Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 302


__ADS_3

Semua yang mendengar saling tatap Membuat Mang Daman Paijo dan Rio bergegas keluar Yang membuat Rio terkejut Ketika melihat pagar mereka roboh Karna di tabrak mobil .


" Wah .....apa apaan ini ? Kata mang Daman .


" Maaf pa , kami tak sengaja Karna tadi ada motor yang nyalip Kami akan menggantinya " pria itu bingung Karna para warga juga keluar .Melihat pagar rumah Rio dan Ara ambruk


" Wah ... masnya harus ganti itu " kata salah seorang warga


" Ya pa , maaf kami tidak sengaja " kata pria itu yang merasa bersalah


Dan tak lama sebuah mobil kijang tua datang Dan seorang wanita paruh baya keluar


" Waduh...... kenapa ini ? Kok pagar rumah anak dan mantu ku roboh " kata wanita itu Yang tak lain mbok nya Rio Dan mbok berkacak pinggang Membuat dua pria yang menabrak tambah ketakutan


' Iya bu kami akan menggantinya pagi ini juga . Mas silakan hubungi pembuat pagar " kata pria itu menatap Rio


" Itu harus kalo ngak kami lapor kan ke polisi " kata mbok memasang wajah galaknya


" Waduh ..... ribet ini " kata mang Daman menatap Rio Yang membuat dua pria itu tak berkutik Karena para warga sudah melihat mereka.


" Iya harus , Rio cepat hubungi pembuat pagarnya " kata pa RT yang ikut datang


Melihat keadaan pagar rumah Rio Dan mereka pun lalu mengangkat pagar yang roboh Dan Rio pun menghubungi Tukang pembuat pagar besi itu Dan menyuruh mereka datang pagi ini juga


Dua pria itu saling pandang Karna mereka tak mungkin bisa kabur. Bisa bisa mereka di hakim massa Karna para warga berkumpul di halaman mengelilingi mereka


" Mas Pras , mba Sinta dan mbok masuk aja Ada Paijo di dalam Tolong bantu mereka nanti ya mas Rio mau mengawasi tukang las pagar " kata Rio yang bingung Karna acara nya terganggu ulah orang tak di kenal .


" Ya de " kata Pras lalu membawa mbok e dan Sinta masuk


" Ara...." kata mbok Senang melihat menantumya itu .


" Mbok ..... alhamdulilah kalian datang ayo makan dulu , mas Rio mana ?" kata Ara


" Itu lagi ngurusi pagar roboh di depan " kata mbok


" Hah .... Kok bisa " kata Ara kaget lalu bergegas keluar di ikuti Ratih dan Nila Yang membuat Ara kaget


" Mas kok bisa begini .?" kata Ara


" Tuh di tabrak mobil mba " kata mang Daman Yang membuat Ara kaget

__ADS_1


" Sini de, biar mas jelaskan ! biar ngak salah paham " kata Rio Yang menceritakan mobil itu tak sengaja menabrak pagar rumah mereka .Membuat dua pria itu hanya duduk di dalam mobil Karna merasa bersalah Dan membuat kehebohan pagi ini Sampai para warga berdatangan .


" Bin .... Dani sudah telpon papi Bilang kita lagi disini " kata pria itu menatap asisten nya sekaligus sopir papinya


" Sudah ya den, papi aden mau mentransfer berapa juta " kata sang sopir menatap Dani


" Sepuluh juta Bin , Cukup kan orang ini pagar di kampung kok paling kuat juga 7 juta " kata Dani santai


" Tapi Den , Den Dani jangan salah rumah di depan itu bukan rumah biasa den. paling tidak aden minta dua puluh juta " kata Bintang sopir Dani Karna dia tak mau sampai kurang dan malu . Karena tadi Dani membawa mobil sambil ngantuk Dan ugal ugalan Karna ingin mencari rumah Luna


" Alah Bin, pagar murah begitu kok bisa mahal jangan ngaco deh " kata Dani


" Tapi den pagar yang kita tabrak itu bukan pagar murahan .Aden harus tanggung jawab sendiri makanya Tadi kan saya sudah bilang Aden ngak usah nyetir Kan jadi begini akhirnya " kata Bintang yang merasa kesal


Karna dia sudah mengingat anak majikanya itu tadi Tapi tak di gubris hingga akhirnya kejadian .


" Tuh pembuat pagar datang , Saya tanya dulu ya den harga nya " kata Bintang


" Ya terserah sana " kata Dani yang duduk santai di dalam mobil .


Dan sopir itu pun mendekati tukang Yang sedang mengukur baja besi di depan rumah yang diaman kan Rio


Dan Rio sedang menemaninya Karna dulu Rio dan pa Kevin yang mengurus semuanya .


