
Pagi ini Ferdi baru saja di telpon sang papi Yang membuat dahi Ferdi mengkerut karna mendengar ia akan ke jepang bersama sang papi Dan ia akan meninggal Aya lagi beberapa hari .
" Abang kenapa ?" kata Aya yang menyiapkan baju kerja sang suami
" Papi dan abang akan ke jepang besok lusa. Abang akan ninggalin Aya disini oh ya apa sudah pesankan pesanan mami Maaf sebenarnya abang mau bawa Aya pulang Tapi karna mendadak Aya tinggal dulu ya sayang " kata Ferdi memeluk Aya yang sebenar berat ia tinggal kan
" Ya bang ngak pa pa " kata Aya yang tahu resiko punya suami sibuk bekerja
" Abang akan jemput nanti bila sudah pulang dari sana " kata Ferdi
" Ya bang Aya tahu abang sangat sibuk " kata Aya Yang tahu semakin banyak uang dan kedudukan seseorang semakin jauh ia dengan keluargganya karna kesibukan nya membuat mereka lupa ada seseorang yang rindu menunggu dan menanti mereka dirumah Karna Aya juga pernah merasa kan itu di waktu ayah nya masih berjaya
" Trimakasih " kata Ferdi mencium pipi Aya Lalu memasang pakaian nya Dan Aya pun membantu memasang dasi suaminya Setelah rapi Aya pun menemani Ferdi untuk sarapan bersama .
Aqila dan Via sudah berangkat sedari tadi mengurus cafe untuk menunggu meja dan kursi yang akan diantar Sekalian membersihkan kamar Mereka akan tinggal di sana sementara waktu sambil kuliah .
Lalu Aya pun mengantar Ferdi ke halaman setelah selesai sarapan
" Abang berangkat dulu ya, hati hati dirumah " kata Ferdi
" Ya bang ,abang juga " kata Aya melepas suami nya itu masuk kedalam mobil .Dan hilang di depan persimpangan jalan Dan Aya pun .lalu menutup pintu pagar .
" Aya " kata pa Kevin yang keluar dari rumah Ara
" Lah .. ayah belum berangkat " kata Aya kaget melihat ayah nya masih dirumah Karna mobil sudah tak ada .
" Hari ini Rio ditemani mamang antar kopi Ayah mau cek up nak, oh ya apa suami mu akan tinggal lama disini " kata Ayah menatap Aya
" Lusa abang ke jepang yah . Mungkin abang sibuk .Abang bilang Aya tinggal disini dulu " kata Aya
" Ya nak mungkin suami benar benar sibuk . Mengertilah pasti Aya akan dijemput nanti sepulang dari sana .Sementara disini dulu saja " kata pa Kevin mengusap bahu anak nya itu Yang tahu Aya hampir celaka Ketika ingin pulang Dan menantu nya menceritakan itu padanya kemaren . Yang membuat pa Kevin tak bisa tidur tahu putrinya itu dalam bahaya . Karma ia tahu seperti apa bisnis yang di pengang keluargga Ferdinan. Dan lagi Ferdi satu satunya pewaris tunggal Yang membuat orang pasti ingin menyingkirkan putrinya
" Ayah tak akan tinggal diam saja nak bila kamu dalam bahaya " kata pa Kevin dalam hati .
Karna ia sudah kehilangan sang istri jadi ia juga tak ingin putrinya itu celaka Yang membuat pa Kevin berusaha menemukan siapa pelakunya. Karna dulu bunda Aya juga pernah mengalaminya namun selamat Tapi sayang usahanya bangkrut. Membuat pa Kevin hancur Dan ia menikah lagi Tapi ia kembali terjatuh Sampai Aya menjadi korban
__ADS_1
"' Ayo masuk nanti mau ayah cek up Aya mau kan menemani Ayah " kata pa Kevin
" Ya yah . Ya sudah Aya telpon mami sebentar ya yah buat mengirim gambar " kata Aya
" Ya nak " kata ayah tersenyum
Aya pun masuk kedalam rumah Pa kevin pun lega dengan membuang nafas kasar
Lalu ikut masuk kedalam rumah untuk menghubungi Rio
*********
Di kantor Ferdi yang sibuk di temui pa Angga Asisten sang papi Untuk memberi berkas yang Ferdi minta Untuk di bawa ke jepang lusa Dan hari ini semua harus sudah siap
" Apa sudah lengkap pa " kata Ferdi
" Ya tuan muda ini semua berkas yang akan dibawa Yang membuat pa Angga kaget Karna Ferdi sudah dewasa Dan setahunya dulu anak itu masih sma ketika ia baru menjadi assisten pa Sandi
" Trimakasih pa Apa bapa sehat " kata Ferdi yang tahu pa Angga kepercayaan sang papi .
