Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 142


__ADS_3

Seperti biasa setelah menyelesaikan pekerjaannya Daffa menghampiri ruangan Alby terlebih dahulu sebelum pulang.


"Tumben udah rapi," ucap Daffa saat masuk ke dalam ruangan Alby terlihat Alby sudah merapikan meja kerjanya.


"Iya, Nanti malam akan ada pertemuan keluarga lu ikut ya!" Alby mengajak Daffa.


"Ogah banget nanti gue di sana jadi kambing conge," balas Daffa.


"Terserah lu dah," ucap Alby kemudian berdiri dari duduknya melangkahkan kakinya keluar ruangan di ikuti Daffa dari belakang.


"Oh, iya, gimana misi lu bertemu Karina berhasil?" tanya Daffa.


"Berhasil, tadi sempat ngobrol sama dia hanya saja gue tetap belum puas dengan jawaban dia. Gue merasa ada sesuatu yang di sembunyikan gitu," jawab Alby.


"Sudahlah, Al. Jika lu sama Azmia memang berjodoh suatu hari nanti pasti Allah pertemukan kalian kembali," ucap Daffa.


"Semoga meskipun hanya bertemu tanpa bersatu," balas Alby. Dia berpikir sudah tak mungkin lagi dia bisa bersatu dengan Azmia karena kini dia sudah bersama Rania lagi.


"Berdoa saja yang terbaik buat kalian berdua," ujar Daffa sambil menepuk bahu Alby. "Dahlah gue duluan ya," pamit Daffa karena kini mereka sudah tiba di parkiran. Daffa pulang menggunakan mobilnya sendiri.


*


*


*

__ADS_1


*


Dua wanita yang sedang duduk bersantai di balkon sambil menikmati secangkir jus alpukat.


"Mi, sampai kapan kita harus seperti ini? apa selamanya kita akan seperti ini, tapi lambat laut semua pasti akan terbongkar juga," ucap Karina.


"Kita tunggu saja sampai waktu itu tiba. Biar Allah yang membuka semuanya," balas Azmia.


Karina hanya membalasnya dengan anggukan kepala.


"Ayo, katanya ingin nonton!" ucap Azmia mengingatkan Karina.


"Oh, iya. Ayo!" Karina berdiri dari duduknya kemudian masuk ke dalam kamar mengganti pakaiannya di ikuti Azmia dari belakang.


Setelah selesai berganti pakaian dan puas dengan penampilannya mereka berdua keluar dari ruangan.


"Nov, saya keluar dulu ya," ucap Azmia pamit pada Novi sebelum keluar dari cafe.


"Iya, Mba," balas Novi.


Setelah berpamitan pada Novi, Azmia dan Karina keluar dari cafe menuju parkiran mobil kali ini mereka pergi menggunakan mobil Azmia.


"Kamu saja yang bawa, Rin!" Azmia menyuruh Karina yang menyetir mobil. Dia memberikan kunci mobil p


"Ok." Karina masuk ke dalam mobil tempat mengemudi. Sedangkan Azmia duduk di samping sopir.

__ADS_1


Satu jam perjalanan kini mereka telah tiba di tempat tujuan.


"Mau langsung nonton apa muter dulu?" tanya Azmia saat mereka ingin masuk ke dalam Mall.


"Langsung saja nanti setelah nonton kita makan," jawab Karina.


"Oklah kalau begitu," ucap Azmia ikut aja apa kata Karina. Setelah masuk ke dalam Mall mereka langsung berjalan menaiki lift menuju lantai tiga.


Sampai di depan bioskop Karina memesan tiket terlebih dahulu sedangkan Azmia membeli minum dan pop corn.


Setelah mendapatkan apa yang di butuhkan Azmia duduk di kursi menunggu Karina yang masih antri membeli tiket.


"Hai ... Nis," sapa seseorang yang tiba-tiba datang menghampiri Nisa (Azmia)


"Kak Fakhri," balas Azmia dengan tersenyum kecil.


"Sendirian?" tanya Fakhri.


"Tidak. Nisa bersama Karina tuh dia masih antri," jawab Azmia sambil menunjuk ke arah Karina.


"Oh ... gabung saja yuk sama kita!" Fakhri mengajak Azmia agar nonton bersama mereka kebetulan film yang akan mereka tonton sama.


"Nisa ikut Karina saja, Kak," balas Azmia.


Setelah mendapatkan tiket Karina. Karina memanggil Azmia mengajaknya agar segera masuk ke dalam. "Ayo, Nis!" ajak Karina sambil memperlihatkan tiket yang ia beli.

__ADS_1


"Nisa duluan ya, Kak," pamit Azmia (Nisa) pada Fakhri.


__ADS_2