Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 294 Penjelasan Alby


__ADS_3

"Kenapa sih mukanya bete gitu?" tanya Alby pada istrinya.


"Pikir aja sendiri," jawab Nila.


"Maaf," ucap Alby. Dia paham kenapa istrinya bete gitu setelah pulang dari butik.


"Kenapa sih, Mas Alby nggak jujur aja sama aku, kenapa harus di tutupin, Mas masih cinta sama Azmia?" Nila mulai mengeluarkan unek-uneknya yang sejak tadi mengganjal di hatinya.


"Bukan begitu, Mas sudah menganggap Azmia seperti adik Mas sendiri. Mas nggak ada maksud apapun, Mas kan sudah bilang jika kamu tahu sendiri itu lebih baik," balas Alby.


"Enggak ada yang lebih baik," ucap Nila dengan nada kesal.


"Memangnya kenapa sih, ada yang salah jika Revan menikah dengan Azmia?" tanya Alby. Dia merasa heran dengan istrinya kenapa harus marah-marah, Revan yang mau nikah istrinya yang sensi.


"Salah besar," tegas Nila.

__ADS_1


"Dimana salahnya mereka kan sama-sama jomblo tidak ada yang di sakiti," ucap Alby.


"Salah karena Revan memilih wanita yang bekas Kakaknya, di luar sana kan masih banyak perempuan yang single, kenapa harus pilih yang ja**a," balas Nila.


"Dengar baik-baik istriku sayang. Azmia memang ja*da, tapi berbeda dengan yang lain, dia tak seperti yang kamu pikirkan, dia wanita baik-baik, dia mampu menjaga kehormatannya meskipun dia pernah menikah. Maaf, Mas tak bermaksud apapun, tapi memang begitulah kenyataannya Mas berkata sesuai dengan kenyataan karena Mas pernah bersamanya jadi Mas tahu betul siapa Azmia," ucap Alby dengan nada yang lembut.


"Apa bedanya ja**a tetaplah ja**a semua sama," balas Nila.


"Ja**a itu hanyalah status dia, tapi tidak dengan dirinya," ujar Alby.


"Maksud, Mas Alby selama kalian nikah tidak pernah begitu __? itu tidak mungkin karena setiap orang yang menikah pasti langsung melakukan hal itu." Nila yang tak percaya dengan ucapan Alby.


"Selama satu tahun tinggal satu atap sekalipun Mas Alby tak pernah menyentuhnya?" tanya Nila meyakinkan ucapan Alby.


"Jangankan menyentuh, melihatnya tanpa hijab saja aku hanya melihat sekali atau dua kali aja itu juga karena tanpa sadar nyelonong masuk kamar tanpa ketuk pintu," jawab Alby.

__ADS_1


"Berarti Azmia tak pernah melepaskan hijab meskipun di dalam rumah?" Nila terus mengajukan pertanyaan karena penasaran.


Alby menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.


"Memangnya kenapa kalian tidak melakukan kewajiban itu?"


"Karena saat itu Mas selalu menyakitinya, membuatnya kecewa, sehingga Azmia hanya mau memberikan kehormatannya jika Mas benar-benar mencintainya. Saya pun memahaminya karena Mas yang salah tidak bisa menjaga hati dan menggunakan kesempatan dengan baik sampai pada akhirnya Azmia memilih untuk mundur karena sudah tak sanggup lagi menahan sakit yang selalu Mas goreskan di hatinya." Alby menceritakan tentang kehidupan saat bersama Azmia.


"Mas hanya tidak ingin kamu menilai seseorang hanya dari luarnya saja karena cassing tak bisa menggambarkan diri seseorang yang sesungguhnya," ucap Alby.


"Apa Revan ataupun Bunda mengetahui kenyataan itu?" tanya Nila.


"Kalau Bunda sepertinya tahu, tapi kalau Revan Mas nggak tahu. Meskipun Azmia sudah pernah menikah Revan tetap tidak mempermasalahkan itu karena di matanya Azmia adalah peri kecil dia yang akan selalu dia cintai dan dia jaga, cinta Revan begitu besar terhadap Azmia wanita pertama yang mampu membuat Revan tergila-gila hingga bertahan sampai saat ini. Mungkin memang inilah cara Allah mempersatukan cinta mereka, mengujinya terlebih dahulu, melewati banyak rintangan. Setelah mereka lulus dengan ujian itu kini Allah mempersatukan mereka berdua kembali."


Allah itu Maha penyayang jadi tidak ada doa dan perjuangan yang sia-sia jika kita terus bersabar.

__ADS_1


Nila terdiam mendengar penjelasan Alby.


'Semoga setelah ini kamu tak lagi membenci Azmia, karena dia tak memiliki salah apapun padamu,' batin Alby.


__ADS_2