
Aya pun lalu melangkah ke kolam renang dan melihat dua bayi nya itu berada dalam bebek terapung Yang membuat kedua sangat senang.
" Ayo kak turun " kata Ara yang mengawasi Aska dan mami Risma mengawasi Afnan
"Kalian saja de , kan kakak baru mandi " kata Aya menolak
" Yah ngak seru dong kan biar heboh " kata Ara tersenyum sambil menyirami Aya air Namun Aya dengan gesit menghindari cipratan air dari Ara
" Hahaha .......... turun , Ay biar seru " kata mami
" Dingin mi, tadi sudah lama berendam malah " kata Aya tertawa Karna tadi ia memang mandi bersama sang suami .
Byur............
" Aaa...........Tania jahat " Teriak Aya kaget Karna Tania langsung ikut menariknya ke kolam renang .Yang membuat Aska dan Afnan tersenyum senang melihat Aya berenang .
Sedangkan di kantor Ferdi mereka baru saja menindak lanjuti perusahaan Frans .
Yang sudah berani mengusiknya.
" Kita lihat seperti apa kesombongan nya hari ini " kata Tris melihat pasar bursa efek
" Ya buat ia di lelang , Dan tahu siapa kita . Apa mereka pikir aku diam saja slama ini. Mereka mungkin berpikir aku tak berani melawan mereka Tapi kita lihat sejauh mana mereka bermain " kata Ferdi Yang mulai kesal pada Frans
" Ya bos mereka pikir kita diam slama ini karna tak berani .Tapi sekarang kita akan buat mereka menyesal " kata Tris
Yang memang membiarkan dulu musuh mereka menyerang. Agar mereka aman Dan laporan tak akan meraka cabut . Karna Tris hanya sedang mengumpan musuh musuh mereka.
Ferdi pun lalu melihat indeks saham mereka dan menonton sambil santai Menunggu para musuhnya terpancing
Untuk mengikuti permainan .Alan yang duduk santai menunggu Hanya menonton sambil menikmati kopi pahit di depan para pebisnis itu
Di tempat lain di dalam sel istimewa
Frans berdecak kesal Karna perusahaan nya sedang bermasalah
" Ada apa ?" kata teman nya
" Aku tidak tahu ,Ada masalah dengan perusahaan Tadi Yoda menghubungi ku " kata Frans
" Bagaimana bisa bukan nya kemaren semua nya masih aman Dan terkendali " kata teman Frans
__ADS_1
" Itu yang sedang ku cari tahu " kata Frans mondar mandir Karna ia dalam masa tahan 6 bulan Dan masih proses banding Padahal ia sudah Menyuap jaksa dengan uang pelicin Tapi belum ada kepastian bebas
" Sial...... sial .... kanapa bisa " kata Frans
Mulai berpikir tak tenang
Di kantor Ferdi . Tris Ferdi dan Alan duduk santai Mereka ingin melihat sampai mana kekuatan uang Frans berjalan Yang membuat Alan menarik nafas dalam .
" Mereka pikir bos tak berbuat apapun karna takut " kata Alan
" Ck ..... kita bukan takut tapi sedang menunggu Sabar adalah kuncinya " kata Tris tak terpancing emosi Karna ia tak gegabah dalam melawan musuh musuhnya .
" Ketika kau ingin melihat watak asli seseorang maka bersabar lah Karna kita akan melihatnya dengan jelas. Orang tak berubah karna waktu .Tapi memperlihat kan sisi aslinya .Karna hanya orang baik saja yang tak pernah berubah " kata Ferdi Yang sudah makan asam garam didunia bisnis. Hanya tidur dengan perempuan Yang tidak dia pernah ia lakukan Meniduri perempuan bukan hal sulit bagi nya Karna ia punya uang dan kekuasaan Tapi sekali saja dia terjebak Maka Ferdi akan sangat yakin Banyak skandal yang akan menjatuhkan nya. Itu lah sebabnya sang papi super ketat mengawasi nya. Ia bisa berkencan dengan siapa pun Tapi tak pernah meniduri nya. Kecuali ia menikahinya
" Iya tuan untung nona Tania kembali bersama tuan Deril " kata Alan
" Itulah yang ku mau , dari pada ia punya suami mantan casanova .Pada akhirnya ia akan sakit hati " kata Ferdi yang tahu Tania gadis baik Hanya perlu waktu untuk merubah nya
" Apa kau tak ingin menikah Lan , kan ada Tina " kata Tris
" Aku sedang pedekate Tris , santai saja " kata Alan
" Aku mendukung mu Lan " kata Ferdi
" Ya aku ikut senang Lan , aku tunggu undangan saja " kata Tris
" Ck kau saja menikah diam diam tak memberi ku undangan " kata Alan
" Itu darurat Lan, kasus nya sama dengan tuan muda mu " kata Tris Sambil melirik Ferdi .Lalu menceritakan awal nya bisa bertemu Bella dan sampai ia menikahi nya Yang membuat Alan tersenyum .
