
Naura yang mendengar mami Risma kaget Hanya diam Karna memang ia tak pernah mau turun kedapur Dan memilih memesan makanan saja atau membeli ke rumah makan langsung .
Sedangkan papi asyik ngobrol dengan Alan dan mang Didin .Sambil sesekali melihat Naura yang terlihat kaku berkumpul bersama menantunya
" Lan awasi dia ,aku tidak mau menantu ku kenapa napa ?" kata Papi mengingatkan
" Ya tuan, tuan besar tenang saja Tina sudah mengawasi nya " kata Alan
Yang melihat istrinya itu duduk di dekat Aya dan Qila sambil ngobrol .Karna sambil menjaga keamanan nona muda nya Yang menjadi tangung jawabnya
***********
Minggu pagi Ara sudah bangun Dan ia langsung menelpon Ratih dan Nila Yang akan berjanji membantunya menguras kolam lele Yang harus di ganti dengan bibit anakan baru
" Mas.....ayo bangun kata nya mau nguras kolam " kata Ara
" Iya sayang , tapi lima belas menit lagi ya " kata Rio yang masih mengantuk Karna habis subuhan mereka tidur lagi Mumpung masih libur .
" Ih..... mas kok jadi malas ya " kata Aya menoel hidung Rio Dan lalu beranjak turun dari atas ranjang . Namun Rio sudah meraih tangan nya Dan memeluk tubuh Ara kedalam pelukan nya .
" Mas...... ?" Teriak Ara kaget .
" Sini dulu, belum pagi juga Mereka juga belum datang " kata Rio mencium bibir Ara Yang membuat Ara berada di atas tubuh Rio .
" Nanti kalo lama lama begini mas jadi pengen " kata Ara mencium bibir Rio lalu dengan secepat kilat turun dari ranjang Dan lari kearah pintu
" Eh.... ...kok kabur " kata Rio terkekeh
" Ara mau makan " kata Ara yang lalu hilang di balik pintu Yang membuat Rio tersenyum Karna sengaja mengoda Ara
Ara berlari kedapur .Dan langsung menghampiri yu Irah Yang sedang memasak cukup banyak untuk sarapan Ara dan teman teman nya
" Wah .... Jadi yu lelenya di mangut Kelihatannya enak nih " kata Ara karna lelenya di asap dulu baru di mangut mercon
" Iya dong kan kemaren mba Ara yang minta " kata yu Irah
" Iya yu mantap ini " kata Ara.. Dan menoleh ketika terdengar bell depan berbunyi nyaring
" Tuh non pasti mereka sudah datang " kata Yu Irah
" Ya yu , biar Ara buka dulu " kata Ara lari kedepan Namun terlambat karna pintu nya sudah dibuka oleh Rio .
__ADS_1
" Ra..... nih kita bawakan bubur " Teriak Ratih yang datang bersama Nila juga Paijo
" Ye .... mau mau , ayo masuk Kita sarapan bareng bareng " kata Ara senang Mengambil bubur yang dibawa Ratih
" Mana Dullah jo ?" kata Rio
" Dullah sakit mas, kemaren malam pas ngantar pae nya dia langsung ambruk Tadi saya sudah kesana mas " kata paijo
" Ya sudah nanti kita antar lelenya saja
Kan ada mang Daman juga tuh sudah di belakang Tadi datang sama yu Irah " kata Rio
" Segini aja cukup kok mas , Kan laki lakinya sudah 3 orang . Ayo kita langsung kedapur sarapan dulu " kata Ara yang langsung menuju meja makan Dan yu Irah sudah menyiapkan semua nya
" Mang ayo makan dulu " Teriak Rio pada suami yu Irah
" Ya mas " kata si mamang Yang lalu mencuci tangan nya di kran
" Wah ...enak yu, makan besar kita ra " kata Nila yang kebetulan lapar
" Ya makan sepuas kalian ,Kan habis ini kita bekerja keras " kata Ara
" Ya itu airnya sudah mamang buka biar berkurang . Tapi kok lelenya masih banyak mas " kata Rio
" Kan bibitnya murah mang Ara beli banyak Tapi kok seram juga pas gede kalo mati makan teman nya " kata Ara terkekeh
" Nama nya juga lele ra " kata Ratih
" Apa semua nya mau di bagi mba
Kan bisa di bikin abon atau diasap ." kata yu Irah Menarik kursi untuk dirinya dan suaminya
'" Kalo bisa boleh yu, bikin abon dan diasap sekalian kan awet Di pilih yang besar " kata Ara