" Ya oh ya aku dengar Andika juga bekerja disini bagaimana kabarnya " kata Ferdi menatap pa Angga sambil tersenyum
" Ya dia menjadi manager di show room tuan muda Agar lebih mudah menapaki karier nya " kata Pa Angga yang tak mungkin mengambil posisi tinggi karna masih banyak karyawan lama
" Oh ya bagus lah terimakasih pa data nya sudah lengkap mungkin Ferdi akan pulang besok " kata Ferdi
" Ya tuan muda " kata pa Angga Yang sudah tahu cepat atau lambat Ferdi akan mengantikan sang papi. Hanya tinggal menunggu waktu nya saja .Karna secara simbolis Ferdi sudah mengambil alih semua keputusan perusahaan .
" Kalo begitu saya permisi tuan muda " kata pa Angga
" Ya pa terimakasih " kata Ferdi tersenyum ramah pada pa Angga
Pa Angga pun lalu keluar dari ruangan Ferdi dan kembali keruangan nya .Lalu duduk untuk memeriksa pekerjaan lain
" Siang pa " kata sekertaris pa Angga
__ADS_1
" Ya masuk lah Ada apa " kata pa Angga menatap Bella
" Apa dia presdir muda ?" kata Bella menatap Angga
" Ya kenapa apa kau tertarik , jangan kau bilang ingin ingin merayunya " kata pa Angga Menatap Bella yang berpakaian sangat seksi
" Apa salah nya mencoba kan .pa Lagi pula presdir tua akan di ganti " kata wanita itu tersenyum penuh arti
" Apa kau yakin bisa mengodanya bila papinya saja kau tak mampu Apalagi putranya " kata pa Angga yang tahu sekertarisnya sangat senang bermain api
" Ya ampun pa, kan harus pelan pelan " kata Bella mendekati pa Angga yang sudah lama menduda ditinggal sang istri Namun ia belum mau menikah lagi
karna membesarkan Andika dan Ananda
Agar bisa sukses .
" Kau ini Apa kau tak ingin menikah " kata pa Angga ketika merasakan tangan Bella meraba sesuatu dibawah sana .
" Saya belum mau terikat pa Dan masih ingin bebas " kata Bella yang lalu duduk di pangkuan pria tua itu Yang sudah seharusnya pensiun Namun karna kesepian ia masih ingin bekerja selagi masih kuat .
" Bell sudah bapa ingin berkerja " kata pa Angga merasa tak nyaman
" Ih bapa tumben menolak biasa nya juga langsung mau " kata Bella mengecup bibir pa Angga
" Ada Presdir di ruangan nya tak aman bila aku sibuk sendiri .Lagi pula masih banyak waktu " kata pa Angga yang sudah biasa memakai Bella sekertarisnya Bella memang penganut kebebasan salome sudah biasa baginya Karna ia biasa hidup di luar negeri Dan lagi Bella bukan seorang muslim Jadi tak aneh bila karier nya melesat dengan cepat Karna ada campur tangan orang lain
Plus hadiah pribadi
Mata Ferdi terbelalak ketika Bella memasuki ruangan nya dengan pakaian seksi memperlihat kan buah dada montok Dan rok super ketat yang membuat mata orang melihatnya pasti tergiur karna memperlihat paha yang mulus putih terpampang nyata
" Siang pa , presdir memanggil saya " kata Bella tersenyum manis dan mengoda sambil tersenyum
" Ya " kata Ferdi menarik nafas kasar
Yang membuat nya merasa jijik melihat Bella seperti itu
__ADS_1