Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 414


__ADS_3

Melihat cucunya senang papi dan mami pun ikut menghampiri mereka Membuat Ferdi yang masih di tempat tidur Hanya bisa tersenyum melihat Aya memunguti Buah jeruk yang di jadi kan bola Dan mereka bercanda dan berlari lari di bawah pohon


" Aku ada ide " kata Ferdi tersenyum lalu mematikan ponselnya


Sedangkan Cindy dan Ratih baru saja sarapan bersama Reyhan Ketika rumah terlihat sepi


" Mereka pada kemana mba " kata Ratih pada Erni yang mencuci bekas piring mereka makan


" Di kebun mba, mbok sama yu Irah baru menyusul kesana sama pa Mamat " kata Wati


" Ya sudah mba Cindy nanti kita lihat kesana ya Biar tahu kebun belakang sana Pasti mba cindy senang " Kata Ratih


" Ya " kata Cindy yang malu malu Karna tadi ia terlambat bangun. Karna kekenyangan tadi malam Yang senang melihat banyak makanan di meja Yang di suguhkan yu Irah dan mbok Hingga Cindy menyicipi semuanya


***********"


Di sebuah rumah kecil Gita baru saja duduk santai Ketika Anya menelpon nya minta tolong padanya Karna sang ibu demam lagi


" Ya aku kesana " kata Gita yang membawa motornya Dan dalam waktu 15 menit berkendara Gita sampai di rumah kontrakan Anya Lalu bergegas masuk ke dalam rumah kecil itu


" Kenapa An" kata Gita


" Demam Git,aku bingung apa kita bawa kerumah sakit saja " kata Anya


" Kakak lho mana ?" kata Gita


" Tadi lagi kepasar buat belanja Tapi sampai sekarang belum kembali juga Aku takut terjadi apa apa dengan nya


" Bawa ponsel ngak " kata Gita


" Bawa tapi tak bisa di hubungi " kata Anya bingung .


" Ayo kita bawa nibu lho kerumah sakit saja Biar gue pesan taxi dulu ." kata Gita


" Ya Git " kata Anya Yang lalu mengusap keringat sang ibu


" Sabar ya mah" kata Anya Yang panik karna sang ibu demam lagi Dan untung kemaren Aya memberinya uang Yang ingin ia pinjam Tapi Aya menolaknya Dan memberikan nya cuma cuma saja


" Sudah ...tuh taxi nya " Kata Gita


" Anya ...." teriak sang kakak


" Kak ..... Kenapa ?" kata Anya kaget melihat kakaknya itu membawa belanjaan sambil berdarah darah Lalu pingsan di depan pintu

__ADS_1


" Gita taruh belanjaannya kita bawa kakak lho kerumah sakit sama ibu lho pa ... bantu kami " Teriak Gita panik


Yang membuat sopir taksi itu turun lalu membantu Gita dan Anya membawa ibu dan kakak nya kerumah sakit terdekat .


Dan mereka pun langsung di tindak pihak medis Dan di masukan keruang rawat inap Yang membuat Anya menangis memeluk Gita


" Sabar An" kata Gita memeluk Anya Agar Anya bisa tenang dan berhenti menangis Dan Anya pun menghapus air matanya karna dokter memanggilnya


" Ibu mba kena demam berdarah Sedang kan kakak mba hanya luka ringan Tapi sudah kami jahit Sepertinya dia di nganggu oleh preman " kata dokter itu menatap Anya


" Ya dok trimakasih " Kata Anya yang bingung bagaimana ia bisa membayar biaya rumah sakit untuk kakak dan ibunya nanti Tapi paling tidak semuanya baik baik saja


Gita yang melihat Anya sedih mengirim pesan untuk Aya Yang membuat Aya bersimpati


" Aku tangung biaya nya Git , awasi saja Anya kasihan dia " kata Aya di sebrang sana Ketika Gita mengirim pesan pada Aya . Aya langsung menghubungi nya


" Ya Ay , aku akan menemaninya disini " kata Gita Yang ikut sedih melihat temanya itu .


