Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 275


__ADS_3

Awan mengajak Qila keluar dari rumah Dan berjalan menuju jalan raya


" Mas ngak enak sama mami , kita juga belum pamit sama papi mas " kata Qila


" Nanti mas telpon saja " kata Awan


" Ayo sini mas bawa tasnya " kata Awan mengendong tas ransel yang di bawa Qila dan mereka pun berjalan kaki di pinggiran trotoar jalan raya


" Mas ....." kata Qila


" Jangan membujuk ku de, aku sangat mencintaimu la . Mas ngak mau mami membenci mu dan memisahkan kita


" Kata Awan


" Tapi kita bisa bicara baik baik kan mas " kata Qila


" Tidak de, mami akan menjodohkan ku Bila aku tak melawannya Tuh buktinya saja kak Siska. Ngak nikah nikah setelah putus dengan tunangannya Hasil dari perjodohan mami Bang Raka juga begitu Aku pusing dengan aturan mami dan papi Makanya aku memilih pergi ke yogya untuk menghindari mereka . Agar aku bisa kuliah dengan tenang " kata Awan yang tinggal menunggu setahun lagi Bisa menyelesaikan kuliahnya Karna dia dan Qila selama ini tak pernah punya masalah . Jadi Awan bisa kuliah dengan tenang Dan berharap bisa menuntaskan semua sisa sks nya Untuk bisa mengambil kkn dengan cepat Agar bisa lulus dan bekerja


" Tapi mas " kata Qila


" Ngak ada tapi tapian , ayo kita cari makan dulu " kata Awan Yang hendak menyebrang jalan


" Cit.........


" Woi.........." lihat jalan dong " kata Tina Yang kaget ada orang menyebrang sembarangan


" Kak Tina ......." kata Qila kaget


" Qila ......" kata Tina yang juga kaget


" Nona , mba Qila " kata Tina menoleh pada Aya


" Aqila ....." kata Aya membuka pintu


" Aya ..... Ya Allah kita ketemu " kata Qila senang. Yang langsung memeluk teman nya itu Begitu juga Awan yang menarik dalam nafas nya kaget bisa bertemu Aya Dan melihat keduanya saling berpelukan


" Kalian mau kemana ayo ikut aku pulang " kata Aya


" Ayo mas , aku kangen Aya kita mampir dulu kerumah Aya ya mas " kata Qila


" Ya baiklah , tapi kita makan dulu ya " kata Awan


" Ya kita makan di rumah saja ya biar bebas " kata Aya tersenyum Yang menyuruh Awan duduk di sebelah Tina . Dan setelah keduanya masuk mobil


Mobil pun kembali melaju di jalan raya .

__ADS_1


Mami Awan yang bingung pun mondar mandir Karna ia harus berkata apa pada suaminya itu Bila putranya itu pulang mendadak


" Mi de Rio mana ?" kata Raka yang baru pulang dari kantor


" Eh ngak tahu mungkin di kamarnya " kata mami Lalu bergegas pergi masuk kamar nya pura pura tak tahu


" Ya sudah " kata Raka yang lalu melangkah masuk ke kamarnya Karna mengira adiknya itu sibuk bersama Qila


Sedangkan di mobil Qila sangat senang bertemu Aya . Karna sudah lama mereka tak bertemu .


" Kok ngak cerita sih mau kejakarta , kan aku bisa nitip " kata Aya


" Nitip gimana Ay , kita dadakan bahkan gue ngak kepikiran nyari oleh oleh buat lho . ya kan mas " kata Qila


" Iya Ay , kita ngantar kakung ingin main kejakarta Ketemu papi dan mami " kata Awan


" Ya syukur lah , ya sudah kita makan dirumah saja ya " kata Aya


" Terserah , Tapi ngomong ngomong kamu dari mana Ay "' kata Qila


" Aku dari nyari buku, kan aku sudah kuliah sekarang la " kata Aya


" Hah.... Kuliah, alhamdulilah baguslah kesampaian juga tuh mimpi lho Tapi si kembar sama siapa ?" kata Qila


" Mereka sama pengasuhnya Kan ada mami papi juga dirumah. Oh ya pasti papi dan mami senang ketemu kalian


" Ok bos atur manis saja , kalo kekenyangan bisa ginap kan " kata Qila tertawa


" Gampang kan masih banyak kamar kosong Yang diatas juga boleh " kata Aya karna memang banyak kamar kosong tak terpakai Karna jarang ada tamu Apalagi para kerabat jarang datang berkunjung Jadi Aya sangat senang bila ada teman dan sahabatnya bisa main kerumah .Apalagi Qila dan Via


Agar rumah tak terasa sepi


" Terimakasih bu bos, aku kangen cium si kembar Pasti mereka sudah besar " Kata Qila


" Iya boleh , Trus gimana Via kehamilan nya sehat kan Kemaren dia cuma mampir sebentar ke rumah nginap semalam Besok nya dia menginap di rumah mertuanya " kata Aya


" Iya kan cuma niat melayat Ay, jadi ngak bisa lama Karna bang Yusuf kerja Dan kita juga belum libur saat itu..


