Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 171


__ADS_3

Qila pun lalu masuk ke kamar nya dengan rasa bersalah setelah Awan pergi


Lalu duduk melamun Memikirkan apa Yang terjadi dengan nya tadi


Mamah Qila yang melihat itu pun masuk kamar Lalu mendekati Qila


Yang duduk termenung


" Ada apa nak " kata mamah Sila


" Mah , maaf kan Qila ya mah bikin mamah kecewa Qila bersalah sama mamah " kata Qila yang terisak lalu bersujud di kaki mamah nya Dan memegang kaki mamah Sila dengan menangis Yang membuat mamah Sila kaget juga bingung


" Ada apa nak, Qila ngak salah " kata mamah Sila


" Qila salah mah , Qila ngak bisa jaga diri " kata Qila Lalu menceritakan semua apa yang terjadi . Tampa Qila tutupi Yang membuat mamah shock dan terdiam


Cukup lama mamah Sila terdiam lalu memeluk putrinya Dan lalu ikut menangis .


" Kalo begitu menikah lah , Suruh Awan kesini nanti malam. kita bicarakan baik baik " kata Mamah yang tak mungkin bisa marah pada putri nya Karna marah tak akan menyelesaikan masalah. Lalu Qila pun menangis dan memeluk mamah Sila


Bersyukur mamahnya menerima dirinya apa adanya.


Sedangkan Awan yang pulang sampai rumah pun merasa galau Karna terperangkap cinta sesaat .Padahal ia sudah berjanji pada sang papi untuk menyelesaikan kuliahnya dengan cepat


Yang membuat Awan bingung Namun ia juga mencintai Qila Dan tak mungkin ia Lari dari tangung jawab .


Lalu Awan pun menemui kakung yang sudah terbangun Yang tadi sempat ia tinggalkan sebentar karna mengantar Qila .


**********


Dua hari berlalu Qila pun menikah dengan Awan di rumah Aya siang ini Setelah ujian selesai mereka pun menikah dengan sangat sederhana Dengan. di bantu diurus pa Tejo dan Rio Titip numpang nikah Yang di hadiri lurah setempat pa RT juga ustad Afif dan dari pihak KUA.


" Vi kita nikah juga yuk " kata Yusuf pada Via


" Ih mas jangan bercanda Via masih kuliah " kata Via karna Yusuf terang terangan mengajak menikah didepan Aya dan Ferdi yang terkejut dengan sikap spontanitas Yusuf


" Menikah lah biar ngak kebablasan kan Kalian bisa bebas Tinggal mikirin kuliah masalah anak kan bisa di cancel untuk sementara waktu " kata Ferdi sambil duduk santai merangkul Aya

__ADS_1


"'Iya mba .... saran yang bagus kan ngak dosa walau mau mojok " kata Ara tersenyum


" Ck... sok tahu kaya pengalaman aja lho ra masih bocah tahu " kata Via pada Ara


" Emang dia sudah berpengalaman ya kan ra sama Rio gimana rasa nya " kata Ferdi keceplosan


" Abang.....!!!!" teriak Ara yang membuat semua orang menatap nya Terutama Ratih dan Nila dua sahabat nya itu melongo


" Ay ade lho " kata Via


" Benar itu nak Ay " kata Mamah Sila dan yu Irah ya kaget karna tak tahu sama sekali


" Benar yu , tapi masih nikah sirih waktu ada bapa dulu Sebelum pa Kevin meninggal Mungkin pa Kevin sudah punya firasat kalo ngak panjang umur Maka nya beliau menikahkan Ara dengan nak Rio Karna Rio orang yang bisa di percaya . Makanya pa Kevin minta ustad Afif menikahkannya Kalo mba Aya kan sudah bersuami .Karna pa Kevin ingin meninggalkan Ara dengan tenang Maka nya Ara dan nak Rio di nikah kan secara sirih dulu Sampai umur nya nanti genap 17 tahun Baru nanti di ulang untuk menikah resmi " kata pa Tejo menjelas kan Membuat semuanya melongo tak percaya


" Hah ...... jadi Ara sudah kikuk kikuk nih " bisik Ratih pada Nila


" Mana ku tahu " kata Nila bingung


Mamah Sila pun Ara lalu menatap Aya Aya hanya tersenyum .Karna tak mungkin ia menentang pemintaan Ayah nya Tapi mamah Sila juga paham karna tak mungkin meminta Aya bercerita saat mau akad. Lalu mamah Sila kembali ke dapur menemui Yu Irah


" Tuh Vi, masa kalah sama Ara " kata Yusuf yang membuat menyenggol Via


" Kalo niat nya baik insyaallah semua nya akan baik Vi Tergantung niatnya saja Ya seperti Qila dan Awan dari pada hamil duluan kan lebih baik menikah. pacaran itu asyik memang Tapi kalo pas lagi berdua pasti ketiga nya akan ada setan " Kata Aya


" Ya kak, Ratih aja mau kalo ada yang lamar " kata Ratih melirik Ara


" Maksudnya apa mau di lamar melihat ke gue hah ....!!! " kata Ara heran


" Hahaha .......enak ngak , kan lho sudah pengalaman ra " kata Ratih


" Tahu ah " kata Ara cuek Yang membuat semua orang tertawa..


