
Reyhan pun hanya tersenyum tipis karna kesal . Karna percuma ia protes tuh Ferdi sudah tahu kartu As nya
" Oh ya mana menantu mba Risma Kok dari tadi ngak keluar , betah amat dikamar " kata Naura istri Fandi
" Dia lagi istirahat de kecapean bantu bi Yam masak.. Jadi istirahat dulu Apalagi dia hamil muda " kata mami Risma
.
" Hah...... ngak salah tante menantu tante masak didapur kan suami nya bos " sindir Reyhan
" Heh ......emang maksudnya apa ? emang kewajiban istri kan melayani suami dapur sumur kasur Rey. Masalah cari duit baru urusan gue " kata Ferdi .
" Yah .... emosi dia tumben cari istri rumahan biasanya juga mencari model yang ngak mau kerja kotor dan kucel slalu pengen tampil seksi kaya Kaifa dan Heni kan "kata Rey membuat Ferdi terpojok
" Kau ...... jangan bahas itu lagi " kata Ferdi menatap Reyhan tajam
" Heh...... emosian amat sih Fer santai lebaran juga baru juga buat dosa dari nol sudah marah aja baru juga sehari ya ngak tan" kata Reyhan
" Rey ......" tegur Naura pada putranya
" Sudah ngak usah dibahas lagi Rey karna Ferdi sudah mulai dari nol jadi untuk itu ngak usah dibicarakan " pinta mami Risma
" Yang dari nol kaya pom bensin aja Dari nol ya mas .....hahaha." ledek Reyhan tertawa .Yang membuat semua orang tersenyum melihat kelakuan Reyhan
Sedangkan Ferdi hanya diam Karna ia tak mau lagi membahas tentang Kaifa Yang sudah berkhianat pada nya
" Oh ya bukannya Reyhan katanya mau nikah tahun ini ra, sama siapa " kata papi yang memang sepupu ibu Reyhan .
" Tepat nya tiga bulan lagi mas , Datang ya mba mas nikah sama Lidya " kata mami Naura melirik Reyhan
" Tunangan mu Rey atau pacar baru " kata Ferdi menatap Reyhan .
" Teman SMA tapi anak relasi papi juga
Karna maminya teman mami " kata Reyhan.
" Wah... perjodohan ya tan " kata Ferdi
" Ngak Fer...... Reyhan milih sendiri tante cuma memberi saran Karna kalo pacar pacarnya belum ada mau yang serius Dan tante ingin ada orang yang bisa mengurus Reyhan kalo di Jerman dan ikut kemanapun Reyhan pergi Apa Aya begitu juga mba ?" kata mami Reyhan
" Iyalah mereka tadi malam baru pulang dari yogya ra.... Maka nya lelah lain waktu mba kenalin deh maaf bila belum bisa buat resepsi " kata mami Risma
" Lah kata nya hamil benaran mba tuh hamil gimana ceritanya Fer " kata mami Naura menatap Ferdi
" Panjang ceritanya tante , ngak usah cerita deh. Yang penting Ferdi sudah menikah Dan Aya hamil setelah menikah bukan seperti yang Kaifa ceritakan pada kalian " kata Ferdi Karna pastinya tante nya itu sudah mendengar berita itu Karna rumah tante dan om nya itu Tak jauh dari rumah Kaifa ...
" Apa benar begitu mas " kata Fandi
" Ya Fan, Ferdi menikahi sudah 7 bulan diam diam Dan Aya hamil hampir 4 bulan ya kan mi " kata papi Sandi
__ADS_1
" Ya ....Fan ... Jadi berita yang mengatakan Ferdi menikahi karna hamil itu Fitnah Dia sudah menikahi Aya setelah putus dengan Kaifa . Hanya beritanya dibikin biar Ferdi terkesan jahat sama Kaifa padahal dia nya sendiri yang selingkuh " jelas mami Pada sepupu sang suami . Sedangkan Ferdi hanya diam Karna maminya sudah menjelaskan semuanya
" Wah .... berarti lho diam diam bahaya juga nih Fer , Trus ngak bikin resepsi nih tante om " kata Reyhan .
" Ngak perlu, mertua gue habis kecelakaan Dan beliau baru sembuh Dan lagi ngak perlu resepsi toh Aya juga tak pernah mempermasalah kannya " kata Ferdi santai
" Heh..... tapi ngak ada syukuran juga mba , mas " kata mami Naura
" Nanti sekalian 7 bulanan ra, kan .kita sudah mempersiapkan acara untuk cucu pertama kita . Jadi sekalian kumpul keluarga Paling tidak cuma keluargga besar lah "kata mami
" Oh gitu ya atur manis saja mba Kita pasti datang ya kan pi " kata mami Naura
" Ya itu pasti mba mas " kata Fandi
Sedangkan Aya masih pulas tidur di kamar belakang dekat kamar bi Yam Karna tadi bi Yam sudah membersihkan kamar itu Agar Aya tak berisik mendengar obrolan para tamu .Yang merupakan .kamar tamu yang sudah lama tak terpakai .
