Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 437


__ADS_3

Tony hanya tersenyum kecut melihat Naura pergi menjauh Karna ia banyak . melakukan kesalahan dengan menyakiti orang lain Yang membuatnya kini terpuruk di penjara Dan sekarang tak ada seorang pun yang bisa mengeluarkan nya Karna uang nya juga sudah habis Untuk menyuap polisi Namun masih saja kurang hingga membuat Tony merasa sangat marah.


Kini ia hanya bisa pasrah pada yang akan terjadi Karna menyesal pun tak ada guna nya .Tadi nya ia berharap bertemu Cindy Tapi sampai hari ini Cindy tak pernah muncul di hadapan nya Dan Tony tahu Pasti istrinya itu luar biasa sakit hati dan kecewa padanya


********


Hari kian berganti tak terasa waktu berjalan cepat Dan hari ini Aya baru saja menyelesai kan ujian semester nya Dan bulan besok mereka akan mengadakan kkn di luar kota Yang membuat Aya bingung untuk merayu dua anak nya itu untuk mau ia tinggal kan selama dua minggu


" Woi..... Lagi ngelamun apaan beb "Tegur Anya pada Aya ketika mereka baru masuk kelas


" Ngak cuma lagi bingung mikirin acara kkn Kita " Kata Aya menatap Anya


"Iya juga ya , lah berarti kita misah dong Ay " kata Anya


" Aku sama Gita masih satu tim An lho sama siapa " kata Aya


" Enak dong gue sama Alin Untung masih ada yang dekat Trus kita mau kkn kemana ?" kata Anya


" Ngak tahu , kan dosennya yang ngatur Kita terima beres dan berangkat saja An " Kata Aya Yang juga bingung


" Iya Gita mana kok belum datang " kata Anya duduk di sebelah Aya


" Belum paling macet di jalan " Kata Aya Yang tahu kadang Gita naik angkutan umum atau taxi untuk kampus


Tak lama Gita sudah tersenyum masuk kelas Melihat Aya dan Anya duduk santai Melihat nya datang


" Apa ada yang ngomongin gue ya Sedari tadi kuping gue panas nih ?" kata Gita duduk di sebelah Aya


" Tahu aja lho Git, Nih Aya nanyain tumben lho belum nongol " Kata Anya


" Bias macet dan tadi gue naik bis.Karna motor gue lagi rewel "' kata Gita


" Ya di servis dong biar ngak rewel mulu Atau minta ganti yang baru kali " Kata Anya melirik Gita


" Ck..... Kau ini An, lho aja naik bis Gue mending dekat Nah lho masih satu kali naik angkot lagi " Kata Gita


" Sudah ngak usah di bahas tuh anak anak pada masuk Pasti .pa Hendrik sudah nongol " Kata Aya Menyiapkan bukunya


" Yoi " kata Anya Yang lalu ikutan mengambil buku Dan benar saja tak lama dosen mereka masuk ke kelas Yang membuat mereka berhenti ngobrol


***********

__ADS_1


Setelah mata kuliah selesai Gita dan Aya pun di panggil pa Gery untuk ke ruangan nya Untuk membahas kkn Yang melibatkan pa Gery yang ikut serta jadi guru pembimbing


" Tuan ini obat yang tuan pesan " Kata seorang pria yang masuk ke ruangan Gery Membuat Gery kaget melihat kedatangannya


" Trimakasih cepat lah pergi Apa efeknya tak terlalu keras " Kata Gery menatap pria itu


" Tidak tuan Apa tuan mau saya buatkan sekarang " Kata pria tangan kanan pa Gery


" Ya buat kan di gelas itu tapi beri kan tanda di tutup gelasnya " kata pa Gery


" Baik tuan " Kata Pria itu membuat minuman di meja ruangan pa Gery dan ia pun menaruhnya di gelas besar dengan tutup di beri tanda


Sedangkan Gery masih fokus dengan laptopnya Sambil sesekali ia menunggu Aya dan Gita datang .


" Sudah tuan saya permisi dulu " kata Pria itu pamit untuk pergi


" Ya terimakasih " Kata Gery Yang ingin menahan Aya hari ini di ruangan nya


Dan tak lama Gita dan Aya datang Menemui Pa Gery Yang masih sibuk dengan kertas kertas ujian siswanya


" Tok....tok....tok....


