Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 378


__ADS_3

Lalu Naura pun pulang Yang membuat Reyhan lega Akhir Naura menyerahkan keputusan nya padanya .


" Kasihan kau ra, aku tak tega pada mu Mungkin kalo bukan perjodohan orang tua kita Aku sudah tak mau lagi melihat mu " kata Reyhan . Karna terlalu kecewa pada Naura Padahal dulu ia sangat mencintai istrinya itu


Sedangkan di sebuah rumah besar Aya duduk di ruangan kerjanya di temani Afnan dan Aska yang ikut mewarnai kertas Karna tahu Aya sedang menggambar.


" Oh ya di mana ibu tinggal ?" kata Aya teringat ibu sambungnya itu .Karna ia masih menyimpan alamatnya .


" Ah besok saja aku kesana, kalo aku tidak repot " Kata Aya dalam hati yang tersenyum Karna melihat dua putranya itu ikut sibuk mewarnai .


" Wah anak mamah pintar ya sudah bisa menggambar " kata Aya


" Ya ....ita kan au kolah mah " kata Afnan


" Iya dong Kakak dan ade mau sekolah biar pintar " kata Aya


" Iya nona , mereka makin pintar saja sekarang " kata Wati Yang merasa senang jadi pengasuh Aska Karna baru kali ini ia dapat anak yang dia asuh tak begitu rewel dan pintar


" Iya .... mereka banyak belajar nona dari pada bermain, tadi saja mereka membuat menulis angka 1 dan 2 " kata Erni ikut bicara


" Hehehe...... ya kalian awasi saja Biarkan mereka beraktivitas seperti anak lainnya Asal tidak yang aneh aneh saja " kata Aya tersenyum


" Ya nona, mereka tidak melakukan hal aneh aneh kok .Malah kadang mereka bermain yang membuat bi Yam terhibur " kata Wati


" Ya syukur lah kalo mereka bisa menghibur Karna rumah sepi tanpa mereka berdua " kata Aya yang mengusap kepala Afnan dan Aska


" Iya nona apa lagi nyonya belum pulang Rumah terasa sepi karna biasanya nyonya lah yang paling heboh kalo kumpul dengan cucunya " kata Wati


" Iya mba, Aya jadi kangen mami Mudahan mereka cepat pulang " kata Aya


" Oh ya Asih dimana mba " kata Aya Yang tak melihat Asih


" Tadi lagi sama bi Siti nona ,belajar masuk dirumah belakang Katanya biar nanti kalo tinggal di Yogya bisa masak non "' kata Wati


" O.... gitu ,kan disana ada yu Irah nanti bisa belajar memasak sama yu Irah saja Apa lagi yu Irah pintar masak , rica rica sama mangut mercon buatan yu Irah sangat enak Sampai sampai mami ketagihan " kata Aya


" Iya nona , betul .. sampai makan nya aja pada nambah semua Biar dari desa luar biasa enak nya pedas pedas gimana gitu bikin ketagihan " kata Wati terkekeh Karna merasa senang bisa dekat dengan nonanya . Yang sangat baik dan tak memperlakukan mereka seperti orang lain Tapi serasa keluargga


" Ya sudah de, ayo kita istirahat makan dulu ya " kata Aya yang selesai membuat desain Dan merapikan nya karna ingin bersantai di waktu sore


" Ya ikin uah ya mah " kata Aska


" Ok ..... Kita bikin es buah ,ayo kakak " kata Aya

__ADS_1


" Ya ciap " kata Afnan tersenyum Lalu meletakan pensilnya Yang lalu berdiri memeluk Aya


" Ayo ita makan es uah " kata Afnan


" Ya ayo , ayo mba kita bikin es buah " kata Aya Yang lalu berdiri mengandeng kedua nya


" Ayo mba kita kebelakang " kata Aya


" Iya nona " kata Erni dan Wati yang mengikuti Aya keluar dari ruang kerjanya Lalu menutup pintu ruang kerja Aya Dan mereka pun lalu menuju dapur .


Di dapur bi Yam dan beberapa pelayan lain sedang duduk santai sambil menyiap kan sayur dan lauk untuk makan malam


" Bi ada yang mau makan soup buah " kata Aya


" Ya nona , bar lina siapkan buah nya , Lin siapkan bahan bahan nya " kata bi Yam


" Ya bi, sebentar ya nona "' kata Lina Yang lalu menyiapkan bahan soup buah untuk di buat Aya .


