Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 268 Kepergian Mbok Asih


__ADS_3

Sekarang tinggal aku sendirian Melia udah ada Kak Derry, Azmia sama keluarganya, sedangkan aku pasangan belum ada, keluarga -- pada sibuk dengan dunianya. Apa aku percepat aja kali ya tanggal pernikahannya supaya ada temen nggak kayak gini sendirian bae, melas banget hidupku. Besok aku coba bilang ke Kak Daffa deh mudah-mudahan dia setuju, batin Karina.


Semenjak Azmia menemukan keluarganya terpaksa dia harus hidup di kediaman Bakhri jadi ke cafe saat libur kuliah saja.


*


*


*


Di tempat lain


Saat Mbok Asih masuk ke dalam rumah mengemas pakaiannya Nila mengikutinya, mumpung nggak ada istrinya, Alby menggunakan kesempatan itu untuk mengobrol bersama Mia.


"Mi," panggil Alby. Kini mereka masih berada di depan rumah.


"Mas ini sudah final Mia nggak mau Mbok Asih terus di sakiti istri Mas lagi, beliau itu udah tua, Mas jangan di perlakukan seperti itu meskipun beliau art, tapi Mba Nila tidak boleh semena-mena Mia nggak rela jika Mbok Asih di perlakukan seperti itu. Mbok Asih itu seperti orang tua Mia sendiri jadi kalau di sakit Mia pun ikut sakit," jelas Azmia.


"Mas minta maaf karena tidak bisa menjaga Mbok Asih, tapi kalau kamu bawa Mbok Asih gimana dengan saya?" tanya Alby. Dia membayangkan gimana nasibnya nanti kalau nggak ada Mbok Asih di rumahnya.

__ADS_1


"Mas kan bisa cari art lagi sesuai dengan keinginan istri Mas," jawab Azmia.


"Enggak semudah itu, Mi," ujar Alby.


"Sudahlah lebih baik, Mas Alby ngalah saja dengan Mba Nila semua ini kan yang Mba Nila inginkan. Mas, Mia sudah tahu semuanya Mbok Asih sudah menceritakan semua pada Mia," balas Azmia.


Alby terdiam, dia malu dengan Azmia karena ternyata pilihan hatinya tak sesuai dengan harapannya. Dia sudah menyia-nyiakan permata dan memilih mas perak.


"Mas kamu ngapain sih masih di sini ayo, masuk!" Nila menarik tangan Alby membawanya masuk ke dalam rumah.


Azmia yang melihat itu hanya menggelengkan kepala.


"Tidak perlu, Mbok. Al percaya sama si Mbok. Semoga Mbok Asih tidak pernah melupakan Al, maafin Al kalau punya salah sama Mbok Asih dan Mang Udin," ujar Alby.


"Mbok juga minta maaf kalau banyak salah selama bersama Adem," balas Mbok Asih.


"Sama-sama, Mbok. Mbok sehat-sehat ya," ucap Alby.


"Iya, Den," balas Mbok Asih.

__ADS_1


Setelah berpamitan dengan Alby, Mbok Asih dan Mang Udin membawa barang-barangnya keluar dari rumah di bantu Ali.


"Saya permisi dulu ya, Den, Non," ucap Mbok Asih sebelum masuk ke dalam mobil.


"Hati-hati ya, Mbok," balas Alby dalam hati antara ikhlas nggak ikhlas, berat rasanya harus melepas Mbok Asih -- orang yang menjaganya saat dia masih kecil, tapi demi kebaikan bersama dia harus bisa merelakan Mbok Asih tinggal bersama mantan istrinya.


Nila hanya diam tak menjawab. Dia hanya melihat drama di depannya.


"Nitip si Mbok ya, Dek kalau ada apa-apa langsung kabarin Mas," ucap Alby sambil memegang lengan Azmia.


"Iya, Mas," balas Azmia kemudian mereka masuk ke dalam mobil.


Setelah semua masuk kedalam mobil Ali menyalakan mobilnya melajukan mobil menuju rumahnya.


Di dalam mobil semua terdiam dengan pikirannya masing-masing.


Mbok Asih sesekali menghapus air matanya.


Azmia yang melihat itu jadi ikut meneteskan air mata.

__ADS_1


Memang sangat sedih saat kita harus berpisah dengan orang yang sangat kita sayangi, tapi saat keadaan mengubah segalanya pergi itu lebih baik dari pada bertahan terus menahan sakit.


__ADS_2