Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 101


__ADS_3

Aya pun lalu memberi tahu Alan untuk mampir sebentar ke butik mertuanya Dan sesampai nya disana ia bertemu seorang wanita yang tak sengaja ke senggol


Aya yang sama sama hendak masuk butik


" Maaf mba ngak sengaja " kata Aya


" Eh mba hati hati pake tuh mata " kata wanita itu kesal


" Ya maaf " kata Aya mengalah lalu bergegas pergi menuju ruangan sang mertua


" Eh saya datang lebih dulu , harus nya kamu mengantri dulu " kata wanita itu yang juga ingin masuk ruangan mami Risma Dan menarik tangan Aya kasar hampir jatuh Namun di tahan inge staf keuangan mami yang dengan cepat menangkap tubuh Aya


" Mba Naura ...." teriak inge


" Hati hati kalo bersikap wanita ini sedang hamil " kata inge tak senang


" Maaf mba , dia harus nya mengantri karna aku datang lebih dulu " kata Naura kesal


" Ada apa ini " kata mami Risma


" Mami ...... itu ...." kata Aya


" Inge ....." kata mami menatap tajam inge mencari kejelasan


" Maaf presdir mba Naura mendorong wanita ini Dan dia hampir jatuh .Saya hanya menolongnya takut terjadi apa apa


" Kata inge gugup Karna ia memang tak kenal Inge dan Aya .Namun menurutnya sikap Naura keterlaluan .


" Aya masuk .....ruangan mami Dan Inge tunggu di dalam " kata mami .


" Ya mi " kata Aya.


" Naura ada apa datang kesini , ayo ikut tante " kata mami Risma menuju ruang tamu Dan mempersilahkan Naura duduk


" Saya ingin bekerja sama dengan desainer tante yang bernama Ayana Kata Nanda tante meminta desain nya " kata


Naura menarik nafas dalam


" Apa kau yakin dia mau bekerja sama dengan mu Setelah kau mendorong nya tadi " kata mami


" Deg ......."

__ADS_1


" Dia ......" kata Naura kaget


" Kau bisa bicara dengan nya kalo mau . Tante bisa memanggil nya " kata mami Yang lalu menyuruh pegawainya untuk memanggil Aya Dan menyuruh Aya duduk Lalu menjelaskan maksud Naura datang kesini .Aya yang tahu sikap kasar Naura pun hanya menarik nafas dalam .


" Maaf ..... mba saya hanya menggambar untuk mami saja " jawab Aya pelan .


" Kau dengar sendiri kan ra, maaf mami tak bisa membantu banyak " kata mami .


" Aku bisa membayar mu dengan harga tinggi untuk tiap gambar mu " kata Naura mencoba membuat penawaran Agar Aya tertarik bekerja sama dengan nya


" Maaf mba, saya buka profesional saya bekerja sampingan .Lagi pula saya tak butuh uang . Suami saya sudah mencukupi semuanya " kata Aya tersenyum


" Jleb......


Naura pun terdiam Dan tak bisa bicara lagi ketika mendengar perkataan Aya


" Bagus , mami juga ngak mau kau dekat dengan mantan mantan suami mu ini Ay, mami takut mereka bisa menusuk mu dari belakang " kata mami dalam hati .


" Baiklah trimakasih tante saya pamit dulu Baik lah mba oh ya maaf saya atas kejadian tadi .Bila kau berubah pikiran kau bisa menghubungi saya " kata Naura yang memberikan kartu namanya .


" Ya terimakasih mba, saya sudah memaafkan mba .Dan saya juga minta maaf " kata Aya sopan . Membuat Naura merasa malu Lalu pergi meninggalkan mami dan Aya setelah basa basi


" Aya , ayo sayang kita masuk ruangan mami " kata mami . Aya pun lalu ngikutin mami dari belakang Dan mereka masuk kekantor mami di sana inge sudah menunggu Aya dengan asisten mami.


