Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 194


__ADS_3

Pras menatap adik nya itu dengan serius


Karna memang Rio lebih sedikit tampan dan manis dari nya . Masalah wanita


mungkin Pras kalah set Namun segi kecerdasan mereka seimbang.


" Yo kali aja de, karna ngak jadi sama Minah trus kue nekat sama si Ara . Apalagi dia lebih cantik dari si Minah dan lebih muda Jadi bisa kau akali " kata Pras menatap Rio


" Lambe mu mas , ojo ngawur dosa mana ada aku nekat nyari dosa syirik


Ade mu iki masih waras. Ngiri ngomong mas . Maka nya cari jodoh yang sabar " kata Rio dengan wajah masam Karna mas nya itu berpikir negatif padanya


" Trus sudah bulan madu belum " bisik Pras pelan


" Sudah lah.....beuh...... mantap rasa ne sampai ke ubun ubun Apalagi masih muda lebih menantang " kata Rio memanasi pras


" Edan...... pasti kamu paksa kan " kata Pras tak percaya


" Mana ada kan sama sama mau " kata


Rio tersenyum penuh arti Yang membuat Pras mendelik karna tak percaya


" Tenan nan " kata Pras


"' Iya dong masa aku tolak , kan masih hot ngak kaya mas mati gaya " kata Rio mencibir mas nya Karna kesal


mas itu nya itu mencurigai nya


" Asem kue de, masa tega kan masih smp belum lulus sudah di pake " kata pras sewot


" Sudah lulus mas , nunggu pengumuman to . Lagian dia minum pil KB. Jadi ngak masalah kita bisa bulan madu dulu " kata Rio santai


" Ck.......gaya mu , serius tenan nan wis di garap " kata Pras penasaran


" Apa harus aku pamerin ngak mungkin kan orang mas pras punya istri sendiri


Nanti kepengen ngiler ...." sindir Rio


" Alah ..... paling ya belum toh sengaja manas manasi mas pras " kata pras tak percaya


" Ngak percaya ya sudah , sing merasa kan aku dewe, kok mas sing bingung " kata Rio tersenyum Lalu meninggalkan


Pras sendiri Yang duduk melihat para wanita sambil bercanda di kebun.


" Alamak yo yo, ya jelas aku ngiri punya istri cantik putih bersih dan kaya


Siapa pun ngak menolak dapat yang kaya gitu " kata Pras mengelengkan kepala Tak percaya karna adik nya itu sangat beruntung.

__ADS_1


" Kenapa mas " kata Rais menghampiri Pras yang duduk menatap Rio


" Itu is, Rio itu kok bejo ya bisa dapat de Ara " kata Pras


" Iyalah orang pintar kan kalah sama orang bejo mas . Apalagi mas Rio dapat yang yang kaya mas. kapan ya aku bisa punya pacar begitu ." kata Rais


"' Ck .... sekolah aja yang benar baru nyari pacar Tuh si Rio langsung nikah ngak pacaran Kapok dia Takut kaya si Minah dulu " kata Pras


" Mana ada, mas Rio itu cuma dekat doang sama mba Minah Tapi orang tuanya keburu takut Minah kecantol


Tapi ya benar saja mba Minah nya tresno sama mas Rio .Kalo ini kan emang mas Rio nya yang senang Lihat aja tuh sama mba Ara ngomong nya pelan Dan terkesan lemah lembut " kata Rais Karna biasa nya ia melihat Rio cuek pada wanita begitu juga dengan Minah Tapi dengan Ara terkesan hati hati dalam bersikap .Rio terkesan bicara manis dan lemah lembut juga sikap nya yang terlihat dewasa pada Ara .


************


Di tempat lain Aya baru saja masuk toko roti bersama bi yam Tina dan Wati juga Erni yang mengendong si kembar . Karna mereka baru saja pulang dari mall setelah membeli pakaian si kembar Yang sudah mulai sesak dan sempit Karna pertumbuhan mereka yang cepat . Padahal baru berusia 3 minggu Tapi berat badan nya makin bertambah..


" Nona , roti nya sudah di mobil semua " kata Tina


"Iya Tin biar aku bayar dulu " kata Aya yang tak sengaja menyenggol seseorang


Brak ..........


" Eh maaf mba ngak sengaja biar saya yang ganti " kata Aya


" Kak Aya " kata Bella menatap kakak kelasnya itu


" Ya Bella adik kelas kakak yang dulu di tolong kak aya Apa khabar kak ?" kata Bella memeluk Aya


" Baik de, oh ya kamu kuliah dimana sekarang ?" kata Aya tersenyum .


