
Reyhan pun lalu ngobrol pada ketiganya Dan mengikuti mereka Yang ingin ke kebun sebelah
" Kita mau kemana ?" kata Reyhan
" Kebun buah bang , disebelah sana banyak bang Nanti kita bisa bikin jagung bakar " kata Ara Yang lalu membuka kunci pintu kebun sebelah
" Heh.....ini kebun Ara juga de, " kata Reyhan
" Iya bang disebelah kebunnya lebih luas " kata Ratih menarik tangan Reyhan dan melepas nya Ketika sudah masuk kekebun sebelah. Sedangkan yu Irah hanya menunggu di rumah saja tak jadi ikut Karna di suruh menunggu Rio .
" Wow ..... Ini kebun de Ara juga " kata Reyhan tak percaya
" Iya bang tuh lihat banyak buah labunya bisa buat mami besok ,Tuh alpukat nya lebat dan jagung nya juga pepaya pada matang Dan jambunya di sebelah sana bang " kata Ara memetik buah jagung bersama Nila
" Rat......tuh temani abang Rey lihat jambu " kata Ara
" Ya ra, sambil mentik alpukat ya ra, kan yang sana lebih tua " kata Ratih
" Ya ....." jawab Ara Karna memang kebun itu saat ditinggal pemiliknya memang sudah lengkap di tanami buah Dan mereka hanya memanen hasilnya
" Astaga jeruk nya juga lebat de " kata Reyhan melihat buah jeruk dan memetik nya Dan Ratih yang membawa besek pun langsung mengambilnya buah nya yang matang
" Sini bang taruh di sini, banyak kan bang " kata Ratih Membantu Reyhan memilih jeruk yang sudah matang
" Iya , apa ini kebun Ara juga " kata Reyhan
" Iya bang " kata Ratih tersenyum manis
Deg.......
Dada Reyhan pun berdetak kencang Melihat senyum manis Ratih yang tulus Dan Reyhan lalu melirik Ratih dengan ekor matanya
" Dia lumayan manis " batin Reyhan Lalu mengambil lagi beberapa buah jeruk yang kulitnya sudah menguning
" Nah itu buah jambunya mas " kata Ratih menujuk pohon jambu
" Alpukat nya di mana , abang suka kalo di bikin salad " kata Reyhan
" Tuh di pojok sana mas buah lebat sekalipun pohonnya pendek " kata Ratih
" Rat, kami metik jeruk buat mami dulu ya , kalian metik alpukat nya ya Ambil yang besar besar " kata Ara terdengar jauh dari mereka
" Lah mereka di mana ?" kata Reyhan
" Sebelah sana bang menghampiri pohon jeruk yang dipojok " kata Ratih Yang memetik buah Jambu dan menaruhnya di besek bakul besar
" Wah .... banyak juga berat dong bawa nya " kata Reyhan
__ADS_1
" Kan di jinjing bang , sama separo . Ayo bang lihat alpukat nya itu alpukat mentega buah nya gede gede " kata Ratih
" Oh ya ayo " kata Reyhan sambil melirik dada Ratih Karna baju bagian atasnya terbuka sedikit Yang terlihat jelas oleh Reyhan
" Astaga kenapa pikiran ku jadi mesum " batin Reyhan Lalu memalingkan wajah nya ketempat lain Namun hatinya masih tergoda
" Bang tuh lihat alpukat nya yang ini matang panggil Ratih yang berjongkok di bawah pohon memetik buah alpukat tua besar
" Besek nya mana ?" kata Reyhan
" Tuh biar disana dulu bang " kata Ratih yang memeriksa buah alpukat yang sudah tua Dan menaruhnya di tanah
Yang tua ya bagaimana ?" kata Reyhan mendekati Ratih
" Nih bang yang kaya gini ." kata Ratih Memamerkan buah alpukat besar dan tua yang di petik Ratih
" Ya ya " kata Reyhan Namun matanya bukan melihat pada buah nya melainkan melihat dada Ratih Yang terlihat montok walau Tak sebesar milik Naura Yang membuatnya menelan saliva berkali kali
" Aish........." gerutu Reyhan memukul kepalanya pelan Karna pikiran mesum tiba tiba melintas di kepalanya .
" Kenapa bang " kata Ratih heran Karna Reyhan memukul kepalanya sendiri
" Ah ngak , Ini buahnya besar banget dan tua pasti enak " kata Reyhan Yang lalu memetik beberapa buah Dan meletakkan nya di atas rerumputan
" Apa itu batas tembok nya " kata Reyhan
Bug ........ auw ......
" Hei......... " kata Reyhan langsung memeluk tubuh Ratih erat Dan Ratih kaget Karna dia sudah berada dalam pelukan Reyhan .
" Maaf bang " kata Ratih malu Dan ingin melepaskan diri Namun Reyhan menahan tubuhnya
" Ngak apa apa , kau cantik " kata Reyhan membuat Ratih mendongak melihat wajah Reyhan yang lebih tinggi darinya Karna jelas Reyhan lebih tinggi
Mata kedua nya bertemu Dan saling tatap Dan Reyhan memeluk erat tubuh mungil itu Dan Ratih pun terpana melihat Wajah tampan Reyhan Yang memeluk nya Dan tanpa sadar Reyhan mencium bibir mungil itu . Ratih terdiam merasakan bibirnya di sentuh Karna itu pertama kalinya ia dicium seorang pria
Tubuh Ratih kaku tak bergerak Dan hanya terdiam mematung di peluk Reyhan Dan Reyhan bukan nya melepas nya Tapi kembali mencium bibir Ratih agak lama .
