
Di sebuah apartemen Bella terbaring pingsan di kamar Tris Karna ulah Tris yang membuka rok nya tadi siang
" Dasar perempuan baru mau dikerjai malah pingsan Kan baru di cium doang " kata Tris bingung harus mengantar kemana ia tidak tahu Akhirnya mau tak mau ia membawanya ke apartemen nya Karna tadi Bella shock Karna Tris membuka resleting rok nya .
" Seperti nya ia gadis baik baik " kata Tris yang lalu menyelimuti Bella. Lalu kedapur untuk membuat makanan
Tak lama mata Bella terbuka dan melihat sekeliling nya
" Ya tuhan aku dimana " kata Bella melihat pakaian nya berantakan
" Hiks.....aku dimana.....hiks....... Bella pun menangis Mengingat kejadian tadi siang Dan melihat jam di dinding menunjuk kan angka jam 8 malam .
Bella pun bergegas bangkit dari tempat tidur Dan mengambil tas nya dan lalu merapikan pakaiannya Lalu keluar mencari pintu keluar Setelah menemukan nya ia berusaha membuka nya. Namun pintu nya terkunci rapat
" Kau mau kemana ?" kata Tris Yang membuat Bella terkejut
" Pa..... maaf bisa kah saya pulang " kata Bella menunduk malu
" Makan lah dulu , nanti ku antar pulang " kata Tris
" Tapi pa saya....." kata Bella menggantung
"Makanlah dulu , aku akan bertangung jawab bila terjadi apa apa Termasuk yang terjadi dengan tadi siang " kata Tris santai tampa beban
Deg.....
Bella pun mengangkat wajah nya menatap Tris lekat .Melihat wajah pria didepannya
" Kau tak percaya " kata Tris
" Malam ini pun tak masalah bila aku mau menikahi mu . Ayo makan dulu Setelah makan ku antar kau pulang " kata Tris
Dan Bella pun menurut karna tadi siang ia nekat menciumi pria itu untuk mempertahankan pekerjaan sampai ia pingsan .Entah apa yang terjadi hingga ia sampai berada di rumah pria .Yang kini berdiri di hadapan nya .Lalu Tris pun menarik tangan Bella menuju dapur .
Kedua nya makan dengan tenang .Bahkan Bella makan dengan lahap Karna ia sangat lapar Karna siang tadi ia belum makan sama sekali
Tris iba pada gadis di depan nya itu . Karna baru kali ini ia di cium seorang gadis. Dan itu sempat membuat nya hilang akal karna tergoda Namun karna Bella pingsan semua nya jadi buyar.
Setelah makan Tris mengantar Bella pulang ke rumah Bella .Yang cukup jauh Karna berada di pinggiran kota . Masuk perbatasan kota jakarta dan Bekasi .
" Kau naik apa berangkat kekantor" kata Tris melirik Bella
__ADS_1
" Bis pa, dua kali ganti bis pulang nya juga begitu. " kata Bella
" Huh...... apa kau baru bekerja di kantor Anton " kata Tris lagi
" Ya pa , baru dua minggu " kata Bella
" Berhentilah bekerja jadi istri ku saja.Apa kau mau " kata Tris menawarkan
" Tapi pa... " kata Bella
" Kenapa ? kan kita sudah melakukannya Apa kau tak takut hamil " kata Tris menakuti Bella
" Itu.......Tapi saya punya ibu dan adik pa Yang harus saya urus " kata Bella jujur .
" Tak masalah ini kartu nama ku bila kau berubah pikiran kau bisa menghubungiku Masalah bos mu biar itu jadi urusan ku " kata Tris melirik Bella.
" Iya pa terimakasih " kata Bella menerima kartu nama Tris
Tak lama mereka pun sampai tak jauh di depan rumah Bella di perumahan tipe 36 Yang tak jauh dari jalan besar. Bella pun lalu bergegas turun
" Terimakasih pa " kata Bella
" Ya sama sama " kata Tris yang lalu pergi meninggal Bella yang berjalan masuk kerumah nya.
Sedangkan Aya sedang meniduri kan si kembar ketika Ferdi pulang dari kantor Aya tersenyum menyambut suami nya itu Yang masih terlihat segar karna sore tadi mereka berdua memadu cinta di kantor . Yang membuat Aya malu karna pulang dengan rambut basah Yang menjadi perhatian Alan dan Tina.
" Abang ngak jadi lembur " kata Aya
" Ngak di rumah saja , kan ada yang menemani " kata Ferdi tersenyum Lalu mencium kening sang istri .Karna Aya dan anak anak nya kini adalah penyemangat nya Di kala Ferdi merasa lelah Dan semua rasa lelah nya terbayar kan Dengan melihat Aya dan si kembar di rumah
" Aya buatkan kopi ya bang " kata Aya mengambil tas kerja Ferdi
" Susu jahe aja sayang atau susu itu juga boleh ' kata Ferdi menujuk dada Aya pakai mulutnya .