************


Di rumah Aya semua duduk memakan buah jeruk pisang dan makan peyek juga roti buatan Ara . Ken dan Ran juga ikut bergabung Karna baru kali ini mereka ikut dan datang ke yogya Melihat kebun besar milik Aya Dan juga rumah Aya Yang memelihara banyak unggas juga ikan lele dan Nila di kolam Semua itu adalah peliharaan Ara Yang membuat mereka melongo tak percaya Kalo rumah itu lengkap fasilitas juga makanan di dalamnya.


" Tuan, seperti nya tuan Reyhan betah tinggal disini " Kata Ken


" Dasar pelit lho Rey , Ingat mumpung muda nyari rumah buat Ratih Kalo nanti kau tak punya uang bisa gigit jari " kata papi menyindir


" Iya Rey cari yang dekat sini saja Biar kalian dan Rio bisa bertetangga " kata mami pada Reyhan


" Sudah tan om, ini lagi menuggu orang yang jual menurunkan harga sedikit Agar mau kurang Kan Rey juga pengen punya rumah sendiri Masa menumpang terus ya kan de " kata Reyhan


" Iya lah masa numpang mulu " kata suara bariton Yang membuah semua orang kaget


" Api ....." Teriak Afnan senang Dan langsung memeluk sang papi


" Api ..atang ini " kata Aska yang juga ikut memeluk Ferdi


" Abang menyusul ?" kata Aya kaget


" Kan besok minggu Tadi abang sudah kekantor sebentar dan langsung kesini .." kata Ferdi mengendong kedua putranya itu mendekati Aya


" Ngak kuat juga lho di tinggal Fer?" sindir Reyhan


" Bukan gitu Rey , aku kangen sama dua jagoan ku ini Tadi Rio mengirim gambar mereka lagi kebun Yang membuat papi kangen Kan papi kesepian di rumah sendiri Jadi mending kesini Dan besok siang kan masih bisa pulang " kata Ferdi

__ADS_1


" Hahaha...... bisa aja lho Fer " kata Yusuf yang juga ikut datang


" Wah .... tumben lho baru nongol" kata Ferdi yang melihat Yusuf datang bersama Via


" Ay, aku bawakan ini " kata Via Memberi kan bakpia patok dengan berbagai rasa satu kantong besar


" Sini ada ade tuh nak " kata Aya pada si kembar Yang membuat ruangan tengah jadi meriah .Di tambah Awan dan Qila juga ikut datang membawa banyak makanan


" Wah pesta kita mi, banyak sumbangan makanan nih Qila bawa gudeg " kata Aya Yang membuat semua nya senang Karna mereka bisa berkumpul bersama .


Suasana rumah yang biasa sepi pun jadi heboh Karna semua sahabat Aya datang Dan mereka pun makan siang bersama


Sambil ngobrol Lalu para pria pindah keruang tamu Dan para wanita masih bertahan di ruang tengah.


" Ade " kata Aska mencium pipi bayi Via


" Wah .. ade disayang mas ya " kata Via Yang juga mencium pipi si kembar .Yang membuat kehangatan persahabatan mereka menjadi semakin erat Padahal tak ada hubungan darah di antar mereka Tapi karna mereka berteman baik Jadinya sudah seperti keluargga besar bagi mami


Mbok yang duduk bersama yu Irah juga ikut senang menikmati bakpia rasa keju yang di bawa Via


" Ngak usah masak yu, itu sudah banyak habis yang di meja saja Tuh ada gudeg juga 3 besek itu cukup buat kita semua nya " kata Aya


" Ya non siap " kata yu Irah Yang bisa istirahat Karna makanan di meja memang berlimpah Dan di tambah lagi bawaan Via dan Qila


*************


Di rumah sakit Anya duduk menunggui Ibu dan kakak nya Sedangkan Gita baru saja pulang untuk mengambil pakaian ganti untuk Anya


" An ......." Terdengar suara sang kakak bangun


" Kak Emma sudah bangun " kata Aya


" Kita di mana ?" kata Emma


" Di rumah sakit kak , kak Emma kenapa ? " kata Anya


" Dia mau menculik ku pria yang ketemu kakak kemaren ku tolak di mall itu masa di bilang suka sama kakak tapi maksa " kata Emma


" Siapa ?" kata Anya


" Namanya Tony , itu yang kakak lihat di kartu namanya " kata Emma


" Tony .........siapa ????" kata Anya

__ADS_1


" Enggak tahu " geleng Emma


__ADS_2