
Setelah bicara dengan Ferdi Reyhan pun ngobrol bersama keluargga nya di ruang tengah Sedangkan Yusuf dan Via berada di rumah orang tuanya Sedangkan Qila bersama Awan tinggal di apartemen Ferdi yang kosong Karna dua minggu lagi mereka akan pulang ke yogya Tapi Awan masih bekerja membantu Bimo di kantor Ferdi sebelum mereka kembali pulang ke yogya
Dan malam ini Reyhan ingin menginap di rumah Ferdi Karna ingin bicara terbuka pada om dan tantenya .
" Rey , apa itu tidak akan menyakiti Ratih Kau tahu kan dia masih bocah " kata mami Risma menatap Reyhan
" Reyhan akan bicara baik baik pada nya tan , Karena Reyhan juga tak bisa melepaskannya begitu saja " kata Reyhan
" Iya lah , kan dia ngak punya tempat lain lagi mi. jelas saja Ratih di pertahankan Apalagi masih bocah imut kau pasti terlena kan han " kata Ferdi menyindir
" Emang kamu ngak Fer ?" kata papi
" Itu beda pi, Aya istri sah Ferdi Ratih kan belum " kata Ferdi
" Tapi nanti aku akan mengurusnya diam diam Fer Dan tak perlu kehadiran Naura untuk sidang " kata Reyhan
" Bagus, itu lebih baik Agar tak menyakiti nya asal kau bisa mengaturnya dengan baik Semua pasti berjalan aman " kata mami Risma
" Lah kok tante malah mendukung Reyhan sih tan " kata Deril
" Ya mau gimana lagi ril , Kasihan juga lihat kondisinya sekarang ini. .Kita harus empati sedikit lah Memang Naura orang nya begitu Tapi lihat sekarang dia tak berdaya .Tante tetap tidak tega padanya Apalagi dia ngak mungkin lagi untuk bisa punya anak " kata Mami
" Iya mba Risma benar , ji ingin tetap ingin menjaga silaturahmi sama mereka Walau pun nanti Reyhan sudah berpisah Tapi untuk sekarang paling tidak kita bisa menjaga hati dan perasaan Naura
" Iya tante kasihan mba Naura . Pasti dia sangat shock . Kalo tahu dirinya tak bisa hamil . Ya sebisa mungkin bang Reyhan harus bisa menghiburnya .Agar dia bisa bersemangat Kalau masalah Ratih biar nanti Aya yang akan bicara pada Ara Biar dia bisa mengerti dan bersikap baik pada Naura Paling tidak jangan sampai Naura tahu dulu " kata Aya
" Ya kau benar Ay, terimakasih " kata Reyhan .Yang juga tak tega pada Naura Apalagi ia masih mencintai Naura
" Ya sudah sekarang kita istirahat , sudah malam bubar " kata papi beranjak dari kursi .
" Ya om Reyhan juga ingin istirahat . besok Reyhan harus ke rumah sakit lagi " Kata Reyhan
" Ya sudah sekarang kita istirahat .Afnan Aska mau bobo sama opa ngak ?" kata papi Pada dua cucunya itu Yang masih asyik main mobil mobilan di awasi dua pengasuh nya itu
" Nda .....kak au bo iyi " jawab Afnan
" Wah hebat ya sekarang kakak bisa bobo sendiri " goda Deril
" Ya ama ade uga " kata Afnan pagi
" Sama dong om juga tidur sendiri " kata Deril terkekeh
__ADS_1
" Ck..... jangan suka mengoda Nanti kalo kena batunya baru tahu " kata Ferdi
" Emang abang mau tidur sendiri , Biar Tania sama mamah ya " kata Tania
" Waduh..... abang cuma bercanda de , kan hanya menggoda Afnan " kata Deril Yang langsung memeluk Tania
" Hahaha...... gaya mu ril, kapok kan " ledek Ferdi tertawa senang
" Pasti lho senang kan Fer, gue emang kalah melulu kalo sama lho " kata Deril manyun
" Hahaha..... baru tahu lho ril , kalo gue sih sudah biasa bonyok parah dari lho Masa dia sampe ngancam mecat gue " Sindir Reyhan .
" Wajar dia begitu kan dia bosnya " Bela papi Sambil tersenyum dan berjalan kekamar
" Itu jelas pi, kan masih banyak tenaga lain Kalo dia Reyhan bertingkah.Apalagi sekarang bikin pusing minta pindah sana sini " kata Ferdi cuek
" Aish ..... kok tega sih Fer , kan gue masih sepupu lho " kata Reyhan
" Hahaha....... Ferdi hanya bercanda Rey, sana istirahat sudah malam . " kata mami Yang tak mau memperpanjang urusan Karna memang masih keluargga jauh Namun mami tak mau pilih kasih pada anak dan keponakannya Karna tinggal mereka keluargga yang tersisa .