" Ih abang kan tadi sudah , ya sudah Aya buat kan ya " kata Aya lembut
" Ya abang tunggu " kata Ferdi yang lalu masuk ke kamarnya .Sedangkan Aya kedapur membuatkan susu jahe untuk Ferdi sebagai ganti kopi
Di tempat lain Qila dan Awan sedang asyik nongkrong di cafe bersama Via dan Yusuf Karna Yusuf ingin memperbaiki rumah Via dengan jasa Awan Yang pintar mendesain rumah
" Yang ini lumayan bagus mas, ngak terlalu mahal " kata Awan
__ADS_1
" Ya ini bagus mas mau , kapan mau di mulai " kata Yusuf
" Terserah mas Yusuf lebih cepat lebih baik . Kita bisa langsung jalan dan siap bongkar . Trus mas Yusuf akan tinggal di mana kalo rumah nya di bongkar " kata Awan menatap Yusuf
" Di sini wan, kan kamar ku masih kosong Kamar Ara di pake Ratih dan Nila kalo lembur Kalo emak sama mamah Sila kalo siang . " kata Via
" Ya bagus lah . Oh ya bukan nya Mamah Sila juga lagi bangun rumah La di desa dekat bule mu " kata Via
" Iya tinggal separo lagi Vi, nanti kalo jadi kita pindah kesana. Kan masih belum selesai .Lagian kita belum bisa ninggalin kakung sendirian .Apalagi bibi sudah sepuh juga " kata Via
" Iya La , kasihan kakung kesepian kalo kami tinggal " kata Awan yang merasa senang sudah menikah . Karna sekarang makan nya lebih teratur Di Perhatikan Qila juga sang kakung . Walau Qila tidak memasak Qila membawa masakan dari cafe sisa yang ada. Karna di cafe berganti makanan baru tiap hari..
" Iya ya kasihan juga ya Tapi bule masih sehat kan La ?" kata Via menanyakan tante mamah Qila yang bisa di panggil mbah bule oleh Qila
" Ya alhamdulilah tiap minggu kita rutin menengok nya Vi, kan bagaimana pun beliau sudah banyak membantu mamah " kata Qila yang bahagia Karna sekarang ia hidup bahagia dengan Awan juga mamah nya Yang kini tak pernah lagi Tahu kabar sang papah Yang sudah membuang dirinya dan mamahnya .
" Ya syukurlah salam buat mbah kapan kapan kita bisa kesana pas libur .Kalo sekarang belum bisa kalian tahu kan Cafe lagi rame rame nya " kata Via
" Iya untung tuh Ratih berdua Nila rajin lembur Kalo ngak kita bisa kewalahan " kata Qila menatap Via
" Iya kok bisa ya cafe nya laris manis Padahal tempat nya kalah jauh dengan cafe milik keluargaku " kata Yusuf
" Karna disana mahal mas , Dan lagi di pusat kota Ya harus pake promosi dulu Kalo pengen laris manis menunya juga high class Kalo disini kan standar " kata Via yang pernah menginap semalam di Cafe milik keluargga Yusuf . Yang tak terlalu banyak pengunjungnya " jelas Via
*********
Di sisi lain rumah Ara . Rio dan Ara sedang asyik membuat nasi goreng karna tadi Ara cuma sebentar ke cafe .
" Mas mbok jadi kesini kan besok . Kita belanja ya nanti buat Yu Irah masak Kalo sayur dan lele masih bisa ambil di belakang sama mentok Tapi kaya nya bumbu mulai habis deh " kata Ara
" Ya de subuh aja gimana Bisa sekalian belanja jajanan ke pasar Kan kita belanja dekat sini aja Kaya yu imah itu lho " kata Rio
" Iya ya mas boleh .Malah segar segar ya mas " kata Ara Yang membantu suami nya menata meja untuk mereka makan berdua .
" Oh ya mas, mbok kesini nya pake apa ?" kata Ara
" Pake mobil pak le de, yang dulu pernah ketemu di perkebunan itu lho sama bule pas sama mbok " jelas Rio sambil mengisi nasi goreng di piring untuk mereka berdua
" O .... itu ya mas , Ara tahu " kata Ara
" Ayo makan nih enak ngak ya " kata Rio yang khawatir nasi goreng buatannya ngak enak
__ADS_1
" Mhem ......enak mas , mas Rio hebat bisa jadi koki " kata Ara menyicipi nasi goreng buatan suaminya .
" Alhamdulilah trimakasih de ayo makan " kata Rio yang lalu duduk menghadap nasi goreng telur ceplok dan Ayam goreng yang mereka buat .Lalu menikmatinya bersama