" Sungguh jodoh tak di sangka rupanya bisa membawa takdir indah , Tadi nya aku pikir nona Aya bakal sakit hati dengan tuan muda Tapi ternyata akhir nya Ia menjadi ratu di rumah besar " kata Alan tersenyum
" Apa kau tahu ceritanya Lan" kata Tris
" Iya dong malah dari awal ." kata Alan tersenyum lagi
Yang membuat Ferdi melirik nya tajam
Karna Alan lah yang menyimpan cctv di kamarnya .Sehingga rahasia nya terbongkar
Dalam rangka menyembunyikan Aya
__ADS_1
" Bagaimana bisa " kata Tris penasaran
" Aku rasa itu bisa kau tanyakan langsung Tris pada tuan mu " kata Alan Yang memang sempat menonton adegan ranjang Ferdi dengan Aya selama dua jam lebih .
" Ck ..... awas saja bila kau buka mulut Lan " ancam Ferdi
" Hahaha......tuh Tris aku terancam sekarang Padahal aku bekerja dengan tuan besar Bukan tuan muda " sindir Alan tertawa
" Hahaha....... tapi kau mati langkah Lan . Karna sekarang bosnya Ferdi " kata Tris . Yang tahu Ferdi tak bisa memecat Alan sembarangan. Karna Alan adalah orang kepercayaan sang papi . Beda hal dengan Dirinya yang memang di pekerjakan Ferdi langsung .Jadi walau ia punya kedudukan tinggi di perusahaan . Namun Alan masih diatas nya.
Cukup lama mereka ngobrol sampai Makan siang datang Dan Wina ikut bergabung dengan mereka Dan hanya para bodyguard yang makan di luar.
*********"
Di rumah besar Aya baru saja membantu Ara packing oleh oleh Ketika Rio pulang bersama bi Yam dan Tina
" Aaa.....uuuu" kata Afnan ingin mengambil makanan yang di siapkan diatas meja tamu .
" Kakak belum bisa makan nak, itu buat orang yang punya gigi " kata Aya
" Biar kan Ay , suruh jilat jilat saja pasti dia suka " kata mami
" Tapi mi , takut kebiasaan kan belum bisa makan " kata Aya
" Hahaha...... tapi bila kau tak memberikannya . kak Afnan dan Aska akan kekeh meminta Ay , Kaya ngak tahu sifat papinya saja Yang menurun pada mereka berdua " kata mami Risma
Aya pun lalu membuang nafas kasarnya Dan memberikan sedikit roti itu dengan melembutkan nya terlebih dulu .Lalu menyuapinya pada Afnan dan Aska .
" Aaa......" kata Afnan tersenyum
" Kakak suka ya, tapi kok ade ngak ya " kata Ara terkekeh melihat salah satu wajah keponakannya itu berubah Ketika memakan kue bolu keju
" Berati Aska tak suka keju Ay " kata mami melihat Aska dengan wajah manyun .
" Hahaha ....iya mi lucu " kata Ara .
" Belum terbiasa mi, makanya wajah ade langsung datar " kata Aya yang sudah biasa Melihat perbedaan dari kedua putranya Walau lahir kembar Tapi sifat mereka berbeda Dan kesukaan mereka juga mirip Tapi tak semua nya sama.
" Ya Ay , biar kita bisa melihat kebiasaan mereka dari kecil .Sebagai ibunya kau bisa membedakan apa kesukaan mereka nak. Biar sejak dini kita tahu. Dan ketika mereka dewasa akan lebih mudah mengatur nya " kata mami Yang memang memperhatikan khusus kedua cucu nya itu Dengan cukup hati hati Agar tahu sifat dan kepribadian nya.
" Iya mi " kata Aya Mengusap mulut Aska yang celemotan dengan keju
__ADS_1
" Seperti nya Aska suka coklat kak, Dan kak Afnan suka keju " kata Ara .
" Ya de " kata Aya tersenyum .Sambil menata kotak oleh olehnya di dus .Agar Ara bisa membawanya pulang Tanpa ribet dalam pesawat .Dan akan lebih praktis karna tak banyak barang