Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 130


__ADS_3

Malam nya Rio mengetuk kamar Ara ketika belajar.


Ceklek .....


" Apa boleh mas bicara " kata Rio pelan


" Masuk lah " kata Ara yang lalu kembali kemeja belajarnya .


" Maaf kan mas bila membuat Ayah salah paham pada kita Mas ngak bermaksud......" kata Rio


" Mas .....ngak perlu khawatir ayah sudah bicara sama Ara ." kata Ara


" Tapi de,.......... eh maksud mas . Mas ngak akan nganggu de Ara .Ara boleh tetap sekolah dan tak ada larangan . Anggap saja pernikahan itu hanya lewat seperti iklan " kata Rio tergagap bingung entah harus bagaimana ia bisa menjelaskan dari awal pada Ara .


" Tak masalah , Ara juga ngak keberatan ." kata Ara santai melirik Rio


" Ya sudah Kalo begitu mas ke kamar dulu ya " kata Rio bingung Karna ia tak bisa bicara apa apa pada Ara .


" Ya " kata Ara


Rio pun lalu kembali menutup kamar Ara Bingung menjelaskan bagaimana ia bicara berdua saja dengan Ara .Lalu masuk ke kamarnya Dan berbaring


" Aish..... bagaimana bilang nya . apa aku harus cerita mbok . Ah ngak aku ngak boleh cerita belum waktunya " kata Rio yang bingung sendiri dengan apa yang


harus ia lakukan


Selama ini Rio memang dekat dengan Ara Pintar baik dan cerdas adalah sifat Ara yang sangat di sukai Rio ..Bahkan Rio tak terima bila ada orang lain mengusik Ara. Tapi sekarang Ara istrinya Wanita yang disukai nya yang sudah hampir dua tahun ini dekat dengan nya sekarang Ara menjadi istrinya . Di Kampungnya anak yang lulus SD saja bisa menikah apa lagi SMP Dan mereka mengangap umur 18 tahun itu sudah tua . Karna di desa memang indentik dengan bertani Dan mereka jarang ada yang sekolah tinggi Cukup sampai SMA tampa kuliah Karna memang penduduk desa hidup seadanya .Tapi melihat Ara yang polos dan baik membuat Rio tak berani banyak . berharap Apalagi Ara anak bos nya Sedangkan dia hanya karyawan Dan tak punya apa apa . Didesa saja sang ibu hanya berjualan gorengan Dan kakaknya yang menjadi petani yang hanya mengandal kan sawah untuk bertahan hidup Untung nya masih ada tanah warisan sang Ayah yang bisa membantu perekonomian mereka Dan kini Rio yang juga sudah rutin gajian Dan tiap dua bulan sekali mengirim uang untuk membantu sang ibu Agar meringan kan beban di pundak nya


" Yo " kata pa Kevin ketika Rio melamun


" Oh iya pa " kata Rio


" Tadi pa Tejo bilang besok libur dulu karna kopi lagi mentah mungkin lusa kita lihat lagi " kata pa Kevin


" Ya pa .... besok biar saya mengawasi cafe dulu " kata Rio


" Ya nak , ya sudah tadi yu irah sudah pulang ingat kan Ara untuk makan ya " kata pa Kevin


" Ya pa " kata Rio tersenyum Karna ia juga belum makan malam .


**********

__ADS_1


Di mansion Aya sedang tiduran bersama Ferdi sambil menonton TV di ruang tengah menonton Film spider man terbaru


" Wow..... keren ...." kata Aya


" Iya tapi abang ngak suka gayanya " kata Ferdi


" Dih bang kan itu cuma di film, oh ya bang nanti kalo Aya habis lahiran boleh kan bang aya jalan jalan keluar negeri " kata Aya


" Ya boleh dong ,Aya mau kemana pun boleh nanti kita cari tempat tempat bagus untuk liburan ok " kata Ferdi


