Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 321 Berkunjung


__ADS_3

Sesuai dengan janjinya setelah pulang kerja Revan mengantarkan Azmia untuk berkunjung ke kediaman Pranata.


Setelah satu jam perjalanan kini mereka telah tiba di rumah yang penuh kenangan bagi Azmia. Rumah di mana dia di besarkan.


"Assalamualaikum," ucap Azmia di depan pintu rumah.


"Wa'alaikumussalam," balas Mama Sonia dari dalam sambil membukakan pintu.


"Mama apa kabar?" tanya Azmia sambil menyalami Mama Sonia.


"Alhamdulillah, Mama baik. Mari masuk!" Mama Sonia mempersilakan Azmia dan Revan masuk ke dalam.


"Duduklah!" mama Sonia mempersilakan Azmia duduk di sofa yang berada di ruang tamu.


"Mba, tolong ambilkan minum," ucap Mama Sonia pada artnya.


"Papa belum pulang, Ma?" tanya Azmia.


"Belum, mungkin sebentar lagi," jawab Mama Sonia.


"Oh, iya ada apa nih tumben kamu datang ke sini?" tanya Mama Sonia.


"Kami datang ke sini untuk silaturahmi sama mama dan Papa serta Kak Rania, sekalian kami ingin mengundang Mama dan Papa untuk hadir di acara pengajian yang diadakan di rumah kami," jawab Azmia menjelaskan tentang niatnya dan tujuannya datang ke rumah keluarga Pranata.


"Acaranya kapan?" tanya Mama Sonia.


"Insya'Allah hari sabtu besok, Ma," jawab Azmia.


"Baiklah nanti Mama tanya dulu ke Papa jika memang tidak ada acara Mama dan Papa akan datang," ucap Mama Sonia.


"Mia berharap Mama, Papa dan Kak Rania bisa hadir," balas Azmia.


"Iya," ucap Mama Sonia.


"Ngomong-ngomong Kak Rania di mana, Ma?" tanya Azmia karena tak melihat batang hidung Kakaknya.


"Dia sedang pergi katanya sih ada kerjaan yang harus diselesaikan hari ini juga makanya dia pulang agak terlambat," jelas Mama Sonia.


"Oh, gitu. Baiklah kalau begitu Mia pamit dulu ya, Ma," ucap Azmia.

__ADS_1


"Iya, salam buat orang tua kalian," balas Mama Sonia.


"Iya, Ma nanti di salamin. Mia pamit ya, Ma assalamualaikum," ucap Azmia sebelum melangkahkan kaki ke mobil.


"Wa'alaikumussalam, hati-hati," balas Mama Sonia.


Setelah berpamitan dengan Mama Sonia. Azmia dan Revan melangkah menuju mobil.


*


*


*


Setelah pulang dari kediaman pranata Azmia dan Revan langsung menuju ke lokasi kedua yaitu rumah Ayah dan Bunda.


Tak butuh waktu lama untuk mereka sampai di kediaman Bunda Rita.


"Assalamualaikum," ucap Azmia dan Revan di depan pintu rumah.


"Wa'alaikumussalam," balas Mbak Lasmi sambil membukakan pintu.


"Den Revan sama Non Mia, Nyonya," balas Mbak Lasmi.


Mendengar yang datang Putra dan Putrinya Bunda langsung menghentikan aktivitas masaknya. Beliau bergegas melangkah menghampiri Azmia dan Revan di ruang tamu.


"Eh, Anak Bunda," ucap Bunda Rita saat tiba di ruang tamu melihat Putra dan Putrinya.


"Bunda apa kabar?" tanya Azmia.


"Alhamdulillah seperti yang kamu lihat," jawab Bunda.


"Oh, iya sayang untuk acara selamatan nanti apa keluarga pranata boleh Bunda undang, ya meskipun sekarang kita sudah tidak ada hubungan apapun, tapikan dulu mereka bagian dari keluarga kita," ucap Bunda Rita.


"Bunda tenang saja, Azmia sudah mengundangnya," balas Revan.


"Benarkah? kapan kalian ke sana?" tanya Bunda Rita.


"Tadi sebelum kami kesini," jawab Azmia.

__ADS_1


"Oh, gimana kabar mereka?" tanya Bunda Rita.


"Alhamdulillah baik hanya saja tadi Mia cuma ketemu Mama karena Papa dan Kak Rania belum pulang dari kantor," jawab Azmia.


"Rania sudah balik lagi ke indo?" tanya Bunda Rita yang belum mengetahui kepulangan Rania.


"Sudah, Bun," jawab Azmia.


"Persiapan untuk acara besok gimana?" tanya Bunda Rita.


"Alhamdulillah sudah tujuh puluh persen tinggal beli perlengkapan sama belanja keperluan dapur," jawab Azmia.


"Syukurlah," ucap Bunda merasa lega dan bahagia setelah menikah putranya bisa tinggal di rumah sendiri.


Saat mereka sedang berbincang-bincang tiba-tiba ada seseorang yang datang.


"Assalamualaikum," ucap seseorang.


"Wa'alaikumussalam," bales semua yang ada di ruang tamu.


"Kamu Al kirain siapa. Sini gabung!" Bunda Rita mengajak Alby dan Nila untuk duduk bergabung bersama.


Alby dan Nila pun mengangguk kemudian duduk di sofa yang tersedia.


"Kamu sedang sakit, Nak muka kamu pucet sekali?" tanya Bunda saat melihat menantunya seperti tidak baik-baik saja.


"Iya, Bun lagi masuk angin," jawab Nila.


"Sudah minum obat belum?" tanya Bunda.


"Sudah, Bun," jawab Nila.


"Ajak istri kamu istirahat, Al kasihan dia," ucap Bunda.


"Iya, Bun," balas Alby.


"Ayo, ke kamar!" Alby mengajak Nila masuk ke dalam kamar agar Nila bisa istirahat.


Setelah kepergian Alby.

__ADS_1


Azmia dan Bunda berpindah menuju dapur melanjutkan masak memasaknya, sedangkan Revan memilih untuk duduk di gazebo samping rumah sambil bermain ponsel.


__ADS_2