
Di rumah besar Ferdi baru saja pulang ketika melihat mami nya mengandeng dua putranya itu Dan papinya mengikuti mereka dari belakang
" Mau kemana ?" kata Ferdi
" Papi ....kami mau jalan jalan sama jajan juga " kata Afnan
" Aish.... kalian ini , ya sudah sana apa Aya sudah pulang mi ?" kata Ferdi
" Aya di ruang kerjanya " Kata mami
" Ya sudah hati hati " kata Ferdi
" Ya pi dadah " Kata Aska melambaikan tangannya bersama Afnan
" Dah " Kata Ferdi Lalu menuju ruang kerja sang istri
Clek.......
Aya menoleh ketika pintu terbuka lalu tersenyum Ketika melihat suami nya itu masuk Dan menghampirinya
" Abang baru pulang ?" kata Aya
" Ya abang mau mandi ayo temani " Kata Ferdi yang memainkan kedua alis matanya .
" Hehehe.....astaga apa abang masih bayi Masa harus Aya mandikan juga " Kata Aya terkekeh
" Ya bayi besar " Kata Ferdi tersenyum dan memeluk istrinya itu .
" Sebentar tuan Ferdi , Aya selesaikan ini dulu " Kata Aya tersenyum .
" Aish kan ini suami mu ini masih kaya Kenapa harus kerja lembur Santai sedikit sayang " Kata Ferdi mencium leher Aya Yang membuat bulu kuduk Aya seketika meremang merasakan keliaran suaminya itu .
" Cuma sebentar bang tangung " Kata Aya melanjutkan laporannya Karna tangung tinggal sedikit .
" Baiklah " Kata Ferdi sambil menarik kursi dan duduk di sebelah Aya Sambil membuka undangan para pengusaha butik
" Aya dapat undangan lagi " Kata Ferdi membuka undangan itu
" Ya bang " Kata Aya
" Hati hatilah dalam bergaul " Kata Ferdi Mengingatkan Aya Sambil melihat nama yang tercetak di dalam undangan
" Memang kenapa bang ?" kata Aya heran
__ADS_1
" Dia putri seorang pengusaha berpengaruh, jangan terlalu dekat Karna Ayahnya geng mafia " Kata Ferdi
" Wow .... apa dia bertangan dingin dari abang " kata Aya
" Ya mungkin lebih mengerikan lagi . Mereka bisa membunuh lawan nya dengan mudah Dan juga memotong tubuhnya untuk makanan anjing peliharaan mereka Dan wus ..... lalu Lenyap begitu saja " Kata Ferdi
" Hi .... mengerikan sekali " kata Aya bergidik ngeri Sambil menatap suaminya itu Sambil menyimpan semua data nya Lalu menutup laptopnya
" Apa papinya termasuk oligarki 9 naga itu Aya pernah dengar para taipan indonesia itu berkuasa " Kata Aya
" Ya begitu lah, kita say hello saja Tak perlu ikut campur urusan mereka" kata Ferdi menelisik wajah Aya serius
" Bagaimana Aya bisa tahu ?" kata Ferdi
" Aya sering baca majalah tempo dulu Karna ayah suka berlangganan." jawab Aya teringat saat sang ayah
" Ya kita hanya berhati hati Karna kita hanya murni berbisnis Bukan mencari yang lain Sedangkan mafia ia bergerak dan peredaran bisnis judi . obat terlarang dan tempat tempat maksiat Dan itu di sokong oleh pemerintah Dan juga di legalkan Kekayaan satu orang dari mereka bisa Untuk memberi makan ratusan rakyat di negara ini " jelas Ferdi
" Ya bang Aya mengerti " kata Aya tersenyum
" Abang hanya mengingatkan Aya saja " Kata Ferdi mencium pipi Aya Lalu Ferdi langsung menggendong nya menuju kamar mereka .Mumpung anak anaknya pergi bersama opa dan oma nya .
**********
Aya yang mulai menampakan kakinya memang masih dalam tahap belajar Dan suaminya benar Karna ia harus berhati hati dengan para pesaing nya juga relasi bisnisnya
Bukan hal aneh bila banyak musuh Yang akan mengintai nya Bahkan bisa saja menjatuhkan nya Bila Ia gegabah maka semuanya akan hancur Karna ia anak baru yang harus banyak belajar Tidak seperti Ferdi yang sudah pernah berkumpul dan banyak tahu tentang para relasi bisnis Dari yang lama dan yang baru Apa lagi pengusaha pemain lama Yang bisnis nya sudah menggurita dan mendunia
" Ya tuhan berikan aku kemudahan dalam tiap langkah ku Dan lindungi aku dari tangan tangan orang jahat " doa Aya dalam hati Ketika ada seorang teman bisnisnya kemaren mengajaknya untuk bersenang senang .