" Serius bang " kata Aya


" Iyalah masa abang bohong Kan abang banyak duit " kata Ferdi


" Iya ya trimakasih bang " kata Aya memeluk dan pencium Ferdi Yang membuat papi dan mami tersenyum senang melihat putra dan menantunya


Bahagia dan saling menyayangi


" Mereka lucu yang pi " kata mami


" Iya mengingat kita sewaktu muda dulu " kata papi terkekeh


" Siapa bilang , mereka juga suka ribut tapi di dalam kamar Mana mungkin ribut di depan kita " kata papi


" Ya juga ya pi , yuk ke kamar " kata mami mengandeng tangan papi Yang tak mau menganggu anak dan menantunya


" Ayo kita mau ngapain di kamar " kata papi mengoda


" Ih papi ya ngapain aja lah emang begituan doang yang harus dilakoni " kata mami


" Hehehe ... kan biar sehat mi , Dari pada papi cari yang lain " kata papi


" Ih..... papi ya sudah tua masih gatal aja sih kan ingat umur sudah tua mau jadi kakek " Kata mami .


" Hehehe ..... lah gatal sama istri sendiri wajar mi , timbang jajan diluar kan nanti mami protes .


" Coba aja kalo berani mami cincang tuh perkutut papi " kata mami


" Waduh...... kalo di potong mami ngak bisa merokok dong , kan habis disunat


Yang rugi kan mami sendiri .Kan tak bisa ah ah ah " kata papi

__ADS_1


" Papi ............" kata mami gemas Karna suaminya itu paling suka menggodanya Bila lagi libur.


" Ya...... mi papi disini " kata papi terkekeh lalu memeluk mami


************


Sedangkan Qila dan Via sedang sibuk melayani pelanggan yang mulai ramai


" Nil .....ini yang buat meja no 3 " kata Qila Yang menggoreng pisang pesanan


Nila pun mengantar kopi ya ke meja no 3


Sedangkan Via dan Ratih melayani tamu yang baru datang .Ratih dan Nila adalah teman Ara yang putus sekolah Tapi mereka mengikuti sekolah kejar paket c Agar bisa tetap sekolah sambil kerja Karna memang orang tua mereka tidak mampu. Dan Ara menawarkan mereka pekerjaan karna kasihan.


" Kak roti bakarnya 3 " kata Ratih


" Ya sebentar " kata Via yang sedang memanggang roti bersama Mamah Sila


Selain kopi dan makanan ringan .Cafe juga menyiapkan menu bebek rica rica Dan ayam bakar dan bebek bakar Yang membuat para anak muda sangat senang nongkrong di cafe Aray .


" Kak meja 9 minta roti bakar isi strawberry kak " kata Nila


" Ya tunggu sebentar" kata Qila Yang memasak makanan ringan sedangkan Via untuk makanan berat


" Alhamdulilah rame ya la " kata mamah Sila yang mengantar roti untuk di panggang


" Iya mah tapi bos kecil tumben ngak kesini " kata Qila


" Lagi ulangan kak besok pulang sekolah katanya kesini " kata Nila


" Oh gitu ya pantas ngak nongol " kata Via Yang mengantar bebek bakar pada pembeli


Cafe pun terlihat ramai sampai jam 10 Malam yang membuat Qila dan Via kewalahan Dan meminta Rio asisten pa Kevin datang .Karna memang cafe mereka di pusat kota .


Disisi lain Aya dan Ferdi baru saja melakukan pelepasan Setelah bergulat hampir satu jam lebih di kamar mereka


Karna tadi memang Ferdi ingin melakukannya .


" Bang Aya ngantuk " kata Aya


" Tidur lah " kata Ferdi mengusap kepala Aya dan memeluk sang istri Yang juga ikut memejamkan mata nya Karna lelah bercinta. Dan mereka pun tidur Dengan memeluk satu sama lain

__ADS_1


__ADS_2