Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 398


__ADS_3

Tania pun berteriak senang melihat mereka datang Dan Tania langsung memeluk Ara dan Ratih Begitu juga mamah ji .Lalu Ara memperkenalkan mbok dan yu Irah Cukup lama mereka ngobrol menanyakan tentang kecelakaan Tatih dan Nila Setelah itu mereka makan bersama lesehan yang membuat Tania senang Apa lagi sudah banyak buah lengkap terhidang di meja Yang membuatnya tinggal met memakannya .


" Masyaallah ini rumah atau villa sih " kata mamah ji pada yu Irah


" ini rumah mah ini rumahnya mba Aya dan itu disebelah rumahnya mba Ara Dan di belakang kebun semua itu punya sini Mamah bisa lihat lihat ya ngak ndu " kata yu Irah


" Ya mah Ratih bisa nemani kok , kalo Ratih ngak belum punya rumah " kata Ratih Yang membuat Reyhan merasa tersindir Dan menatap sang mamah


" Ya sabar ya nak, kan nanti bisa nyari yang dekat sini " kata mamah ji Tak menyangka menantu sepupunya itu punya rumah dan kebun sendiri .Walau di desa tapi sangat luas. Dan juga nyaman untuk di tinggali


" Rey kau kan bisa nyari tanah yang dekat sini biar dekat " Kata Mamah ji


" Ya mah nanti Reyhan cari " kata Reyhan yang juga sedang mencari yang dekat lingkungan rumah Ara biar dekat Karna biar mereka bisa saling mengunjungi satu sama lain


" Banyak kok mah yang jual tanah dan rumah disini Karna kadang mereka pindah ke tempat lain " kata Ara yang tahu para tetangga mereka merantau ke luar jawa padahal tanah di jawa saja masih subur untuk usaha


Mamah ji sempat berjalan jalan setelah makan melihat kebun Ara dan ternak nya Apalagi banyak sekali unggas milik Ara


" Wah pantas mba Risma betah tinggal disini suasana nya nyaman dan semua sudah di tembok keliling Dan tak ada orang yang bakal menganggu kalian " kata mamah ji . Yang melihat rumah kakak beradik itu cukup besar Dan kebun mereka juga Yang penuh dengan kebun tanaman buah dan sayur juga pisang


" Mah Tania senang, mamah besok pulang nya sana Deril ya Biar Tania disini dulu " kata Tania


" Enak aja ngak mau, masa mamah sendiri di rumah " kata mamah ji Yang pasti akan kesepian di rumah sendiri


" Lah kan mamah kerja " kata Tania


Ya tapi kan sepi Tan , kalau mami Risma punya banyak pelayan Jadi wajar tak mamimu itu kesepian " kata mamah ji


" Ya..... mamah " kata Tania cemberut Karna dia ingin sekali liburan di desa mumpung masih belum melahirkan


**********.

__ADS_1


Sedangkan di rumah lain Aya duduk santai bersama mami Risma di ruang kerja mengecek laporan butik


" Tania lagi ke yogya Ay sama mamah ji Ay " kata mami Risma


" Mami mau kesana juga " kata Aya


" Tunggu besok kalo papi izinin ya kan kita bisa kesana . Mami kangen suasana desa Ay " Kata mami


" Ya mi , Aya juga kangen kan bulan depan ada tgl merah kita bisa kesana selama dua hari itu cukup buat liburan sama si kembar mi " kata Aya menatap mami Risma


" Ya kita senang senang biar bisa plesiran " Kata mami Yang juga ingin menikmati masa tuanya dengan liburan Dan bersantai karna sudah masa nya ia istirahat Karna sudah ada Aya yang mengurus semuanya Yang membuat mami bersyukur Aya cepat mengerti dan pintar Hingga bisa menguasai dengan baik Sehingga mami hanya mengawasinya saja


" Ya mi , kan perlu juga bersenang senang tanpa papi dan abang " kata


Aya tersenyum


" Ya apa lagi besok Alan sudah pulang kesini Dan kita bisa bikin acara di rumah untuk mengundang orang tuanya dari desa Dan kita bisa liburan setelah itu " Kata mami


" Ya mi " kata Aya Yang ingin membawa Cindy sekalian ke yogya biar bisa bekerja di cafe Dan bisa kuliah lagi disana Untuk menemani Qila .


