Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 267 Sedikit Drama


__ADS_3

Setelah menempuh perjalanan sekitar satu jam lebih kini mereka tiba di kediaman Alby.


Mbok Asih segera keluar dari mobil kemudian memencet bel yang ada di tembok depan gerbang.


Tak berselang lama gerbang terbuka terlihat Alby dan Nila berdiri di depan Mbok Asih.


"Enak banget ya, pergi dari pagi jam segini baru pulang. Kemana saja sih?" cerocos Nila saat melihat Mbok Asih dan Mang Udin baru pulang.


"Maaf, Non," balas Mbok Asih.


"Kalian belum bayar taksi? makanya kalau nggak punya uang nggak usah belagu sok-sokan naik taksi," omel Nila karena mobil yang mengantar Mbok Asih dan Mang Udin tak kunjung pergi.


"Kamu ini orang baru pulang bukannya di suruh masuk dulu malah di marah-marahin," ucap Alby pada Nila.


"Mbok berapa biaya taksinya biar Al yang bayar?" tanya Alby pada Mbok Asih. Alby juga berpikir jika mobil yang mengatar Mbok Asih adalah grabcar.


"Itu bukan taksi, Den, tapi ...." Mbok Asih manahan ucapannya karena Azmia lebih dulu menyahutnya.


"Ini aku, Mas," ucap Azmia saat keluar dari mobil.


Alby dan Nila terdiam mematung saat melihat Azmia yang keluar dari mobil tersebut.


Tak berselang lama kini ganti Ali yang keluar mobil berdiri di samping Azmia.

__ADS_1


"Hai, Al," sapa Ali.


"Ali," balas Alby.


"Apa kabar, Mba Nila?" tanya Azmia.


"Alhamdulillah sangat baik," jawab Nila.


"Dia suami kamu, Mi? bukannya waktu itu calon suami kamu namanya Ardiaz ya, ternyata penampilan tak menjamin ya," ucap Nila.


"Maksud, Mba Nila apa ya?" Azmia yang tak mengerti dengan ucapan Nila.


"Tidak apa saya hanya tidak menyangka wanita yang terlihat begitu a**m ternyata doyan gonta-ganti pasangan juga, pantas saja Mas Alby menceraikan mu," jawab Nila.


"Lancang sekali Anda berbicara seperti itu, apa kamu tidak tahu siapa kami," balas Nila dengan nada yang sedikit tinggi.


"Saya tahu, apa sih yang tidak bisa saya ketahui dari kalian berdua," ujar Ali.


Azmia hanya diam melihat perdebatan antara Kakaknya dengan Nila.


"Sombong sekali Kamu," balas Nila.


"Mas sudahlah." Azmia meminta Ali agar menghentikan perdebatannya.

__ADS_1


Ali pun mengangguk pertanda menyetujui permintaan Azmia.


"Mas, ada yang ingin Mia bicarakan sama Mas Alby," ucap Azmia.


"Apa? bicara saja di sini." Bukan Alby yang jawab melainkan Nila. Lagi dan lagi Nila selalu saja nerocos.


"Baiklah," balas Azmia.


"Mas malam ini juga Mia ingin membawa Mbok Asih tinggal bersama Mia," ucap Azmia.


"Baguslah," lirih Nila.


"Saya tidak menginginkan," balas Alby.


"Mia tidak meminta persetujuan Mas Alby, pokoknya malam ini Mia akan membawa Mbok Asih," ujar Azmia.


"Silakan!" balas Nila.


Suami istri yang selalu bertentangan.


"Mas biarkan saja Azmia membawa Mbok Asih," ucap Nila.


"Tuh, Mba Nila saja senang kok kalau Mia bawa Mbok Asih. Sepertinya kalian sudah tidak butuh Mbok Asih kan Mba Nila bisa mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, Mba Nila kan istri yang baik, rajin, sholehah, Masya'Allah, iya kan, Mba?" Azmia menatap ke arah Nila dengan tersenyum kecil.

__ADS_1


Sial dia mau muji gue apa ngejatuhin gue, batin Nila dalam hatinya begitu kesal dengan ucapan Azmia yang seakan menyindirnya secara halus.


__ADS_2