Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 492


__ADS_3

Acara makan malam pun jadi meriah dan heboh Karna ada tawa dan canda Setelah itu mami dan Aya membawa mereka ke ruang stock pakaian butik di kamar tamu Untuk memilih baju baju dari kelebihan yang sudah tak terjual Yang masih bisa di pakai Untuk di pilih dan di ambil agar di bawa pulang Dan semua nya sangat senang Karna bajunya masih bersegel dan juga masih terbungkus rapi Walau stock lama Namun masih terlihat bagus dan cantik


Sedangkan para pria berkumpul di ruang tengah Karna Ferdi sedang membahas perusahaan nya Yang di kelola Reyhan di yogya Karna sekarang Reyhan lebih betah disana bersama Ratih dan anaknya


" Kau tak ingin pindah Rey " kata Papi Sandi menatap Reyhan


" Cukup disana saja om , Rey sudah merasa nyaman " kata Reyhan Yang sudah membangun rumah nya di atas atas 3000 meter milik penduduk desa Yang di jual kepadanya


" Yakin tak ingin kembali " kata Ferdi


" Ya aku sudah betah disana Fer, biar Tania dan Deril aman disini bersama mamah. .Dan mamah juga bisa setiap Minggu kesana kok " Kata Reyhan Yang kadang di kunjungi mamah ji sampai satu bulan Karna ingin bertemu anaknya dan Ratih .


" Ya bagus lah biar mamah mu itu ngak bosan sama Tania . Jadi bisa pulang ke yogya menjenguk kalian " Kata papi .


"Ya pi malah mamah juga baru pulang dari sana Karna ingin dekat dengan cucunya Jadi bisa gantian " kata Reyhan


" Syukur lah Rey , apa kau sudah dengan kabar tentang Naura Mereka sudah menikah sekarang " Kata Ferdi


" Sudah Fer, mamah sudah cerita semua mereka juga sudah adopsi anak Mudah mudahan saja mereka hidup bahagia . Karna mami dan papi juga sudah menjual rumah disini Dan uangnya diberikan pada panti asuhan dan masjid di lingkungan tempat tinggal mereka Karna mereka memilih menetap disana " Kata Reyhan menarik nafas dalam


" Alhamdulillah kalo Naura sudah sembuh Dia bisa menjalani hidup baru dengan bahagia Jadi sekarang kita tinggal bersantai kan bro " Kata Ferdi


" Itu buat kalian bang Tapi kalo buat kita masih bikin pusing "kata Awan

__ADS_1


" Hahaha ....anak baru memang harus banyak belajar Wan perlu proses Dan lagi kalian harus teliti Dan ingat teliti memilih para kreditur Jangan melibatkan para leasing mobil kejam .Karna kita sudah memberikan mereka cara yang efektif Lagian pesanan juga sudah mulai meningkat " kata Reyhan


" Ya memang harus begitu , Konsumen kita harus dari kelas menengah jangan PNS biasa agar perputaran uang cepat untuk kembali " Kata Ferdi


" Itu sudah kami lakukan bang, dan lagi kami juga menjual cash mobil mobil yang macet kredit nya oh ya bang Kemaren seorang pengusaha mobil dari magelang ingin ikut bekerja sama Kalo menurut abang bagaimana ?" kata Rio


" Ya terima saja kalo prospeknya bagus kita juga butuh relasi bisnis Selama tak merugikan kita kalo itu sama sama untung kenapa tidak " Kata Ferdi


" Aku sudah melihatnya Fer dia orang chinese Dan aku sedang menimbang baik buruknya Ya kita lihat nanti saja kalo semua sudah berjalan lancar kita akan menggandeng nya " Kata Reyhan yang cukup berhati hati pada pebisnis kelas Chinese Karna mereka saling ber kaitan satu sama lain


" Itu bagus Rey Kau pertimbangkan dengan baik dulu Karna mereka tak bisa dianggap remeh Karna papi tahu cara kerja para pebisnis china ." kata papi