" Bawa ke sini ya Lin " kata Aya Yang lalu mengelar karpet plastik duduk membuat es buah Karna Aya terbiasa membuat dengan tangan nya sendiri .


"' Ya nona sebentar " kata Lina


" Angan ama ya mba " kata Afnan


Tak lama Lina pun sudah menyiapkan semua nya Wati dan Erni pun membantu Aya agar cepat selesai Dan setelah selesai Aya lebih dulu membuahkan untuk kedua anak nya .Karna pastinya mereka sudah tak sabar untuk memakan soup buahnya


" Ini sudah siap tuan tuan " kata Aya


" Maacih" kata kedua tersenyum senang lalu dengan lahap menyantapnya .Yang membuat Aya tersenyum Karna kedua nya menghabiskan nya tanpa tersisa


"Aya siapa yang mau ambil sendiri , bi Yam ini masih banyak " kata Aya yang mengambil untuk dirinya sendiri


" Iya non , ini lagi masak buat nyonya Besok mereka pulang " kata bi Yam


" Besok ......bi !! " kata Aya


" Iya non, tuan muda juga ...ups tapi jangan bilang Kalo bi Yam yang cerita ya non , Masalahnya tuan muda mau kasih kejutan " kata bi Yam kelepasan bicara padahal nyonyanya sudah mewanti wanti untuk tidak bercerita dengan Aya .


" Ya bi , Aya pura pura ngak tahu saja ya bi " kata Aya tersenyum


" Hehehe..........ya non " kata bi Yam


Setelah itu mereka pun ketaman duduk duduk untuk melihat taman bunga karna kekenyangan mereka pun ketiduran di gazebo Sedangkan Wati bersama Erni ikut menunggu tuan muda dan nona nya itu Hingga juga ikut ketiduran sambil duduk .

__ADS_1


Malamnya dirumah Ara mereka sudah sampai sebelum magrib Yang membuat Rio dan Ara langsung mandi Dan lalu makan bersama Karna yu Irah sudah menyiapkan makan malam untuk mereka berenam Karna ada Paijo yang datang untuk menjemput Nila Dan pa Sapto yang ikut makan malam untuk bergabung bersama


" Alhamdulilah akhirnya bisa sampai dengan selamat " kata Rio


" Ya mas, tadi Ara takut pas ada kecelakaan di jalan " kata Ara


"Ya sempat bikin kita tegang tadi mas " kata Nila pada Paijo


" Memang kenapa ?" kata Paijo


" Ada mobil saling bertabrakan Dan untungnya kita bisa menghindar " kata pa Sapto Sambil menyuap nasinya


" Iya untungnya mobil kita ngak di tengah ya pa " Kata Ratih yang juga sambil menyuap makanan nya Karna mereka sambil ngobrol


" Iya untung kita selamat Karna kita berjalan pelan pelan " kata Nila


" Ya kita masih beruntung, karna lewat pinggir dan berjalan pelan " Kata Rio ikut menambahi Yang sempat tegang karna mobil mereka macet total di jalan raya .


Dan tak lama ponsel Ratih berbunyi Yang membuat Ratih mengangkatnya


" Assalamualaikum bang " kata Ratih


" Walaikum salam " kata Reyhan di sebrang sana


" Eh bilang Rat tadi ....kita hampir kecelakaan " kata Ara sengaja .Yang membuat Reyhan kaget Sedangkan Ratih yang ingin bicara jadi bingung


" De.. ...ada apa ?" kata Reyhan


" Itu bang tadi kecelakaan " kata Ratih


" Hah.. ...!! Kecelakaan bagaimana ?"kata Reyhan kaget


" Kecelakaan sudah keluar jalan tol bang ?" kata Ratih


" Trus Ratih gimana ?" kata Reyhan


" Ratih memar memar bang "Teriak Ara


" Astagfirullah aladzim " kata Reyhan disebrang sana


" Ra......" kata Ratih mendelik


" Shut .... biar kesini " kata Ara pelan seperti berbisik

__ADS_1


" Ya sudah abang kesana " kata Reyhan Yang langsung menutup telponnya sepihak. Yang membuat Ara dan Nila tersenyum .


__ADS_2