Peran Pengganti Kakakku

Peran Pengganti Kakakku
Part 282 Kota Y


__ADS_3

Kini tiba saatnya acara wisuda Revan


Bunda dan Ayah sudah tiba di hotel dekat kampus Revan, sedangkan Azmia dan Karina masih berada di perjalanan.


Azmia sengaja tidak pergi bareng Bunda dan Ayah dia ingin memberikan surprise untuk Revan.


"Kalian sebenarnya mau datang ke acara apa sih?" tanya Ali yang kini di jadikan sopir pribadi Azmia dan Karina.


"Acara wisuda teman, Mas," jawab Azmia.


"Ini sih bukan teman biasa niat banget datang kesini nya sampai Masnya sendiri di jadikan tumbal," ucap Ali.


"Hehehe, kan Mas Ali sendiri yang mau ikut," balas Azmia.


"Ya kan nggak mungkin Mas membiarkan kalian pergi berdua saja," ujar Ali.


"Bilang saja pak dosen kepo," sahut Karina dengan tertawa kecil.


"Si Karin kalau ngomong suka bener," sambung Ali.


Setelah menempuh perjalanan yang lumayan lama kini akhirnya mereka tiba juga di tempat tujuan. Hotel Y dimana mereka bermalam hotel yang tak jauh dari kampus Revan. Azmia memesan dua kamar hotel, satu untuk dirinya dan Karina, satu lagi untuk Ali.


"Mi, kamu sama sekali nggak kasih kabar ke Kak Revan atau Bunda gitu?" tanya Karina.


Kini Azmia dan Karina sudah berasa di dalam kamar mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah setelah menempuh perjalanan berjam-jam.


"Enggak, aku ingin lihat bagaimana reaksi Kak Revan," jawab Azmia.


"Pasti Kak Revan senang banget lah orang yang spesial datang," ucap Karina.


"Semoga saja," balas Azmia.


****

__ADS_1


Di kamar lain


"Nih, minum!" Kabin memberikan segelas kopi pada Revan yang sedang duduk di kursi dekat kaca.


"Van, lu kenapa sih kayak orang gelisah gitu?" tanya Kabin karena sejak pagi Revan lebih banyak diam nggak seperti biasanya.


"Si Mia dari kemarin nomornya nggak aktif," jawab Revan.


"Move on, Van," ucap Kabin.


"Justru sekarang gue harus lebih berusaha lagi supaya cinta gue nggak di ambil orang lagi," balas Revan.


"Sadar, Van. Azmia itu kan kakak ipar lu, sudahlah terima keadaan aja masih banyak kan wanita lain di luar sana," ujar Kabin.


"Dia udah jadi mantan kakak ipar gue," balas Revan.


"Hah ... lu beneran berarti sekarang Azmia __." Kabin menahan ucapan.


"Enggak apalah ya be*as Kakak lu sendiri," ujar Kabin dengan tertawa kecil.


"Hemmm," balas Revan.


"Lu berharap besok dia datang ke acara wisuda?" tanya Kabin.


"Iya," jawab Revan.


"Jangan terlalu berharap dengan sesuatu yang tak pasti," ujar Kabin.


Revan hanya diam tak menjawab.


****


Di tempat lain

__ADS_1


"Mas kenapa sih kita harus pergi ke kota Y?" tanya Nila.


"Revan kan wisuda, sayang jadi kita harus berangkat ke sana," jawab Alby.


"Terus kenapa kita harus ikut ke sana?"


"Kan itu momen bahagia Revan jadi kita harus ke sana," jawab Alby.


"Kalau begitu kita sekalian jalan-jalan ya, Mas," ucap Nila.


"Baiklah," balas Alby dari pada nanti istrinya ngambek lagi lebih baik dia mengalah.


****


Pagi hari


Semua orang mulai bersiap-siap untuk hadir di acara wisuda Revan.


Revan, Bunda Rita dan Ayah Wisnu sudah rapi siap untuk berangkat ke kampus.


Azmia dan Karina juga sudah siap untuk berangkat, sedangkan Ali memilih bersantai di dalam kamar.


"Mi, kita kapan keluar kamarnya?" tanya Karina.


"Nanti tunggu sebentar lagi," jawab Azmia. Dia masih melihat situasi di luar dari jendela kamarnya karena posisi kampus berhadapan dengan hotel jadi Azmia bisa dengan mudah melihat situasi di kampus.


***


Selamat hari raya idul Fitri


mohon maaf lahir dan batin


maafin author ya kalau ada salah-salah kata 😘🥰🥰❤️❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2