" Iya mba , biar sama mamang dibikin kan api nanti tuh sekalian diasap pilih yang besar besar Dan sebagian di bagikan " Kata yu Irah
" Wah .... bisa tuh aku minta ya ra , Oh ya tadi aku ketemu Andi .Dia lagi beli bubur .Terus aku tawari mau nguras lele dia bilang mau .Tapi sama Ratih ngak boleh ikut kesini " kata Nila
" Ya bukan begitu Nil , dia lagi ngurus ibunya sakit Kemaren aku lihat ibunya jatuh karna di senggol motor " kata Ratih
" Biar nanti kita kasih aja , sekalian nengok ibunya .Iya ngak mas Kan mas Rio tahu rumahnya " kata Ara melirik Rio
__ADS_1
" Ya kan dia juga karyawan mas "kata Rio yang menerima piring Yang sudah di isi Ara untuk nya
" Iya kan itu masih ada sayur matang dan mangut Nanti juga bisa di bawakan ndu. Kan kasihan yu Irah lihatnya Mereka itu dulu orang berada ndu.. Tapi sejak pa Gun menikah lagi mereka di abaikan .Dan di usir dari rumah Untung mba Ima masih punya saudara " kata yu Irah bercerita
" Tapi yu mereka tinggal di rumah bedakan sana dekat jalan sempit " kata Rio Yang pernah melihatnya
" Iya mas, mereka tinggal disana karna mba Ima beli rumah kecil itu untuk bertahan hidup Dia jadi buruh cuci dan laundry " kata mamang
" Iya mas itu uang warisan Yang dibagi dua dengan saudaranya Karna ngak mungkin kan saudaranya di tumpangi Karna anaknya ada 3 orang Dan lagi si Indri masih sekolah .
" Hah .... Indri kan mereka satu sekolah sama kita yu " kata Ara kaget
" Iya mereka masih saudara Tapi ngak akrab Karna mba Ima itu lama tinggal di kota dan jarang pulang .Dan hanya sekali setahun pas lebaran .Karna suami nya itu ngak suka sama keluargga nya mba Ima .Padahal mba Ima ngak ada masalah
" Walah ....kok ngono kasihan ya yu. Untung kita tinggal di desa ngak ribet pas sengsara masih bisa makan enak " kata Ratih terkekeh
" Sekarang Rat , dulu juga kita kaya gitu Untung ada Ara yang bantu Iya kan ra " kata Nila menatap Ara
" Ya , tapi itu sudah rezeki kita, Ara juga sempat susah waktu tinggal di jakarta Untung masih ada warisan si mbah Yang ngak di jual Ayah Dan kami bisa pulang kesini " kata Ara
" Ya itulah hidup , ayo makan ngak usah dipikirkan .Kita pikirkan saja lele di kolam sedang menunggu kita " kata Rio yang tak ingin Ara mengingat almarhum sang mertua Karna tiap kali Ara mengingatnya pasti Ara akan merasa sedih
" Hahaha ....iya betul mas, ayo kita makan ini sangat enak " kata Ratih Menyuap nasinya dengan lahap.
" Iya masakan yu Irah tetap jadi favorit Nila dan ini mau makan nambah " kata Nila yang menyuap nasinya Karna memang tadi ia belum sarapan Karna Ara sudah bilang Sarapan di rumahnya saja. Karna sudah di siapkan yu Irah
Dan benar saja yu Irah sudah memasak balado telur , rica rica mentok lele mangut asap lalapan timun dan terong ada sambal terasi dan sayur lodeh
Juga gulai daun singkong Yang membuat meja penuh Dan mereka bisa makan sepuasnya .
" Apa emak dan mama Sila lembur hari ini jo ?" kata Rio
" Ya mas, sama Ayu dan Dela juga " kata Paijo sambil menguyah makanan nya
" Nanti pisahkan buat mereka ya jo Pilih yang besar besar juga buah pisang dan semangkanya " kata Rio
" Hah.....panen pisang mas " kata Ara kaget
" Iya tuh ada 5 tandan kan mang , pisang kepok nya juga matang sama ambon nya besar besar de " kata Rio yang kemaren sore juga memetik buah semangka dan melon yang mereka taruh di gudang
" Iya mba , sana mas Rio di taruh di gudang belakang biar disini ngak penuh " Kata yu Irah yang sampai bosan makan pisang hasil kebun Ara.
__ADS_1
Dan ketika mereka asyik makan dan ngobrol terdengar suara nyaring dan
Brak............ Pyar .........