
Ara dan Rio saling menatap setelah tadi mereka bergumul panas Karna tak bisa menahan diri .Entah mengapa akhir akhir ini Ara semakin sering ingin disentuh suaminya itu seakan candu bagi Ara
" Jangan sering sering de Ara bisa lelah " kata Rio memeluk Ara .
" Ya mas , tapi Ara suka " kata Ara jujur lalu kembali mencium bibir Rio
" Sudah jangan mengoda mas , kalo mas kepengen nanti Ara kecapean " kata Rio yang tak mau membuat Ara lelah Walau ia masih mampu Namun ia masih membatasi diri Karna Ara masih sekolah dan pasti nya banyak tugas Ara yang harus di kerjakan Karna bila ia menuruti nafsu ia bisa kebablasan.
" Hehehe .....mas capek ya Apa Ara terlalu ganas " kata Ara tersenyum
" Ngak , mas hanya tak mau Ara kecapean kan masih ada tugas sekolah Kan kita bisa melakukan nya tiap malam " kata Rio
" Ya mas, Ara lupa " kata Ara memeluk Rio .Yang kini tak merasa malu lagi meminta nafkah bathin pada sang suami Karna membuatnya ketagihan Bahkan bila ia melihat pasangan mesra saja Ara ingin cepat cepat pulang .Untuk bisa bercinta dengan suaminya .
Rio pun tak pernah menolak bila Ara mengodanya Karna itu juga kebutuhan biologis untuk nya Namun ia masih bisa menahan dan membatasi diri Karna takut Ara kebobolan Kalo terlalu sering .
" Ayo mandi ini sudah mau magrib " kata Rio .
" Ayo...Tapi di mandikan mas ya " kata Ara manja
" Ya " kata Rio yang lalu mengendong tubuh polos Ara kekamar mandi Karna sudah hampir malam
***************
Di rumah besar Ferdi baru masuk kamar menjelang magrib Ferdi lalu bergegas mandi dan sholat di kamar .
" Kemana mereka kok sepi ?" kata Ferdi Yang mencari Aya ke luar kamar dan tak ada siapa pun disana
" Bi kok sepi , mereka pada kemana ?" kata Ferdi
" Di ruang tengah tuan " kata bi Siti tersenyum sambil membuat jus buah
Ferdi pun lalu bergegas keruang tengah dan mencari Aya namun ruangan terlihat sepi dan gelap Dan ketika Ferdi mencari stop kontak untuk menghidupkan lampu
Jlek.......
" Slamat ulang tahun , slamat ulang tahun , slamat ulang papi semoga .panjang umur " nyanyi Aya dengan tepuk tangan di ikuti si kembar mami papi dan semua orang di ruangan itu
" Astaga .... Kalian bikin kejutan " kata Ferdi tersenyum
__ADS_1
" Iya dong , slamat ya sayang " kata mami Yang memeluk Ferdi begitu juga papi Memeluk putra tunggal nya itu erat .
" Pa ... otong oe na " kata Afnan
" Oh iya potong kuenya bang " kata Aya
" Iya sayang ,Ayo papi suruh potong kue Afnan dan Aska mau makan kue " kata mami Lalu menarik meja yang beroda itu ketengah Dan membuat Tania bernyanyi
" Potong kuenya , potong kue nya , potong kuenya sekarang juga . sekarang juga .... sekarang juga .....plok plok. plok
Riuh suara membuat Ferdi tersenyum karna dua putra nya itu ikut bernyanyi walau dengan celotehan tidak jelas Namun usaha mereka berhasil membuat Ferdi terharu Kalo anak istrinya itu membuat kejutan untuk nya .
" Hahaha.....trimakasih papi sangat senang kalian ada buat papi " kata Ferdi mencium kedua pipi kedua buah hatinya itu dengan mata berkaca kaca
" Ayo tiup lilinnya bang make a wish dulu ya berdoa buat kita " kata Aya
" Ya Ay, kata Ferdi berdoa lalu meniup lilin nya sampai padam
" Plok.....plok.... plok.... Ye....... Kita potong kue nya sekarang " Kata Tania senang bersama Afnan dan Aska tertawa . Ferdi pun lalu memotong kuenya Lalu memberi kan potongan pertamanya pada Aya lalu papi dan mami nya dan juga anak anaknya Yang membuat semua orang yang hadir tersenyum Ferdi juga membagi kan nya pada Awan dan Yusuf .Hingga mereka semua kebagian Dan acara berlanjut makan malam di ruang tengah Yang membuat suasana jadi akrab dan meriah
" Trimakasih sayang " kata Ferdi mencium pipi Aya ketika Aya membawa piring berisi makanan untuk Ferdi
" Sama sama bang " kata Aya Yang menjadi perhatian Naura yang juga hadir bersama Reyhan dan mamah nya .