" Ya ampun non Aya pulas banget , ngak tega bibi membangun kan nya " kata bi Yam Yang tahu Aya lelah karna tadi malam mereka baru pulang
Lalu bi Yam pun keluar lagi Yang membuat Aya yang sudah bangun sedikit kaget Karna pintu kamarnya berderit
" Apa ada yang masuk ya " kata Aya Yang kembali ingin memejamkan matanya . Namun belum lagi matanya terpejam
Ceklek .......
" Hai sayang ...apa masih ngantuk " kata Ferdi yang masuk
" Abang dari mana tadi Aya cari ngak ada di depan " kata Aya .
" Kok bisa , Aya ketiduran disini tadi ngantuk banget dan capek " kata Aya
" Ya ngak papa " kata Ferdi yang lalu ikut berbaring di sebelah Aya dan memeluk istrinya
" Maaf kan abang ya , Abang janji tak akan menyakiti mu " bathin Ferdi dalam hati.
" Trus apa tamu tamunya sudah pergi " kata Aya menatap Ferdi
" Iya mami dan papi sedang istirahat di kamar .Baru saja tamunya pada pulang " kata Ferdi
" Apa Aya ngak ingin jalan jalan " kata Ferdi menatap lekat Aya
" Nanti malam saja bang Aya lelah dan masih ngantuk " kata Aya
" Ya sudah kita tiduran saja istirahat dulu Nanti sore baru kita jalan jalan sekalian ngantar bi Yam pulang ya " kata Ferdi
" Ya bang " kata Aya tersenyum dan memeluk Ferdi .Ferdi pun memeluk Aya dan mencium kening Aya Dan memejam kan matanya untuk tidur sebentar
Malamnya setelah Isya Ferdi mengantar bi Yam pulang ke Bekasi bersama Aya Aya pun berpakaian sederhana Namun tetap tampil cantik. Untuk ikut mengantar
bi Yam yang tinggal di pinggiran kota itu
__ADS_1
" Aya mau ikut mengantar sayang " kata mami bertanya ketika Aya terlihat cantik
" Iya mi Aya mau ikut sekalian mampir tempat teman Aya mi " kata Aya
" Ya sudah hati hati ya Fer jaga istrimu ingat ada cucu mami " kata mami Risma mengingat kan Ferdi
" Ya mi " kata Ferdi Yang tahu bahwa mami nya itu sangat menyayangi sang istri . Padahal Kaifa yang sudah lama jadi kekasih nya saja Mami nya bersikap cuek bebek Tapi entah kenapa dengan Aya Maminya bersikap posesif melebihi dirinya.
Aya dan bi Yam hanya tersenyum ketika berpamitan . Karna tamu juga sudah mulai sepi Dan hari ini Aya cukup banyak istirahat karna mertuanya itu melarang nya keluar melayani tamu
Mobil melaju dengan santai ke rumah bi Yam yang terlihat sepi karna memang anak anak bi Yam masih di luar kota.
" Bi kok tega sih pada ngak pulang padahal bibi kan sendiri " kata Aya ketika membantu bi Yam menurunkan barang bawaan bi Yam
" Karna mereka punya anak kecil dan perekonomian mereka masih belum mapan nak .Jadi bi Yam bisa mengerti "kata bi Yam karna sang suami sudah lama meninggal .
" Ya sudah , bi kita pulang ya " kata Ferdi
" Eh .... tunggu kok pulang nih bawa ya den sedikit oleh oleh dari kita " kata seorang wanita yang datang tergopoh gopoh membawa kantung kresek .
" Oh iya ini adik bibi rumahnya disebelah tuh , dia yang merawat rumah bibi kalo kosong . Nah ini menantu majikan saja istri tuan muda nah " kata bi Yam memperkenalkan Aya .
Aya pun menyalami bi Nah adik bi Yam begitu juga Ferdi yang tersenyum . Lalu setelah basa basi mereka pun pamit pulang karna takut kemalaman
" Sudah ya bi salam buat semuanya " kata Aya pamit
" Ya non hati hati " kata bi Yam melambaikan tangan ketika Aya masuk mobil Dan mobil pun kembali berjalan
" Bang nanti mampir sebentar tempat Teman Aya ya bang " kata Aya menatap Ferdi
" Ya .......ngak lama kan " kata Ferdi
" Ya cuma antar oleh oleh " kata Aya Yang juga membagikan nya pada bi Yam
Dan ia juga ingin bertemu Via walau hanya sebentar .
Dan tak lama mereka pun sampai di lingkungan padat penduduk Yang membuat Ferdi tak bisa memarkirkan mobil nya dengan leluasa .
" Abang tunggu disini saja ya , rumahnya tuh di ujung dekat kali " kata Aya
" Hah....... ih .... teman mu tinggal disini " kata Ferdi kaget
" Ya bang kenapa bang " kata Aya
" Tidak ngak papa jangan lama lama cukup 15 menit " kata Ferdi
" Abang ....." kata Aya merenggut
" Ok 20 menit tuh lihat macet jalan nya sempit " kata Ferdi beralasan
__ADS_1
" Ya sudah tunggu sebentar " kata Aya yang bergegas menuju rumah Via sahabatnya . Yang memang dekat bantaran kali ciliwung yang padat rumah kalangan masyarakat kelas bawah.