
Malam minggu yang membawa keberuntungan.
Kata orang malam minggu itu malam panjang, entah kenapa disebut malam panjang padahal sama seperti malam biasanya. Apa mungkin karena malam minggu weekend jadi orang bilang malam yang panjang.
Malam yang bebas hambatan karena libur kerja, sekolah.
Biar tidak di bilang jones. Ya meskipun hanya sekedar nongkrong sambil minum kopi setidaknya biar sama seperti yang lain malam mingguan gitu keluar rumah cari angin.
Selesai melaksanakan ibadah shalat maghrib Daffa bersiap-siap untuk pergi. Dia berganti pakaian dari baju Koko kini pakai baju kemeja pendek dan celana jens panjang berwarna hitam. Setelah rapi Daffa mengambil kunci mobil yang berada di atas meja kemudian melangkahkan kakinya keluar kamar.
"Tunggu!" teriak Alby dari dalam kamar.
Mendengar teriakkan Alby. Daffa pun menghentikan langkahnya. "Katanya nggak mau ikut," ucap Daffa. Tadi sebelum berangkat Daffa sudah bertanya untuk kedua kalinya pada Alby jawabnya sama dia tetap bilang nggak ikut, tapi di saat orang ingin pergi ikutan.
"Males sendirian di rumah lu," balas Alby. Kemudian dia berjalan keluar rumah lebih dulu.
"Lha dia malah ninggalin gue," lirih Daffa kemudian mempercepat langkahnya mengejar Alby.
"Lu takut ya di rumah sendiri?" tanya Daffa pada Alby kini mereka sudah berada di dalam mobil.
"Nggak, kata siapa?" elak Alby.
"Kata gue lah, muka tampan hati hello kitty," ujar Daffa sambil tertawa.
__ADS_1
"S*e lu," balas Alby.
*
*
*
*
Di cafe lovely
FAMER sudah mulai bersiap untuk tampil. Di karena kan ini perdana tampil di cafe lovely jadi Famer akan tampil malam hari.
Kini FAMER sedang mempersiapkan semuanya mengecek mic dan sound sistem terlebih dahulu sebelum memulai nyanyi.
Azmia dan Karina sudah duduk anteng paling depan. Mereka sengaja duduk paling depan agar bisa langsung melihat penampilan Famer, meskipun ini bukan pertama kali mereka berdua melihat penampilan Famer, tapi karena ini adalah penampilan perdana Famer di cafe lovely.
Tepat pukul tujuh malam Famer mulai membuka suara menyapa para pengunjung cafe lovely di sambut ricuh teriakan para cewek-cewek terutama para mahasiswi kampung Azmia kuliah. Ya meskipun mereka sudah sering melihat penampilan Famer di setiap acara kampus, tapi tetap saja penampilan FAMER di cafe lovely membuat mereka klepek-klepek.
Setelah menyapa para pengunjung Fakhri mulai menyanyikan satu lagu.
"Kak Fakhri memang terbaik," ucap salah satu pengunjung.
__ADS_1
"Iya," balas si A.
"Kak Fakhri tetap di hati."
"Kak Fakhri ku tercinta i love you."
"Duh ... cintaku makin tampan saja."
"Kamu selalu di hati ku, Kak Fakhri."
Itulah teriakan para cewek-cewek fans Famer.
Suasana di cafe semakin ramai pengunjung juga semakin malam semakin banyak di dalam dan di luar penuh. Beruntung Azmia sudah memprediksi sebelumnya dan mempersiapkan tempat agar tidak mengecewakan pengunjung.
Azmia bersyukur karena perjuangannya tidak sia-sia meskipun awalnya lelah, tapi setelah melihat hasilnya Azmia begitu bahagia.
*
*
*
Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit kini Daffa dan Alby telah tiba di tempat tujuan yaitu cafe lovely.
__ADS_1
"Yah, udah penuh," keluh Daffa saat melihat situasi di cafe lovely yang sudah ramai pengunjung.