Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 92 Wejangan Bunda


__ADS_3

Setelah mengantarkan Rania pulang Alby kembali ke rumah Bunda.


"Assalamualaikum," ucap Alby saat masuk ke dalam rumah.


"Wa'alaikumussalam," balas Bunda. Bunda sengaja menunggu Alby di ruang tamu sedangkan Azmia sudah beristirahat di dalam kamar karena kini sudah jam sepuluh malam.


"Bunda, belum tidur?" tanya Alby.


"Duduklah, Bunda ingin bicara!" Bunda menyuruh Alby duduk di sofa.


Mendengar perintah Bunda. Alby langsung duduk di sofa sesuai perintah Bunda.


"Kamu dari mana sama Rania?" tanya Bunda dengan nada serius menatap kearah anak laki-lakinya.


"Hanya mencari angin di taman kota," jawab Alby dengan jujur.


"Al, Bunda minta jika kamu tidak cinta dengan Azmia lepaskan dia biarkan dia bahagia dengan cintanya. Bunda tak ingin dia terus terluka dengan kelakuan kamu," ujar Bunda.

__ADS_1


"Bun __." Ucapan Alby belum selesai Bunda sudah menyahutnya.


"Al, jangan egois. Azmia juga berhak bahagia jika kamu tidak bisa memberikan kebahagiaan maka biarkan dia bahagia bersama yang lain," lanjut Bunda.


"Al, bisa membahagiakan dia Bun. Al tidak ingin pisah dari Azmia," balas Alby.


"Jika kamu tidak ingin berpisah dengannya maka jangan terus menanam luka di hatinya." Bunda memberikan nasehat pada Alby. Bukan ikut campur urusan rumah tangga anaknya, tapi sebagai sesama wanita Bunda tidak ingin Alby menyakiti istrinya karena itu juga membuatnya merasakan sakit hati.


"Maafkan Alby, Bun," ucap Alby


"Dengan kata maaf tidak mampu mengobati luka yang telah kamu goreskan di hatinya. Al, Bunda juga wanita, seorang istri sama seperti Azmia jika Bunda yang berada di posisinya Bunda pasti marah, sakit hati melihat suami pergi bersama wanita lain. Al, harusnya kamu lebih peka kamu laki-laki sekarang Bunda ingin bertanya padamu, jika Azmia pergi dengan laki-laki di depan matamu apa yang akan kamu lakukan?" tanya Bunda.


"Itu kamu tahu jawaban yang sesungguhnya. Azmia juga sama seperti mu," ujar Bunda.


"Dulu Bunda sudah pernah memperingatkan kepada mu, kini kamu ulangi lagi. Sebenarnya kamu ini menganggap Bunda orang tua mu atau bukan sih, Al? sepertinya nasehat Bunda kamu anggap angin." Bunda merasa kecewa dengan anak sulungnya, dia didik dengan sepenuh hati, tapi kini membuatnya kecewa. Bunda hanya tidak ingin jika Alby menyakiti istrinya karena sesungguhnya karma itu masih ada. Bunda takut Allah marah pada putranya karena menyakiti titipannya, melalaikan tugasnya.


"Maafkan Alby, Bun. Beri kesempatan Alby lagi," pinta Alby sambil memohon pada sang Bunda.

__ADS_1


"Bunda lelah, Al. Bunda merasa malu pada Azmia, Bunda malu karena Bunda merasa gagal menjadi seorang Ibu yang seharusnya menjadi madrasah bagi anaknya, tapi apa yang kamu lakukan padanya membuat hati bunda teriris. Bunda selalu bilang padamu jangan pernah kamu sakiti istrimu karena bukan hanya dia yang tersakiti, tapi juga Bunda -- Bunda, Al. Bunda apa kurang jelas setiap ucapan Bunda hingga kamu mengabaikannya," ucap Bunda dengan tegas tanpa permisi air mata Bunda jatuh begitu saja. Air mata seorang ibu karena ulah anaknya.


"Bunda jangan bicara seperti itu, di mata Alby Bunda adalah wanita yang luar biasa, Bunda bagaikan malaikat Alby. Maafkan Alby, Bun karena selalu mengecewakan Bunda, maafkan Alby." Alby memegang tangan Bunda mencium punggung tangan Bundanya, Alby menangis duduk bersimpuh di hadapan sang Bunda.


Bunda memang luar biasa beliau tidak hanya memikirkan kebahagiaan anaknya saja, tapi juga memikirkan perasaan menantunya. Jarang sekali ada mertua yang seperti itu 🤭.


***


Di lantai dua.


Tanpa Bunda dan Alby ketahui bahwa Azmia melihat semuanya dari depan kamar Alby. Azmia merasa bersyukur memiliki mertua seperti Bunda. Azmia tak menyangka jika Bunda akan berpihak kepadanya. Hidup tanpa kasih sayang orang tua membuat Azmia hanya bisa merasakan kasih sayang orang-orang yang berada di sampingnya.


Azmia ikut meneteskan air mata saat melihat Bunda dan Alby menangis.


Baru pertama kali Azmia melihat Alby menangis. Sungguh dibalik ke nakalan seorang anak dia akan merasa lemah jika orang tuanya terluka.


*******

__ADS_1


Terima kasih reader selalu setia membaca cerita saya.


lope lope buat kalian❤️❤️❤️❤️❤️🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍🤍❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️


__ADS_2