Ratih terdiam kaku ia ingin berontak Tapi tubuhnya menolak Dan Mata mereka pun saling beradu . Dan Reyhan perlahan mengigit bibir Ratih Yang membuatnya terbuka lebar Dan Setelah itu ia ******* bibir Ratih pelan .Ratih yang baru merasakan sensasi berciuman terbuai Dan ia tak sadar mereka sedang melakukan apa Cukup lama Ratih merasa kan nya Setelah itu pun ia membalas nya Yang membuah Reyhan senang dan kalap Dan ia merasa di beri lampu hijau Dan Reyhan tak melewatkannya begitu saja kesempatan itu Karna dulu ia juga pernah bergaul bebas di jerman .
Reyhan pun membuat Ratih benar benar lupa diri Karna memang Reyhan pria dewasa Dan ia terus membuat Ratih menikmati sensasi berciuman hingga sampai tak sadar Reyhan sudah berada di dada Ratih Dan ia membawa Ratih duduk di atas sebuah batu Dan memangku nya sambil terus menghujam kan ciuman pada Ratih Yang benar benar membuat Ratih hanyut merasakan nya nikmatnya
Dan Ratih pun mendesah ketika bagian tubuh sensitif nya di sentuh Reyhan Karna hampir setengah bulan Reyhan haus belaian Jadi ia pun terus melanjutkan aksinya
"' Apa de Ratih suka " kata Reyhan berbisik pelan di telinga Ratih Sambil menciumi pelan bibir Ratih
" Mhem " kata Ratih mengangguk Karna ia terlena Dan tak sadar mereka sedang melakukan apa
__ADS_1
Reyhan pun tersenyum Dan semakin erat memeluk hingga tubuh Ratih dan mulai menggesekkan sesuatu di bawah sana Yang membuat Ratih meminta lebih Dan Reyhan mulai ingin melepaskan resletingnya celananya Ketika teriakan Nila terdengar
" Ratih.......... Kalian dimana ?" kata Nila
Ratih yang sadar pun langsung bergegas turun dari pelukan Reyhan dan cepat cepat merapikan baju dan rambutnya Sedang kan Reyhan memetik buah sambil menggerutu
" Ah sial hampir saja " kata Reyhan Yang nafsunya hampir ke ubun ubun Tapi tertahan
Sedangkan Ratih tak berani menatapnya karna malu yang membuat wajahnya merona merah
" Ya ampun Rat ..lho bodoh bodoh ..... Kenapa bisa begini " dumel Ratih dalam hati Karna ia terbuai oleh pria yang baru saja di kenalnya beberapa jam lalu
" Rat .... kalian dimana ?" Teriak Ara
" Di sini ra, ......" jawab Ratih Sambil cepat memetik buah alpukat yang tua .
" Wow.. ...... banyak sekali ..ayo kita bawa pulang " kata Ara Yang sudah sampai di tempat mereka
" Ya ayo bang " kata Nila membantu memasukan nya dalam besek yang tak muat lalu mengendong di tangan
" Ayo " kata Reyhan sambil melirik Ratih sekilas Namun Ratih terlihat cuek padanya .Karna sangat malu pada pria itu
Dan mereka pun membawanya kerumah Yang membuat yu Irah senang .Dan memisahkan nya untuk di kirim Ara nanti malam lewat pa Sapto .
************
Malam nya Reyhan menelpon Ferdi Untuk siap mulai bekerja besok dan ia pun menanyakan Ratih teman Ara
" What .... Jangan macam macam dia masih bocah 16 tahun han " kata Ferdi
" Kau dan Rio saja punya istri bocah Fer, trus kenapa aku tak boleh " kata Reyhan protes
" Urus dulu perceraian mu bro Kok cepat amat move on nya " kata Ferdi tergelak
" Ya sepertinya yang lebih muda lebih menantang bro " kata Reyhan
" Cih jangan macam macam apa penyakit lama mu kumat Urus dulu perceraian mu .Anak itu masih bocah ingusan " kata Ferdi
" Tapi kalo dia mau bagaimana ?" Kata Reyhan
" Ya terserah kau saja asal kau nikahi baik baik ,Tapi ingat selesai kan dulu urusan mu dengan Naura bro " kata Ferdi penuh penekanan
" Baik aku akan suruh Deril mengurus nya " kata Reyhan Karna Mami nya belum mau mengurusnya Karna ia memberi waktu pada Naura dan Reyhan untuk berpikir ulang lebih dulu .
" Bagus lah , jangan sampai kau berbuat hal memalukan di sana ingat aku akan memecat mu tidak hormat bila macam macam " Ancam Ferdi
" Aish kau ini .... " kata Reyhan yang lega sudah bicara dengan Ferdi . Dan ia tersenyum mengingat kejadian tadi siang dengan Ratih
__ADS_1