Reyhan pun lalu beranjak kekamar tamu Masalah pakaian memang keluargga itu slalu punya stock Dan mamah ji tak banyak berkomentar Karna ia tidak mau membuat masalah .Karna mami Risma sudah banyak menolong suaminya juga dirinya . Dan juga anak anak nya Mamah bersyukur masih bisa berhubungan baik pada keluargga kaya itu .Walau mereka hanya sepupu jauh .
" Bang hati hati " kata Aya Yang tak ingin anak anaknya jatuh Yang mengikuti suaminya itu dari belakang
" Iya sayang abang tahu " kata Ferdi .
Sedangkan Mamah ji Tania dan Deril menyusul ke kamar belakang Karna disana lah tempat yang mereka suka
Karna rumah itu memang punya banyak kamar kosong .Dan di peruntukan untuk tamu dan keluargga mereka yang datang
Ruangan keluargga pun jadi sepi Hanya ada bi Siti yang merapikan bekas bekas mainan si kembar Bersama Erni dan Wati supaya ruangan itu kembali bersih
**********
Di rumah Ara Ratih belum bisa tidur Entah mengapa ia merindukan suaminya
" Kok abang ngak telpon Ratih ya , Atau aku telpon saja sendiri " kata Ratih yang meraih ponselnya . Namun tiba tiba
Drt.....drt..... drt......
" Abang " kata Ratih senang lalu lalu memencet warna hijau ponselnya Dan Reyhan menggunakan vidio call untuk menghubungi Ratih .
__ADS_1
" Assalamualaikum bang " kata Ratih tersenyum melihat wajah Reyhan
" Walaikum salam , maaf bila abang baru sempat telpon Ratih Tadi abang sangat repot ini juga baru istirahat buat nelpon Ratih " kata Reyhan
" Ya ngak apa apa , kapan abang pulang kesini " kata Ratih
" Mungkin lusa, masih ada kerjaan disini " kata Reyhan berbohong
" Ya , apa abang sudah makan ?" kata Ratih
" Sudah , Ratih tidur dimana kok ngak dikamar kita " kata Reyhan .
" Ratih di rumah Ara bang, biasa nya Ratih menginap disini sama Nila .Ngak enak sendiri di kamar sebelah " kata Ratih tersenyum
" Ya tidur lah, abang rindu de Ratih kangen ingin peluk Tapi ngak bisa " kata Reyhan Yang membuat senyum Ratih mengembang merasa tersanjung
" Ya bang , Ratih akan menunggu abang pulang lusa " kata Ratih
" Ya sayang sekarang tidur , abang juga tidur sendiri nih ....." kata Reyhan menunjukan kamarnya Agar Ratih percaya padanya .
" Ya bang slamat istirahat " kata Ratih tersenyum Dan memberi kan kiss jauh dari ponselnya Yang membuat Reyhan tersenyum dan membalas nya Lalu menutup pembicaraan nya .
" Alhamdulilah aku bisa tidur tenang " guman Ratih tersenyum lalu memejam kan matanya .
Sedangkan Reyhan menghela nafas kasarnya Karna rindu pada Ratih .Entah mengapa kini hatinya Khawatir Kalau dirinya dekat dengan Naura. Tapi jujur dalam hatinya ia masih sayang pada Naura Tapi ia juga tak bisa membohongi dirinya Dan melupakan Ratih Karna ia mulai jatuh cinta pada gadis itu
Di kamar lain Rio dan Ara saling padang Setelah pelepasan Dan mereka masih berada di bawah selimut
" Apa mau lagi " kata Rio tersenyum
" Sudah Ara capek mas " kata Ara
" Tumben " kata Rio
" Iya kan tadi banyak pelanggan Dan laporan juga jadi Ara capek " kata Ara
" Ya sudah ayo tidur " kata Rio memeluk istri kecilnya itu Yang kini sudah di kelas dua lompat kelas Sedang Ratih dan Nila masih di kelas satu.
" Tinggal satu tahun lagi yo, bersabar lah sebentar lagi pasti bisa " batin Rio yang ingin Ara hamil anak mereka. Dan Rio masih punya waktu untuk memperbaiki karier nya Yang sekarang sudah naik posisi bisa bekerja di kantor Ferdi .
" Ara hanya tersenyum Dan memeluk suaminya dan memejam kan matanya nya Karna ia merasa nyaman tidur dalam pelukan Rio .Karna hanya suaminya tempatnya mengadu tentang suka dan duka nya
__ADS_1