Flash back
Aya baru saja duduk ketika seorang wanita relasinya Menghampirinya Sambil membawakan minuman anggur padanya
" Mau anggur " kata Tasya padanya
" Tidak aku belum biasa minum " kata Aya menolak sopan
" Hei ... kau harus mencobanya Agar kita bisa mendekati Panji dan Andi winata Mereka itu pengusaha terkenal disini " Kata Tasya
" Ya aku tahu terimakasih .Tapi aku disini saja ya Kepala ku sedikit pusing maaf " Kata Aya memberi alasan Karna tak ingin berbaur Tapi sebagai ia pendatang baru Yang belum terbiasa Aya tetap bersikap ramah dan sopan pada wanita wanita sosialita high class itu Karna ia tak ingin mencari masalah di tempat itu
" Kau ini , hei Angel dari mana ?" kata Tasya tersenyum memanggil temannya yang lewat
__ADS_1
" Tuh ....ayo ikut kesana ada Antony salim disana " Kata Angel
" Ayo Ay ikut ....dia pengusaha terkenal lho " bisik Tasya pelan
" Kalian saja " Kata Aya tersenyum
" Aish kau ini, kita perlu cari bekingan buat cepat sukses " kata Tasya
" Kau duluan saja " kata Aya yang tetap bertahan dengan egonya Karna memang ia datang untuk sekedar menyapa relasi bisnisnya bukan untuk bersenang senang
" Wow..... bukannya itu Antony Salim pengusaha Indofood yang terkenal itu " Kata seorang wanita yang duduk di dekat Aya .
" Ya beb, wah jadi istri simpanan saja aku mau kok Asal ngak perlu kerja ribet Karna pusing ikut fashion show Yang penting uang ku mengucur tiap hari " Kata temannya terkekeh
" Hahaha ..... ngarep lho emang dia mau ? Lihat saja tuh Dia saja terkesan jual mahal pada semua wanita wanita yang mengidolakannya Karna dia merasa punya banyak uang " Kata wanita itu
" Iya lah , Karna untuk bayar wanita satu milyar satu malam saja dia mampu kok ." kata temannya .
" Astaga gila mereka kesini hanya untuk pesta mata bukan berbisnis " batin Aya jengah Mendengar pembicaraan dua wanita itu Yang membuat Aya turun dari kursi nya Lalu bergegas keluar dari keramaian untuk pulang kerumah
" Ken ayo pulang "' kata Aya
" Baik nona " kata Ken Yang membuka kan pintu mobil untuk Aya masuk .
Flash Off
" Aya berpakaian setelah mandi Dan setelah rapi Aya memandang dirinya didepan kaca Orang akan mengira Aya masih gadis Karna umurnya Yang masih 22 tahun Membuat bodynya berbentuk dan seksi .Padahal ia sudah punya dua anak dari suaminya
" Mhem ......dehem Ferdi mencium Aya
" Abang sudah bangun , mandilah biar Aya bikinkan susu jahe " kata Aya
" Baiklah cantik tapi nanti malam kita bermain lagi ya " kata Ferdi tersenyum
" Astaga bang Aya capek kan bisa besok lagi tuan Ferdi " Kata Aya mencium pipi Ferdi Lalu bergegas keluar dari kamar Karna tak mau berdebat dengan suaminya itu .
"' Hahaha. ........" gelak Ferdi yang sengaja mengoda istrinya itu Karena semakin kesini Aya semakin cantik saja di mata Ferdi Gadis yang dulu polos itu kini sudah bisa memoles dirinya sendiri untuk berdandan cantik .Dan sekarang ini adalah masa masa Aya tumbuh menjadi gadis yang mempesona
Sedangkan Aya sibuk membuat susu jahe di dapur sambil mengomel sendiri
" Dasar suami mesum , kalo ngak suami ku Dan papi nya si kembar bisa aku sunat sampai habis Apa di otak nya hanya itu Yang dia pikirkan .. " Kata Aya bergumam pelan Hanya terdengar untuk dirinya sendiri Karna tak mungkin ia brani berkata seperti itu didepan orangnya langsung
Karna badanya nya sudah serasa remuk di hajar suaminya . Tapi itu saja masih kurang bagi Ferdi Yang membuat Aya tak habis pikir Kenapa laki laki slalu mengutamakan kebutuhan biologisnya Yang membuat Aya kadang stress bila suaminya itu memintanya terlalu sering
__ADS_1