" Nah lho kok bisa kesini " kata Aya heran


" Kan aku habis ujian jeda semester jadi libur panjang Ay, makanya bisa kesini antar kakung ke rumah mertua " jelas Qila . Karna memang mereka baru libur Dan baru 3 hari di jakarta .


" Ya sudah , nginap di sini ya biar .kita bisa cerita cerita " kata Aya


" Ok siap bos " kata Qila tertawa Sedangkan Tina dan Awan hanya mendengar kan saja dua wanita itu bercerita .Karena memang sudah lama mereka tidak bertemu

__ADS_1


Tak lama mereka pun sampai di mansion mewah .Yang membuat mata Awan terbelalak melihat mewah nya rumah mertua Aya . Selama ini Awan hanya mendengarkan ceritanya saja Tapi belum pernah melihatnya langsung. Dan kali ini ia dan Qila sangat beruntung bisa mampir kerumah mertua Aya


" Ayo turun mas " kata Qila


" Oh iya de, Wah rumahnya besar sekali ya de " kata Awan Yang terpukau melihat rumah megah di balik tembok tinggi Tak seperti rumah mereka yang hanya di komplek perumahan elit Tapi tak begitu besar Dan lagi belum ada apa apanya dengan rumah keluargga Ferdinan Sandiago


" Ayo masuk la, wan ayo kita makan jangan bingung Anggap saja rumah sendiri Kita langsung ke ruang makan ya " kata Aya yang mengajak .Qila dan Awan masuk keruang makan keluargga


Sedangkan Awan melongo melihat isi rumah yang begitu luas Dan tiba tiba


" Ma ma ma " kata Afnan berlari melihat Aya pulang


" Hai ....... Afnan Aska ya " kata Qila langsung memeluk dua bayi mungil putra sahabat nya itu .yang sudah bisa berjalan


" Nda....nda ......" kata Aska menghindar sedangkan Afnan hanya melongo melihat Qila dan Awan


" Hahaha...... maaf la, karna sekarang sudah besar. Mereka lupa sama kalian Sini sayang ini teman mamah Tante Qila sama om Awan dulu waktu di yogya yang suka rebutan gendong kalian lho kak de " jelas Aya


" Aty om " kata Afnan


" Ya ayo kita makan siang , mamah lapar mamah makan dulu ya . mba.... anak anak di ajak main dulu ya " Kata Aya


" Ya nona " kata mba Wati yang cepat cepat menghampiri Aya . Dan mengajak si kembar untuk kembali bermain


Qila pun menyempatkan diri untuk mencium si kembar juga Awan Yang senang melihat si kembar sangat lucu dan juga mengemaskan


" Gue ngak nyaka Ay mereka cepat tumbuh besar , dulu aja masih merah


ya kan de " kata Awan


" Iya mas " kata Qila tersenyum pada si kembar Karna mereka mau makan dulu Karna tadi belum sempat makan siang di rumah .Dan kebetulan sekali mereka bertemu dengan Aya Pucuk di cinta ulam pun tiba .Karna uang mereka mulai menipis Karna untuk kebutuhan sehari hari selama di rumah mertua .


" Ayo makan ngak usah malu malu " kata Aya mempersilahkan kedua nya


" Trimakasih Ay, maaf merepotkan " kata Awan menarik kursi untuk nya dan Qila


" Mami dan papi mana Ay " kata Qila


" Tadi kerumah kak Reyhan untuk persiapan 7 hari papah nya " kata Aya


" Oh iya sepupu bang Ferdi kan " kata Qila


" Iya " kata Aya yang duduk sambil mengisi piring nya Begitu juga Qila dan Awan yang senang bisa makan gratis dan enak


" Mhem......kok ngajak makan ?" kata suara bariton

__ADS_1


" Abang ......" kata Aya kaget


__ADS_2