" Ya pi , benar itu Tapi Awan heran ya kenapa kalo mereka berhutang di bank


" Hahaha........ Kau seperti tidak tahu saja Bank di indonesia hanya BRI dan BNI saya milik negara Selebihnya milik swasta dan pemiliknya hampir kaum chinese Dan jelas saja mereka lebih memudahkan jalan untuk para pebisnis mereka yo " Kata papi tertawa


" Ya benar pi, karna mereka lebih ulet bekerja dan juga mengalah kan orang orang pribumi kita " Kata Rio


" Ya benar , tapi kita juga harus berhati hati dalam berbisnis Jangan mencampur adukan bisnis kotor dan bersih " Kata papi mengingatkan


" Ya pi, kami akan berhati hati" kata Reyhan Yang tahu kemana arah pembicaraan papi Sedang kan Paijo pa Mamat hanya mendengarkan saja bersama Pras .


" Ya itu harus , karna kita tidak tahu kapan mereka mencari celah kita lengah "' kata Ferdi Yang tak mau bersinggungan pada pebisnis berdarah dingin Karna kadang dari sebagian mereka berbisnis kotor di belakang Dan itu sangat Ferdi hindari Itu sebab nya ia cukup hati hati memilih dan memilah relasi bisnisnya.

__ADS_1


"' Ya yang penting kita fokus bekerja Dan jangan lupa Rey Perhatikan juga para karyawan mu Dalam tiap divisi agar kau bisa menilai mereka mana yang setia dan tidak " kata Papi


" Ya pi, kami sudah memasang semua cctv di setiap divisi Agar kami bisa membenahi karyawan " kata Reyhan


" Ya pi, karna itulah kami menyisihkan sedikit keutungan pokok bonus Untuk kesejahteraan para karyawan om " kata Awan


" Itu bagus , karna karyawan juga perlu di perhatikan " Kata Ferdi . Karna ia juga menyisihkan keuntungan pribadinya Untuk para karyawan yang terkena musibah


Cukup lama mereka ngobrol .Setelah malam semakin larut mereka kembali pulang Dan tak lupa Aya dan mami membagi kan oleh oleh untuk para tamu mereka Yang sudah Di siapkan Aya Sebagai tanda bentuk perhatian mereka Pada para tamu dan orang orang setia Ara .Karna bagaimana pun mereka juga seperti kerabat bagi Aya Yang sudah menjaga sang adik tanpa pengawasannya


Sedangkan untuk tiket mereka pulang dengan kereta api Agar bisa merasa sensasi lain naik kereta api kelas bisnis Yang membuat Asih Ayu dan emak Paijo heboh . Karna mereka bisa mencoba kereta api juga saat pulang


*********


Pagi ini semua sudah siap setelah mami Aya dan si kembar juga bi yam dan bayi Alin Ikut melepas mereka pulang Mereka di antar naik mobil fasilitas hotel .Yang akan mengantar mereka ke stasiun.


" Kak kami pulang ya, kalo ke paris hati hati " kata Ara memeluk kakaknya itu erat


" Ya jaga diri ya , la, Rat Nil titip .Ara ya buat kak Aya " kata Aya


" Siap kak " kata mereka kompak Membuat emak dan mamah Sila tersenyum sambil mengedong putra Qila


" Kami banyak trimakasih ya neng, sudah membuat kami senang dan bahagia Semoga neng Aya juga hidup bahagia dan slalu senang " Kata pa Mamat yang terharu pada kebaikan Aya dan Ferdi

__ADS_1


" Ya pa sama sama , hari hati di jalan. Mudahan pa Mamat slalu sehat " kata Aya Yang memang berniat berbagi rezeki Menyenangkan adik dan para kerabat dan juga teman temanya Sebagai bentuk rasa syukurnya Karna memberi atau menolong orang lain Tidak mengurangi sedikit pun rezekinya Tapi malah mendatangkan keberkahan bagi Aya dan Ferdi Karna Tuhan juga tahu dan bisa menilai Dan melihat isi hati dan doa tulus tiap para hamba hambanya .


__ADS_2