Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 326


__ADS_3

Sepulang sekolah Ratih pun pulang kerumah nya Untuk mengambil pakaian nya lebih dulu Dan lalu kembali kerumah Aya Dan ia pun lalu menemui Ara untuk belajar bersama sebelum mereka pergi bekerja .


" Slamat ya Rat , akhirnya nikah juga malah lebih cepat dari Nila " kata emak Ketika Ratih dan Ara baru sampai di cafe


" Makasih mak , mudahan Nila juga dalam waktu dekat ini menikah " Kata Ratih tersenyum Karna kini ia tak repot lagi mencari pacar Atau pun laki laki teman sekolah nya Karna selama ini hanya dirinya yang belum punya pasangan .


" Alhamdulilah , kalo sudah nikah Tapi di jaga ya Rat .Mamah Sila ikut senang Ratih sekarang sudah punya pasangan Bisa bebas berduaan ngak akan ada omongan orang desa lagi kan. Dan lagi ngak masalah masih muda Seperti Ara dan Rio Yang penting tetap rukun " kata mamah Sila tersenyum.


" Ya mah , terimakasih doa nya " kata Ratih tersenyum


" Cie.....Yang sudah nikah , pasti masih hot hotnya kan Rat " kata Ayu


" Tapi kok belum syukuran nih Rat " kata emak Paijo


" Belum mak, Kata bapak biar nunggu bang Reyhan punya waktu longgar Walau sederhana tapi tetap diadakan " Kata Ratih yang memang ingin mengadakan syukuran di rumahnya


" Ya nanti gue sumbang Rat, kan lele di kolam banyak , gratis buat lho " kata Ara


" Ya ra, trimakasih nanti aku bicarakan dulu dengan abang " kata Ratih


" Ya bagus lah , Trus kita akan tutup cafe dong ra Bila ada syukuran " kata Nila


" Iya sehari doang " kata Ara


" Tak masalah biar bisa libur " kata Ayu tetangga Nila


Yang membuat mereka kumpul bersama Karna di waktu magrib cafe sepi Dan bergantian sholat Dan Ara sedang tak sholat Jadi ia hanya duduk menunggu di kasir bersama Ayu


Malamnya Ara pulang di jemput Rio Dan sekalian mengantar Nila kerumahnya Sedangan Ratih di jemput Reyhan .Karna tadi Reyhan bilang lembur Dan Ratih bisa menunggu sambil menemani mamah Sila memasak


" Alhamdulilah " kata Reyhan Yang sudah sampai rumah .


" Abang sudah mandi ?" kata Ratih


" Belum , Apa de Ratih bisa buat kan teh jahe buat abang " kata Reyhan


" Ya bang " kata Ratih Yang lalu melangkah kedapur membuatkan teh jahe untuk Reyhan Lalu membawanya ke dalam kamar


" Bang ini " kata Ratih yang meletakkan nya di atas nakas .


" Ya taruh disitu dulu " kata Reyhan yang merebahkan tubuhnya diatas ranjang Karna lelah


" Sini pijit abang " kata Reyhan


" Apa abang capek " kata Ratih


" Ya hanya capek sedikit " kata Reyhan sengaja ingin melihat apa reaksi Ratih padanya .

__ADS_1


Ratih pun lalu mendekati suaminya itu Terlihat dada bidang Reyhan sedikit berbulu ketika Reyhan membuka bajunya Yang membuat Ratih mengambil minyak kayu putih dan menggosok gosok nya di punggung Reyhan pelan .


" Apa Abang tadi makan siang " kata Ratih .


" Hanya terlambat sedikit " kata Reyhan tersenyum Lalu menarik tubuh Ratih dalam pelukan nya


" Bang " kata Ratih gugup ingin bangun Namun Reyhan menjepit dua kaki Ratih dengan kakinya yang cukup besar .


" Abang mau apa ?" kata Ratih semakin gugup Karna dadanya makin berdegup kencang.


" Apa abang ngak boleh memeluk Ratih seperti ini " kata Reyhan menatap Ratih lekat .


" Ya boleh kan Ratih istri abang " kata Ratih bingung


" Bagus lah kalo Ratih sudah tahu kata Reyhan tersenyum lalu menahan tekuk Ratih dan mencium bibir mungil itu dengan nafsu Dan lalu memeluk tubuh Ratih erat Dan membalikkan tubuhnya Hingga posisi Reyhan di atas Ratih .


" Bang ......." kata Ratih kaget Ketika ia berada di bawah tubuh Reyhan


" kita bermain , seperti dikebun kemaren ya pasti de Ratih suka " kata Reyhan tersenyum


" I.....iya .....tapi bang " kata Ratih


Belum lagi Ratih selesai bicara Reyhan pun langsung membekap bibir Ratih Dan malam ini ia tak ingin gagal lagi. Reyhan membuat Ratih menggeliat seperti ulat karna ulahnya Dan Ratih pun terbawa suasana .