Sedangkan Qila dan Awan sedang tegang menunggu pa penghulu .Mamah Qila Yang pergi kedapur Sedang menyiapkan makanan di meja Sedang kan nasi kotak untuk dibagikan para tetangga Aya . Yang datang untuk ikut menyaksikan akad Qila secara sederhana


Tak lama penghulu pun datang Dan menanyakan wali Qila. Mamah Qila yang merasa tak enak pun lalu bercerita


Maaf ustad , saya janda diceraikan suami saya karna katanya saya ini tak becus mengurus suami Dan saya meninggal kan putri saya kesini untuk pulang ke keluarga saya Dan berharap ketika saya pergi Papinya merawat Qila dengan baik .Tapi kekecewaan yang saya dapat Suami saya malah mengusir putrinya sendiri Tanpa memberikan biaya pendidikan dan uang nafkah .Qila malah di tolong Aya sahabat nya Sebab itu saya menyerahkan semuanya pada wali hakim .Terserah pa penghulu siapa yang mau menjadi walinya Yang penting sah di mata Allah dan agama " kata mamah Sila berterus terang .Karna tak ingin menunda pernikahan Qila.

__ADS_1


" Baiklah kami mengerti Biar ustad jadi walinya ayo kita mulai " kata Pa Lurah .


" Ya pa Apa mempelai siap " kata pa penghulu


" Siap pa " kata Awan yang tersenyum sambil menatap Qila.


Dan siang itu pun akad berjalan lancar di tambah dengan Yusuf yang minta di nikah kan dengan Via.. Awalnya Via menolak dari karna di pinjami Aya baju kebaya dan di hias sederhana Mereka pun menikah siang itu juga Yang membuat semua nya lega. Lalu mereka pun makan bersama .


"' Wah mas Yusuf ger cep aja untungnya mba Via mau ya mas " kata Rio


" Ketimbang kebelet yo, nekat deh biar lega " kata Yusuf yang lalu menitip kan uang untuk pa penghulu lurah dan RT setempat juga pa Tejo dan Rio .


" Iya mas kan kalo sudah halal mau di bawa ke mana aja ok " kata Rio .


" Ya lah , ketimbang gigit jari sama menelan air liur " kata Ferdi


" Ya bro sekarang sudah aman .lagian Via juga yatim piatu ngak tega gue biarin dia hidup sendiri " kata Yusuf Karna ia memang menyukai Via dengan kesederhanaan nya .


Setelah acara makan makan selesai . Mamah Sila pun lega .Qila sudah ada yang menjaga Dan Awan juga pria yang baik Tak berulah macam macam .


" Ayo makan siapa yang belum nih ayo kedapur " kata Aya


" Nila belum mba , belum dua kali " kata Nila terkekeh Yang batal menikah karna sang pria tak mau di mintai mahar .


" Nila.... bukan nya kemaren katanya sudah di lamar kok ngak jadi " kata Qila bingung Karna pihak pria mundur


" Nila minta mahar 10 juta kak , dan lagi Nila ingin melihat keseriusan nya Kan sekarang apa apa mahal. Trus tuh duit buat beli tanah Tapi dia keberatan ya sudah . Orang kalo sabar pasti terkumpul Kemaren kan Nila kasih waktu setahun Tapi dia mundur minta ngak jadi ya monggo . Nila juga ngak ngoyo mba " kata Nila bercerita


" Iya cemen tuh cowok " kata Ratih


" Sama mas Paijo aja gimana mau ngak tapi mas minta waktu dulu ya buat menabung .Ya ngak mak " kata paijo .


" Terserah sampean . le, sing penting tangung jawab mu iku lho le, karo ojo lali karo mbok iki sing wis uzur " kata emak sambil menyuap makan karna sudah mulai betah bekerja di cafe


" Ya teko direstui mak asal tenan nan Dari pada bunuh diri di pohon kopi " kata mamah Sila bercanda


" Wah ....bahaya kui , ojo sampe lah " kata pa Tejo terkekeh

__ADS_1


Membuat yang lain pun ikut tertawa bersama Sambil makan dan minum hidangan akad Qila dan Awan sedangkan Yusuf akan merayakan syukuran nya minggu depan di cafenya


__ADS_2