" Masuk " kata pa Gery


" Kalian sudah datang masuk lah .Duduk lah dulu . mana iksan ? " Kata pa Gery basa basi


" Trimakasih pa , iksan lagi pergi ada urusan dengan keluargganya pa " Kata Aya


" Ya sudah , ngak apa apa " kata pa Gery


Lalu menjelaskan rencana kkn mereka Dan pa Gery ingin membantu Aya dan Gita selama disana Asyik ngobrol Gita yang haus ingin meminta air putih


" Oh iya maaf air mineralnya habis Git Tapi suka minum sirup kan tuh diatas meja ada sirup " Kata pa Gery yang lupa Kalo ia menaruh sesuatu di sana . Dan Gita pun lalu mendekati meja itu Dan menuang kannya di gelas Untuknya Aya dan pa Gery Lalu membawanya ke meja .


" Nih Ay sirup rasa jambu " kata Gita


" Ya Trimakasih " kata Aya tersenyum


" Silahkan minum , bapa juga haus karna lama menyelesai kan pekerjaan " kata pa Gery .Yang meminum air di gelas itu sampai tandas Dan ia lupa dengan apa yang ia rencanakan


" Ya pa " kata Aya .

__ADS_1


Sedangkan Gita juga ikut meminum nya Dan lega setelah minum Karna tadi ia sempat haus .Sedangkan Aya hanya tersenyum Karna merasa tidak haus sama sekali Setelah itu mereka kembali membahas tentang rencana semula tentang kkn Yang sebulan lagi akan di laksanakan


Dan ketika sedang asyik ngobrol Aya Mendapat telpon dari mami Yang membuat nya lalu pamit pada Gita dan Pa Gery untuk menerima telpon di luar ruangan


" Sebentar ya Git pa.. ini telpon dari rumah " kata Aya keluar dari ruangan pa Gery Menuju depan ruangan pa Gery Dan menutup pintu nya


" Pa Gery yang merasa badan nya kepanasan .Merasa aneh menatap Gita yang juga merasa kegerahan Sedangkan Aya masih asyik bicara dengan mami membahas anak anaknya Yang ingin membeli mainan di luar bersama mami dan papi Sandi


" Ya mi Aya Izin dulu dengan dosen Aya ya mi baru pulang " kata Aya


" Ya Ay, kami tunggu " Kata mami di sebrang sana


" Ya mi " kata Aya Yang ingin minta Izin pulang Tapi Aya melihat Gita yang mendekat dan memegang tangan pa Gery .


" Git........" kata Aya terdiam Yang langsung pergi Ketika melihat pa Gery mencium Gita Dan Aya langsung menutup pintu ruangan itu rapat Dan lalu pergi meninggal kan ruangan pa Gery


" Semoga kau bahagia Git , cinta mu bersambut " Kata Aya berjalan cepat ke parkiran Sambil menelpon Ken


Sedangkan pa Gery yang melihat Gita mirip Aya mencium nya Yang membuat Gita terkejut mendapatkan ciuman pa Gery mendadak


" Pa ini Gita ...." kata Gita yang merasakan kepalanya mulai pusing Dan matanya berkunang kunang


" Gita..... bukan Aya " Kata pa Gery merasa kan hawa panas makin mendera tubuhnya Begitu .juga dengan Gita


" Pa tolong AC nya pa " Kata Gita mulai tidak nyaman lalu membuka pakaian nya seperti cacing kepanasan Karna merasakan badan nya terbakar


Pa Gery yang melihatnya pun menelan saliva nya merasakan sesuatu tak nyaman Dengan dirinya yang juga sudah mulai hilang kewarasannya


" Ya tapi ini sudah pull " kata pa Gery mendekati Gita


" Gita ...... kau sangat seksi " kata pa Gery menatap Gita penuh hasrat .


" Ah bapa bisa saja " kata Gita menatap lekat mata hitam itu Dan lalu memegang bibir pa Gery


" Bapa juga sangat seksi " kata Gita meraba dada pa Gery Yang sudah terbuka kancing kemejanya Yang terlihat seksi di mata Gita dan merabanya Dan Gery menikmati setiap sentuhan Gita padanya Lalu keduanya makin mendekat


" Ah bibir mu manis Ay " kata pa Gery


" Gita pa bukan Aya" Kata Gita mencium bibir Pa Gery Yang tak sadar dengan apa yang dilakukanya


" Pa Gery sangat tampan " kata Gita Setelah pungutan itu lepas Namun pa Gery kembali balas menciumnya

__ADS_1


" Kau juga sangat cantik " Kata pa Gery merapatkan tubuh Gita pada nya Dan mencium lehernya yang buat Gita terkekeh karna geli Membiarkan pa Gery terus mencium nya hingga keduanya makin dekat


__ADS_2