" Ngak kuliah kak, Ayah sudah meninggal karna stroke jadi Bella bekerja Karna ibu sakit Asma dan Bella butuh uang " kata Bella lirih .


" Yang sabar ya , nasip kita sama " kata Aya tersenyum


" Ah kak Aya bisa saja ,tapi kak Aya terlihat tambah cantik kok " kata Bella


" Oh ya kak, bisa ngak Bella minta nomor kak Aya. gimana kabar kak Via dan Qila " kata Bella yang memang mengenal sahabat Aya


" Oh mereka baik mereka tinggal di yogya sekarang " kata Aya


" Hah.... kok bisa kak " kata Bella kaget


" Ya mereka kan kuliah sambil kerja , oh ya sini ponsel Bella biar kak Aya ketik nomor nya " kata Aya .


Bella pun lalu memberikan ponselnya dan Aya pun mengetik nomor nya di ponsel Bella Setelah itu mengembalikan nya lagi Dan Bella pun langsung pun langsung miss call ke nomor Aya


" Drt...... drt.......

__ADS_1


" Itu nomor Bella kak, trimakasih siapa tahu kak Aya punya kenalan buat Bella cari kerja " kata Bella yang khawatir di pecat bosnya Karna kemaren ia gagal membawa berkas dari pa Ferdi Malah ia bertemu dengan pa Tris .Yang ia tak tahu dari kantor mana.


" Ya sudah , kak Aya duluan ya ini biar kak Aya ganti " kata Aya memberikan uang dua ratus ribu pada Bella


" Ya kak trimakasih , tapi ini kebanyakan kak " kata Bella


" Ngak apa apa, ok .... sampai ketemu " kata Aya yang bergegas pergi Takut si kembar rewel .


" Ya kak hati hati " kata Bella Yang memang sudah pulang dari kantor lebih cepat Karna bos nya masih di luar kota.


Lalu membayar roti yang ia ambil walau sedikit rusak Tapi sudah di ganti Aya


" Mba nya ngak pa pa bawa roti yang rusak ini masih lebih uang nya mba " kata kasir pada Bella


" Ya ngak pa pa mba biar saya tambah lagi " kata Bella karna Aya sudah memberi nya uang lebih sebagai gantinya


" Baik mba ini total 120 " kata kasir


" Ini mba uang nya " kata Bella lega karna masih sisa dan uang nya bisa buat sang adik nya jajan .


Setelah membayar pun Bella bergegas pulang kerumahnya Yang tak jauh dari toko roti itu. Karna toko itu lah yang paling dekat dengan rumahnya walau rotinya sedikit mahal Tapi cukup enak terjangkau Dan Bella pulang dengan berjalan kaki.


" Assalamualaikum " kata Bella


" Walaikum salam " jawab ibu dari dalam rumah


" Ibu .... lho ibu ambil cucian lagi " kata Bella Yang melihat sang ibu menyetrika pakaian orang lain .


" Ya Bel, mau kerja apa lagi biar murah Tapi lumayan untuk masukan " kata sang ibu .Semenjak ayah nya meninggal ibunya ikut sakit sakitan Karna sempat mengurus sang ayah sakit sampai tabungan ibunya ludes tak bersisa.


" Ya sudah , tapi ingat kalo asma ibu kambuh istirahat ya bu .Trus Andi kemana


kata Bella mencari adik nya


" Main tempat temannya Kata nya sekalian ngerjain pr " kata Ibu Bella menatap putrinya itu . Dengan perasaan iba Karna kini Bella menjadi tulang pungung mereka


Sedangkan di kantor Ferdi Dua orang pria tertawa terbahak bahak .Mendengar cerita Tris tentang karyawan baru Anton


" Kau gila juga Tris , dia OB ku di kantor Aku sengaja mengatakan nya Asisten sekertaris .Karna biar aku tahu reaksimu " kata Anton


" Dia gadis baik ton, kenapa kau mengerjainya " kata Tris menatap Anton


" Tuh ..... big bos dia yang memberi ide Kata nya carikan perawan buat lho. Kebetulan gadis itu baru masuk kerja Dan baru lulus juga " kata Anton terkekeh bos di kantor cabang Ferdi


Yang membuat Ferdi tersenyum Tampa komentar apa pun. Karna memang tak ingin melihat asisten nya itu menjomblo.


Jadi lah ia menyuruh bawahan nya mencari jodoh untuk Tris .

__ADS_1


__ADS_2