Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 419


__ADS_3

Tanti pun melotot kan matanya tak percaya bila Ferdi sudah punya anak


" Jadi mereka sudah punya anak ?" kata tante Tanti


" Ya Tan , kami sudah punya cucu " jawab mami .


Sedangkan Ferdi dan Aya hanya diam Dan menikmati sarapan mereka dengan tenang. Dan setelah selesai sarapan Aya dan anak anaknya mengantar Ferdi keteras depan untuk mengantar Ferdi berangkat bekerja .


 Disti yang melihat punggung Ferdi dan Aya Merasa iri melihat keharmonisan keluarga kecil itu Keduanya mengandeng si kembar sambil bercanda


" Aish pantas saja Ferdi menolakku tadi malam Karna Aya sudah memberinya anak dua Jelas om dan tante sangat sayang padanya " batin Disti menarik nafas dalam Karna anak di keluargga Ferdinan merupakan kebanggan tersendiri Dan ia tak akan pernah bisa bersaing dengan Aya Karna jelas dua putranya itu punya tempat di keluargga pengusaha itu .


Sedangkan di halaman depan Afnan dan Aska asyik melambaikan tangannya pada papinya Untuk melepas Ferdi bekerja


" Dah...... Ati ati pi ya " teriak Afnan


" Dadah.....epat uyang ya pi " kata Aska


Membuat Aya tersenyum pada kedua putranya Itu Sedang Ferdi melambaikan tangan sambil tersenyum Dan lalu menutup jendela kaca mobil ketika mobil mulai berjalan


" Mereka lucu tuan muda " kata Sam


" Ya mereka di masa emasnya Pasti ada saja tingkah dan polah mereka yang membuat ku gemas " kata Ferdi Yang slalu rindu pada dua putranya itu Karna itu lah kebanggaannya


" Ya tuan muda memang anak merupakan harta yang paling berharga Apalagi bila mereka pintar dan cerdas " kata Sam


" Ya , apa kau belum punya istri Sam " kata Ferdi


" Belum tuan , belum ada yang mau dengan saya tuan " Kata Sam


" Hahaha...... apa kau tidak mau atau perempuannya yang kabur ?" kata Ferdi


" Ya memang belum ada yang nyantol tuan " Kata Sam tersenyum Karna memang Sam jarang keluar malam ia lebih senang menghabiskan waktu nya untuk istirahat Karna sudah bekerja seharian di luar Jadi Sam memilih untuk beristirahat saja di malam hari


" Oh ya tuan saya lupa, kemaren nona mengajak teman teman nya kerumahnya Nona bilang rumah itu akan di tempati . Apa kami harus pindah tuan " Kata Sam


" Tidak perlu tetap saja di sana Sam Mereka itu teman teman Aya. Nona mu itu sangat baik dengan orang lain Ia menolong temannya Agar bisa merawat rumah itu .Dari pada rumah itu kosong Jadi ia membiarkan teman temanya tinggal disana. Karna mereka tak bisa bayar kontrakan " Jelas Ferdi Karna Aya sudah menjelaskan semuanya pada Ferdi


" Oh begitu tidak masalah, nona sedang menanam bibit kebaikan tuan " kata Sam


"' Ya dan kau bisa mengincar salah satu temannya itu , aku yakin pasti ada yang menarik dari mereka " kata Ferdi


" Hahaha.....tuan bisa saja " Kata Sam tersenyum Karna memang sesudah mengantar Ferdi Sam biasanya pulang untuk mengawasi tukang di rumah Aya

__ADS_1


" Apa pekerjaan mereka sudah selesai " kata Ferdi


" Tinggal sedikit lagi tuan " Kata Sam


" Bagus lah rumah itu dulu di jual Karna ayah mertuaku butuh uang Tapi entah mengapa nona mu itu bisa membelinya kembali Padahal pemilik lama nya punya seorang menantu germo .Dan seperti nya dia sedang mengawasi Ken " kata Ferdi


" Ya tuan kami tahu itu, Ken bilang gadis itu mengambil paksa sertifikat tanah milik nya diam diam Dan itu atas bantuan nona " kata Sam


" Oh ya bagaimana bisa ?" kata Ferdi kaget


" Saya kurang tahu tuan Mungkin tuan bisa bertanya pada nona Aya Karna kami hanya mengikuti perintah nona saja " kata Sam


" Hahaha ..... Kalian ini , bagaimana bisa kalian bekerja di bawah nona Aya sedangkan aku bos kalian " Kata Ferdi


