya bahagia," ucap Alby.


"Semoga saja," sambung Daffa.


****


"Selamat datang, Kak di butik QN," sapa salah satu karyawan. "Ada yang bisa saya bantu?" tanyanya.


"Begini, Mba. Saya sudah ada janji dengan seseorang di butik ini atas nama Ibu Rita," jawab Nila.


"Oh, beliau sudah ada di dalam, Kak. Mari saya antar," ucap karyawan tersebut.


Nila pun mengangguk kemudian mengikuti langkah karyawan tersebut.


"Sini, Nak," panggil Bunda saat melihat kedatangan Nila.


"Terima kasih ya, Mba," ucap Nila pada karyawan sebelum dia menghampiri mertuanya.

__ADS_1


"Assalamualaikum, Bun," ucap Nila sambil menyalami tangan mertuanya.


"Wa'alaikumussalam," balas Bunda Rita. "Kami sendirian, Alby mana?" tanya Bunda Rita.


"Nila sendiri, Bun. Mas Alby nanti nyusul setelah selesai meeting," jawab Nila.


"Oh, gitu," ucap Bunda Rita.


"Revan mana, Bun?" tanya Nila.


"Ada di dalam ruang ganti itu," jawab Bunda Rita sambil menunjuk ke arah ruangan yang tertutup tirai.


"Calon istri Revan siapa, Bun?" tanya Nila yang sudah penasaran sejak semalam.


"Lho memangnya Alby tidak memberitahu mu?" Bunda bukannya menjawab malah balik bertanya.


Nila menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.


"Nanti juga kamu tahu sebentar lagi dia keluar dari ruang ganti," ucap Bunda.


'Kenapa sih pada nggak mau kasih tahu gue, memangnya siapa sih wanita itu,' batin Nila. Dia semakin di buat penasaran dengan sosok wanita yang akan menjadi adik iparnya.


"Bun, itu bukannya Tante Iren ya?" tanya Nila saat melihat wanita paruh baya keluar dari ruang ganti.


"Iya, itu memang Mamanya Azmia," jawab Bunda.


'Ada Tante Iren itu tandanya ada Azmia juga. Ah ... itu tidak mungkin pasti feeling gue salah, kan bisa saja Azmia sengaja di ajak untuk mencoba baju seragam secara dia kan sudah di anggap anak oleh keluarga Bunda dan Ayah,' batin Nila.


Tak berselang lama Azmia dan Revan keluar dari ruang ganti secara bersamaan, tapi beda ruangan ya. Azmia berada di sebelah kiri sedangkan Revan berada di sebelah kanan.


"Masya'Allah cantiknya calon menantu Bunda," ucap Bunda saat melihat Azmia keluar dari ruang ganti dengan memakai memakai gaun berwarna putih.

__ADS_1


"Kamu cantik sekali, sayang," ucap Mama Iren memuji putrinya yang terlihat begitu cantik dan Anggun meski tanpa polesan makeup.


'Jadi beneran nih calon istri Revan, Azmia. Pantas saja Mas Alby tidak memberitahu ku ternyata calon adik iparnya mantan istrinya. Kenapa sih harus dia, kenapa bukan yang lain,' batin Nila sambil menatap satu persatu orang-orang yang sibuk berfoto bersama Azmia dan Revan.


__ADS_2