" Nge,.... berikan data pada Aya Biar dia melihat keseluruhan uang nya " kata mami


" Ya presdir " kata Inge lalu mengeluar kan cek dan data catatan keuangan


" Aya baca dan hitung jumlah nya " kata mami


" Hah.....emang ini apa mi " kata Aya bingung


" Itu adalah hasil bonus yang Aya dapat Dari penjualan gambar Aya dari gaji bulanan dan bonus tambahan juga bonus tunjangan buat Aya Karna Aya sudah membantu mami Tuh terima uang nya karna hari ini mami tutup buku Makanya


Aya mami suruh kesini " kata mami


" Masya allah ini banyak banget mu 120 juta tambah 20 juta ......Hua mami kok baik banget Nanti mami bangkrut ngasih Aya banyak uang begini " kata Aya merengek membuat semua yang mendengar tertawa geli Karna Aya seperti shock dan kaget


" Ya ampun kamu ini ya , bukan nya senang malah merengek .Itu hasil kerja mu Ay bukan uang mami Atau suami mu Jadi kamu harus pandai menabung Dan ingat kartu kemaren itu milik mu Jangan dikembalikan pada suami mu . Ingat itu !! " kata mami mengingatkan


" Tapi mi tadi Aya pake buat makan dan beli sepatu Apa abang nanti akan marah " kata Aya .

__ADS_1


" Ih.... kamu ini ya Ay terlalu polos itu milik mu .Suami sudah punya sendiri Dan ngak perlu lapor mami mau makan atau belanja Karna itu sudah menjadi hak mu . Dan asal kamu tahu jangan sekali jatuh ke tangan orang lain " kata mami


" Ya mi " kata Aya .


" Ingat simpan baik baik uang mu Dan ingat Ferdi ngak perlu tahu kerjamu apa Yang penting punya uang Dan ingat jaga suami mu Jangan meleng Agar nanti kalo suami macam macam kau bisa hidup mandiri " kata mami


" Mami kok gitu sih padahal abang kan anak mami " kata Aya


" Ya tapi kan ada cucu mami juga nih " kata mami Risma menujuk nunjuk perut Aya yang mulai besar


" Hehehe...... sudah tanda tangan dulu trus pulang kasihan Alan menunggu di bawah " kata mami


" Ya mi trimakasih " kata Aya senang lalu berpamitan pada mami dengan menyalami mertua nya itu Juga dua asisten nya .


" Hati ... hati ngak usah buru buru " kata mami Ketika Aya memasukan uangnya ke dalam tas .


" Ya mi " kata Aya tersenyum dan berlalu menghilang di balik pintu


" Dasar bocah " kata mami tersenyum Lalu melihat tanda tangan Aya .


" Nyonya apa Aya juga menantu mami " kata asisten mami yang tadi sempat mencuri dengar pembicaraan Aya dan mami .


" Ya dia istri putraku dia terlalu polos makanya di mau saja di bodohi Ferdi . Umur nya juga masih sangat muda 19 tahun sudah bisa bekerja itu bulan hal biasa " kata mami


" Jadi gadis itu istri tuan muda presdir " kata Inge tak percaya .


" Iya ....Ferdi menikahi pas dia ujian Makanya mami cukup kaget anak itu menikahi Aya yang polos " kata mami mengeleng


" Hahaha tapi dia lucu nyonya pantas dia bisa memikat tuan muda dengan kepolosan itu. Nona Kaifa yang lama pacaran belum bisa meluluh tuan muda Malah kalah dengan Aya " kata asisten mami


" Ya ....kau benar , Ferdi malah seperti bucin sekarang " kata mami .


" Wah .... berarti kalo di rumah bisa heboh presdir " kata Inge


" Bukan heboh lagi bikin gempar orang para pelayan pada lihat " kata mami menceritakan tingkah putranya itu membuat ruangan jadi meriah dengan tawa mereka


Di sisi lain Naura merasa kecewa karna tak bisa mendapatkan Aya untuk desainer nya . Padahal ia ingin sekali bertemu dengan gadis itu .


" Apa gadis itu hamil " kata Naura yang melihat perut Aya membuncit


" Astaga .... ya dia tadi bilang sudah punya suami " kata Naura merasa gusar .

__ADS_1


__ADS_2