" Sekitar 25 juta mas Ini yang bagus karna ada pengunci otomatisnya " kata tukang pagar itu Membuat Bintang kaget Karna harga ganti pagar itu ngak murah


" 25 , 25 juta ngak salah mas ?" kata Bintang hampir tak percaya


" Iya mas itu belum fibernya , Ini fiber nya Yang hitam Dan masnya sudah bikin rusak kunci otomatisnya juga jadi semua nya sekitar 30 juta " kata tukang itu


Rio hanya diam Dan Bintang langsung menelan salivanya Karna benar perkiraan nya Kalo pagar yang mereka Tabrak bukan pagar rumah biasa Karna memang Ferdi meminta kwalitas terbaik untuk pembuatan rumah dan pagarnya .


" Masnya ngak salah kan " kata Bintang


" Hehehe , mas saya ini pemilik nya langsung dan mas Rio ini dia adalah pengusaha perkebunan Dan rumah itu milik abangnya mas pengusaha sukses Masa saya bercanda " kata tukang pagar itu terkekeh


" Makanya kalo mau nabrak mikir dulu mas ,eman duitnya " Kata bapak itu mengelengkan kepala Lalu menelpon anak buahnya


Membuat Bintang bergegas menemui Dani . Rio yang melihat itu hanya diam Ia di temani pa RT dan mang Daman Yang duduk santai menikmati teh hangat buatan yu Irah juga untuk . para warga Yang duduk ikut mengawasi mobil si penabrak pagar


" Mas Dani total semuanya 30 juta " kata Bintang melapor

__ADS_1


" Hah.....uhuk....uhuk.....uhuk ." Dani pun kaget dan terbatuk batuk Yang membuat nya tak percaya Lalu menelpon sang papi yang membuat sang papi marah


" Jangan bercanda kau Dani !!, papi yang akan kesana " kata sang papi dari sebrang sana .


Sedangkan Ara Ratih dan Nila juga mbok Sedang asyik bersama Paijo dan Pras membantu mengumpulkan lele dalam bak besar. Yang mereka kumpulkan jadi satu agar mudah di bagi kan nanti


" Ya akhirnya mas Rio ngurusin pagar mbok .ngak bisa bantu . " kata Ara


" Ya mau bagaimana lagi , kan biar di ganti sekalian ndu " kata mbok


" Iya ra, biar tuh orang tahu rasa nabrak pagar rumah lho sembarangan " kata Nila


" Iya , masa pagar tinggi dan besar seperti itu di tabrak " kata Ratih Yang membuat mereka heboh berdebat Sambil memanen lele .


Tak lama sebuah mobil mewah datang dan seorang bapak paruh baya bersama seorang gadis turun Dan membuat Bintang si sopir menghampiri nya .


" Itu tuan " Tunjuk Bintang


" Pagi non Jeni " kata Bintang tersenyum pada putri majikan nya itu .


" Kenapa sampai bisa menabrak sih ." kata pria tua itu lalu menghampiri Rio dan pa RT yang membuat mata Jeni terbelalak karna sudah sering melihat Rio


" Apa benar pa , pagar nya segitu " kata tua itu pada tukang pagar.


" Benar pa , kita tidak bohong memang ini kwalitas terbaik Dan sudah ada kunci otomatisnya " kata sang tukang pembuat pagar besi baja itu


" Siapa pemilik nya " kata pria tua itu


" Ini mas Rio pa " kata tukang itu menunjuk Rio


" Ada apa pa ? Apa ada masalah memang segitu harganya pa, kami tak mengambil untung ." kata Rio sopan


" Baik nak maaf kan putra saya yang sudah menabrak pagar nya Kami sudah bawa uang cash Apa kami boleh pergi setelah membayar nya" kata pria tua itu .


" Ya pa , oh ya kita duduk di sana saja mang pa RT Mari pindah ke teras " kata Rio yang lalu memanggil yu Irah minta di buatkan dua cangkir kopi .Sedangkan Jeni terpaku melihat Rio terlihat sangat tampan pagi ini .


" Bukan nya dia sopir , kok bisa punya rumah sebagus .ini .Mana pagarnya mahal lagi " batin Jeni menatap Rio


" Apa kau menyukainya " kata Dani mengagetkan Jeni


" Ngak cuma kaget bang, setahu ku dia hanya sopir " kata Jeni

__ADS_1


" Nona ada ada saja , dia itu yang punya perkebunan kopi disini adik seorang pengusaha sukses Dan itu rumahnya Dan yang itu milik kakak nya non " kata Bintang Yang tadi sempat dijelaskan tukang dan pa RT setempat


" Hah..... Pengusaha perkebunan ...!!" kata Jeni kaget


__ADS_2