" Maaf tuan muda , kami hanya......" kata Sam bingung


" Hahaha.......tidak apa apa Sam, aku hanya bercanda " Kata Ferdi Yang tahu Sam bingung Namun ia hanya ingin menguji anak buahnya itu Dan memang kewajiban merekalah ikut menjaga Aya Karna Alan juga melakukan hal yang sama


Tak lama Ferdi pun tiba di kantornya Dan lalu menyuruh Bimo untuk mengantar laporan nya


" Presdir ....." kata Wina


" Win, kau belum cuti " Kata Ferdi


" Belum presdir mungkin mendekati hari H saja " Kata Wina Yang mengikuti bos nya itu keruangan nya


" Belum presdir sepertinya pa Bimo belum datang " Kata Wina


" Ya biar kan saja , biar nanti aku sendiri yang menghubungi " kata Ferdi


" Baik presdir " kata Wina Lalu keluar dari ruangan presdirnya Dan kembali kemeja kerjanya


Sedangkan Aya yang ingin berangkat kuliah ber pas pasan dengan Disti Yang baru keluar mencari pembalut di supermarket


" Mau kemana ?" kata Disti


" Kuliah " kata Aya santai


" Hah ....... bagaimana bisa sudah menjadi ibu rumah tangga kok masih kuliah " kata Disti


" Apa itu masalah bagimu" kata Aya


" Tidak ..... hanya aneh saja , harus nya kau bekerja bukannya kuliah " kata Disti

__ADS_1


" Aya kuliah sambil bekerja Dis Apa kau sudah bekerja Dis " kata mami Yang keluar bersama bi Yam


" Disti bekerja sebagai model tante Dan gajinya cukup besar " kata Disti pamer


" O ....ya . Aya mengatur para modelnya Dan dia juga mengaji para model modelnya " Kata mami Membuat Disti kaget Kalo Aya punya agensi model


" Hah....... Apa mami bercanda " kata Disti menatap Aya Sedang Aya hanya diam saja


" Tidak kau bisa langsung pergi ke butiknya saja .Bukan begitu Ay " kata Mami tersenyum


" Ya sudah mba Disti mi bi Aya berangkat dulu ya "' kata Aya Yang tak ambil pusing dengan pertanyaan Disti Lalu Aya menuju mobil nya Karna Ken sudah menunggu nya sedari tadi


" Ya hati hati sayang " kata mami


Aya pun lalu pergi dan masuk mobil Begitu juga mami dan bi Yam yang ingin belanja untuk keperluan dapur


Sedang kan Disti masuk dan duduk santai di ruang tengah Sambil melihat si kembar bermain Dan melihat dua pengasuhnya itu sibuk menata mainan mereka ke keranjang


" Hei ..... mba ..... apa kalian sudah lama jadi pengasuh disini " Kata Disti


" Iya nona ada apa ?" kata Wati


" Apa nona kalian itu tak pernah mengurus anak anak nya " kata Disti


" Kenapa anda bicara begitu nona sesibuk apa pun nona kami nona slalu punya waktu untuk si kembar Bahkan nona juga bermain dengan mereka " kata Wati


" Bukan nya dia kuliah ?" kata Disti


" Ya nona kuliah juga bekerja Tapi ngak ada masalah , nona bahkan sering bekerja sambil bermain Bersama anak anak nya Lalu kenapa nona Disti yang bingung "' kata Wati


" Hah....... ya mungkin saja kerja nona kalian Hanya menghabis kan uang suaminya nya saja Makanya dia bisa kerja sambil bermain main " Kata Disti


" Siapa bilang anda salah nona Nona Aya itu membawahi 10 butik dan dia ceo nya " kata Erni


" Hah ......10 butik jadi ceo !!!" kata Disti mendelik tak percaya


" Ya kenapa nona kaget Dan lagi nona Aya juga seorang desainer " Kata Wati


Membuat Disti langsung terdiam Karna tak percaya Dengan apa yang dikatakan kedua pengasuh si kembar itu Tapi mereka juga tak mungkin berbohong Karna mereka bekerja cukup lama sebagai pengasuh


Disisi lain Aya baru saja ingin masuk kelas ketika seorang pria menghadang nya di depan pintu masuk kelasnya


" Hai ......Ay ...." Kata pria itu tersenyum Yang membuat Aya mendelik

__ADS_1


" Kau ..... Tommy " kata Aya kaget


" Kau masih mengenali ku , aku tak percaya bisa bertemu dengan mu di sini " Kata Tommy


__ADS_2