" Ya dia sudah belajar memasak dan juga mengurus berkas Kasihan dia Nasibnya tak beruntung mi Tapi ia masih bersemangat untuk bisa kuliah " kata Aya


" Bagus lah , itu akan jadi ladang pahala kalian nanti Karna menolong orang yang sangat butuh pertolongan " Kata mami Yang salut pada kebaikan menantunya itu Karna Aya masih perduli dengan orang lain walau mereka seorang wanita malam


" Ya mi " kata Aya yang kembali mengecek laporannya .


Disisi lain Ferdi sedang asyik mengecek berkasnya Ketika Abel menemui nya Di ruangan nya


" Ada apa bel " kata Ferdi sambil fokus ke laptopnya Ketika Abel masuk ke ruangan nya


" Apa kau menghamili Aya Fer hingga ia mau pada mu .Terlihat dia masih sangat muda sekali " kata Abel Yang datang mengantar laporan

__ADS_1


" Kenapa ? Kau ingin tahu sekali rupanya Itu bukan urusan mu bel Urusi saja rumah tangga mu " kata Ferdi


" Kau ini kenapa ? Aku hanya bertanya pada mu Fer " kata Abel


" Kau bukan bertanya bel, tapi menuduh Seharusnya bila bertanya Fer bagaimana bisa kau bertemu Aya Atau bagaimana bisa kau menikah dengan nya Itu baru pertanyaan Sedang kan tadi kau tak bertanya Tapi menuduh ku menghamili nya kan " kata Ferdi cuek .


" Apa kau tersinggung .Kalau begitu aku minta maaf ?" kata Abel


" Aku maaf kan, tapi lain kali ingat disini aku masih atasan mu Kalau kau ngobrol di luar ruangan mungkin aku ini memang teman mu . Dan lagi kau masih istri sepupu ku bel Jadi aku masih menghargai mu " kata Ferdi


" Ya aku mengerti , sekali lagi aku minta maaf " kata Abel Yang merasa tak enak Karna tadi sembarangan bicara Yang membuat Ferdi tersinggung Dan ia pun bergegas keluar dari ruangan Ferdi Setelah Ferdi menanda tangani Dan mengecek berkas berkas laporan nya.


Dan tak lama Bimo masuk mengantar semua laporan nya


" Permisi bos " Kata Bimo Yang kepalanya nongol di balik pintu


" Masuklah " kata Ferdi


" Apa kau sibuk , oh ya apa Abel tadi mengantar laporan " Kata Bimo


" Mhem mana laporan mu . Ini sudah sore kenapa lambat ?" kata Ferdi


" Maaf tadi ada kesalahan jadi harus aku koreksi dulu " kata Bimo


" Aku mau pulang cepat hari ini Karna besok Alan mau pulang Dan aku akan menyambut nya Kau bisa membawa Abel dan Wina oh ya Apa kau sudah berhasil menidurinya Kenapa dia masih kepo dengan kehidupan ku " Kata Ferdi


" Aish kau ini , sabar lah dia sudah takluk pada ku Mungkin dia hanya penasaran saja pada Aya Dan mungkin hanya terkejut Karena Aya jauh lebih muda darinya Dan juga cantik " kata Bimo menatap Ferdi


" Hahaha....... entah lah kenapa banyak orang penasaran pada Aya padahal aku menghamili nya setelah kami menikah Dan ia mengatakan kalau aku sudah menghamili Aya astaga kenapa bisa ?" Kata Ferdi bingung Dengan semua orang penasaran yang melihat istrinya itu Karna Aya terlalu muda untuknya padahal Aya saja santai Dan tak pernah merasa risih Karna mereka memang terpaut saling jatuh cinta .


Dan cinta itu tumbuh dengan berjalanya waktu Yang membuat mereka saling percaya satu sama lain .

__ADS_1


Sedangkan disisi lain Tony baru saja Dapat laporan rari anak buahnya kalo pria pembeli rumah Cindy sedang pergi ke Singapura Yang membuat nya menyuruh anak buah nya mengikutinya kesana


" Ikuti dia cari Cindy sampai dapat Pasti pria itu menyembunyikan nya disana " kata Tony geram sambil mengengam tangan nya Karna beberapa hari ini dia kehilangan pelanggan .


__ADS_2