" Santai ..... nikmati lah bisik Reyhan sambil mengigit pelan telinga Ratih Dan tangan nya bergerilya pasti hingga turun ke leher


" Boleh abang masuk " kata Reyhan .


" Bang ..... Kita ngapain kok bisa...... " kata Ratih


Reyhan pun kembali membekap bibir Ratih Agar Ratih tak bicara


Yang membuat Ratih kembali terbuai Hingga Reyhan bermain manis Dan tiba tiba


" Ratih buka pintunya " Teriak Ara


" Bang itu Ara " kata Ratih kaget


" Ah menganggu saja , biarkan saja jangan bersuara " bisik Reyhan


" Tapi bang ." kata Ratih bingung Karna di tindih tubuh Reyhan yang berat Dan ia tak bisa bangun


" Kau milikku sekarang , biar kan saja Ara disana nanti kalo bosan juga dia pergi sendiri " kata Reyhan .Yang tak mau diganggu Dan kembali ******* bibir Ratih Agar istrinya itu tak bersuara


" Bang ....." kata Ratih mendesah


" Mendesah lah " bisik Reyhan .

__ADS_1


Yang membuat Ara cemberut di depan pintu Ketika pintu kamar Ratih tak di buka. sama sekali ." Pasti tuh om om ngak mau diganggu " kata Ara


" De ayo biarkan saja mereka pasti sudah tidur " kata Rio


" Belum orang tadi baru datang Pasti si om om sedang melancarkan aksinya " kata Ara


" Ya biarkan saja Kan mereka sudah menikah , ayo pulang " kata Rio mengandeng Ara kembali kerumah mereka


" Bang sudah ayo tidur , tuh Ara sudah pergi " kata Ratih


" Tangung de " kata Reyhan .


" Aa .......mpt .......mpt " Ratih .ingin berteriak Tapi Reyhan membekap dengan tangan nya


" Shut jangan berisik " bisik Reyhan mencium bibir Ratih dan ******* kembali Dan pelan pelan membuai Ratih Sambil memeluk nya Dan semakin menindih nya Karna ia tak ingin gagal malam ini .


" Tapi bang " kata Ratih Yang merasa ada sesuatu yang mengganjal


Reyhan tak perduli Dan ia membekap bibir Ratih yang mengoceh sambil melancarkan Aksi Dan Ratih tak bisa berbuat apa apa lagi Karna Reyhan sudah menguasai tubuhnya Dan ketika penyatuan pun Ratih tak bisa bersuara Karna Reyhan pintar mengalihkan perhatian nya .Dan malam itu Ratih pun tahu apa maksud Ara dan Nila


Dan Reyhan pun tersenyum Ketika sudah mendapatkan apa yang ia mau .Sambil menatap Ratih yang tertidur pulas karna lelah Dan Reyhan masih fokus pada wajah Ratih yang membuatnya terlena pada gadis mungil itu


" Kini kau miliki Rat , aku tak akan melepaskan mu " kata Reyhan tersenyum Dan ia Reyhan tahu kenapa Ferdi memilih menikah dengan Aya gadis yang jauh lebih muda


Lama Reyhan menatap istri kecilnya Itu Yang ia nikahi tanpa disengaja Dan kini ia bisa bebas menggaulinya Tak seperti Naura yang slalu punya alasan untuk bisa menolaknya


Setelah cukup lama memandang wajah Ratih Reyhan pun kembali memuaskan dirinya Sampai ia tertidur dini hari Dan terbangun Ketika terdengar suara Ayam jantan berkokok


" Ugh.......lenguh Reyhan memeluk tubuh Ratih yang masih terlelap Dan mencium bibir nya


" Bang ...... Kok ngak bangunin Ratih Nanti Ratih bisa terlambat " kata Ratih yang ingin bangun .Tapi Reyhan memeluk nya erat .


" Bang ...." kata Ratih


" Hari ini kita dikamar saja , biar sekolah nya besok saja ya. Abang akan mintakan izin buat Ratih " kata Reyhan


" Tapi bang Ratih harus mandi dulu ini pasti bau kecut " kata Ratih


" Ngak perlu nanti mandinya sama abang " kata Reyhan menatap dalam mata gadis hitam manis itu .


" Tapi mau ngapain di kamar seharian Apa abang ngak kerja " kata Ratih .


" Kerja nya besok , hari ini abang mau main kuda kudaan sama Ratih " kata Reyhan tersenyum


Yang membuat Ratih teringat perkataan Ara Kalo ia dan Reyhan .......


" Astaga .....jadi " kata Ratih baru sadar tadi malam ..... Semalaman Reyhan sudah mengerjainya .

__ADS_1


" Kenapa ?" kata Reyhan


" Tidak bang " kata Ratih yang hanya diam Merasa kan ada sesuatu di bawah sana yang mulai........


__ADS_2