" Awas saja kalo dia berani Menyerang nona Aya akan ku buat perhitungan " kata Tina dengan wajah menyeringai menahan kesal .
" Ayo makan , nambah Lan Wan , Rey kamu juga " kata papi
" Saya ngak di tawari tuan " kata Tris protes pada tuan besar nya itu
" Hahaha ...kau juga bebas , mumpung gratis bos mu biar ngasih bonus malam
Ini Tris " kata papi tergelak
" Siap tuan , tidak menolak ." kata Tris tersenyum Yang datang bersama Bella Yang membuat Ferdi tersenyum Namun senyum nya seketika pudar ketika melihat kehadiran Naura .
" Rey....aku pikir kau datang sendiri " kata Ferdi melirik Reyhan
'" Ada mamah dan Tania juga Naura Fer tuh mereka lagi nyicip es buah " kata Reyhan tersenyum
__ADS_1
" O baguslah , asal tak membuat ulah saja " sindir Ferdi
" Mana brani gue Fer, tapi kalo berulah makan banyak boleh dong " kata Reyhan Yang mengangap sindiran Ferdi sebuah candaan
" Ya silahkan saja " kata Ferdi tersenyum tipis sambil melirik Naura yang ngobrol dengan Bella .
" Tris.... lihat buntut mu , jangan terjebak ." kata Ferdi bicara pelan sambil menyindir Tris
" Santai bos, masih dalam pengawasan " kata Tris yang tahu Alan dan Tina sedang mengawasi mereka
Ferdi pun sedikit tenang karna melihat Alan dan Tina terlihat mengawasi Naura tak berkedip Karna memang wanita itu terlihat mencuriga kan
Sedangkan Naura mendekati Aya Yang ngobrol bersama Tania dan Bella
" Hai Ay, lama tak bertemu apa kabar " kata Naura tersenyum
" Hai ... Juga mba saya baik baik saja Aya dengar mba Naura hamil . Selamat ya mba " kata Aya tersenyum
" Ya aku mau menyusul mu , apa rasanya bahagia menjadi seorang ibu dari anak kembar .Pasti kau sangat repot kan Ay " kata Naura tersenyum sinis
" Tidak repot juga, Saya malah bahagia karna anak anak kami tumbuh dengan baik " kata Aya Sambil melihat Afnan dan Aska Yang sedang makan kue di dekat Ferdi dan mami juga papi mertuanya Dengan di temani dua pengasuhnya
" Tapi apa kau tidak tahu, kalo ada anak lain selain mereka .Kau kan tahu suami mu seorang playboy " kata Naura sedikit berbisik Membuat Tania menatap tajam Naura Yang duduk di dekat Bella
" Jangan percaya ra, dia ingin mencuci otak mu dengan pikiran kotor " kata Tania pada Aya
Deg.....
Aya pun terdiam dan menatap Naura sesaat Karna dia tahu selama ini ada saja cara Naura membuatnya kesal. Yang membuat Aya tersenyum lalu mendekati Naura dan berbisik
" Ah masa sih , aku tak percaya pada mu mba Mungkin kau ingin mempengaruhiku Tapi harus kau tahu aku orang pertama Yang meruntuhkan kejantanan tuan muda Ferdi Dan membuatnya tak berdaya Dan terkapar lemas diatas ranjang Dan bisa membuat dua pewaris sekaligus Di luar sana paling hanya sisa sisanya saja Tak masalah dia mencari kesenangan Tapi dia slalu mencari kepuasan pada istri muda nya ini Karna dia tak tertarik dengan wanita tua .Oh ya apa mba tahu dia slalu terkulai lemas padaku . Bahkan kami bisa bercinta sampai pagi .Jadi tak mungkin kan diluar sana bisa jadi " kata Aya dengan percaya dirinya sambil tersenyum angkuh .
" Mampus " guman Tania tersenyum Melihat wajah Naura memerah malu Karna fakta nya Aya memang masih muda Dan sangat jelas Aya mampu memuaskan Ferdi kapan saja ia mau .
Dan lagi Aya istri sah nya .
Jleb.
Naura pun tak bisa bicara lagi .Karna Aya mematahkan serangan nya Lalu terdiam sambil mengambil makanan Yang membuat Tania tersenyum pada Aya Sambil menyenggol kakinya
__ADS_1
" Santai saja " kata Aya tersenyum lalu kembali ngobrol dengan Tania dan Bella
Sedangkan Naura mengepalkan tangan nya Yang terlihat jelas oleh Tina.