
Rio dan Paijo pun bergegas masuk kedalam untuk mengambil makanan Yang di siapkan yu Irah untuk oleh oleh Aya di jakarta Dan untuk mereka juga nanti disana Karna yu Irah sudah memasaknya banyak Dan membungkus nya dengan plastik putih besar Agar tak tumpah selama di perjalanan
"' Waduh rica rica dan mangut nya banyak banget yu" kata Paijo
"'Disana kan banyak orang jo, juga Ada mba Via . Kalau Paijo mau tuh di wajan masih. Bisa di bawa pulang Nanti bisa di bagi sama yu Irah " kata yu Irah Yang sudah meninggal kan sedikit untuk di bawa pulang
" Wah ...... Iya yu trimakasih Ayo mas kita angkat . Wah ini langsung bisa makan pas nyampe disana mas "kata Paijo
" Iya lah ini lebih enak dari pada beli " kata Rio yang membawanya dengan kotak besar Lalu menaruhnya di bawah jok belakang Karna Ara Nila dan Ratih akan duduk di kursi tengah .
Setelah semuanya siap Mereka pun berangkat Dan Rio duduk di depan bersama pa Sapto yang membawa mobil
" Akhirnya kita bisa liburan ke jakarta juga Rat " kata Nila senang
"' Iya aku senang banget Nil , ngak apa apa ngak ketemu abang Tapi bisa lihat jakarta "' kata Ratih ikut senang
Ara hanya tersenyum Karna ia tahu seperti apa keluargga dua sahabatnya Itu Yang tak pernah piknik Atau pun jalan jalan untuk liburan .Dan Ara bisa memaklumi Kenapa Ratih dan Nila sangat senang Karna itulah Ara mengajak nya mereka liburan ke jakarta . Karna ingin menyenangkan kedua teman nya Karna selama ini mereka sudah banyak menemani Ara dalam suka dan duka Dan sekaligus menemani sang kakak Yang masih berduka juga bersedih Karna kehilangan suaminya
" Ya tapi disana nanti , kita punya tugas bantu bantu juga Biar ngak merepotkan bi Yam " kata Ara pada Ratih dan Nila
"'Siap ra, kan kita sudah biasa kerja rodi Ya kan Rat " Kata Nila
" Iya ra, masalah di dapur gampang soal kecil " kata Ratih Yang siap membantu bersih bersih dirumah mertua Aya .
Lalu ketiga ya pun ngobrol selama perjalanan Agar tak terlalu sepi di mobil Dan setelah bosan ngobrol Mereka bertiga tidur .Yang membuat Rio tersenyum melihat ketiganya terlelap
" Sepi yang mas, tadi heboh " kata pa Sapto terkekeh
" Ya pa kan sudah habis baterai nya " kata Rio
" Hahaha....... Iya makanya berhenti sendiri " kata pa Sapto tertawa
" Ya pa , sekarang saya juga ikutan ngantuk .Mau tidur sebentar Kalo pa Sapto capek gantian nanti nyopir nya ya pa " kata Rio
" Ya mas santai . Mas Rio tidur saja duluan Nanti kalo sudah sampai bandung biar bapak bangun kan .Biar bisa gantian istirahat " kata pa Sapto tersenyum Sambil fokus membawa mobil
"' Ya pa " kata Rio yang lalu memejamkan matanya .Karna ia juga lelah bekerja di kebun seharian
Sedangkan di rumah mamah Ji Naura dan Reyhan mampir membawa roti dan buah untuk mamah ji.
" Hai sayang kok ini banyak banget belinya .Kalian memborong " kata Mamah menatap Reyhan
__ADS_1
" Rey bilang biar mamah senang Karna mamah suka makan buah " kata Naura Yang banyak memilih Apel dan anggur juga Alpukat untuk sang mertua.
Reyhan hanya tersenyum dan lalu duduk di samping sang mamah
" Tania mana mah ?" kata Reyhan
" Lagi kerumah Aya Cuma menengok si kembar " kata Mamah
" Apa kalian menginap disini " kata mamah menatap Naura
" Ngak mah, tapi ngak tahu kalo Rey mau " kata Naura menatap Reyhan .
" Ya cuma semalam saja kok mah, Karna besok Naura masih cek up sama mami " kata Reyhan mendekati mamah nya
" Ya sudah ngak masalah " kata mamah
" Oh ya ra, tolong panggil kan mbok Biar buahnya di cuci dulu ya sayang " kata mamah menyuruh Naura
" Ya mah " kata Naura yang bangkit dari tempat duduknya Lalu masuk kedalam
" Kok banyak sekali Rey .Ini sangat boros " kata mamah menatap Rey
Rey terdiam sesaat Melihat Naura yang pergi kebelakang Lalu mendekati mamah
" Astaga, kau jangan bercanda Rey, Bagaimana nanti kalo Naura tahu " kata mamah kaget sambil matanya melihat ke arah dapur
" Usaha kan jangan sampai tahu. Itulah alasan nya Rey menginap disini Kalo mamah di sana Rey punya alasan untuk menjemput mamah Karna Naura ngak akan betah disana " kata Reyhan
" Huh..... baiklah ya nanti selepas Isya mami kesana . Menunggu Tania pulang dulu " kata mamah Yang melihat Naura datang bersama mbok Karna memang hanya Tania Deril dan mamah ji saja Yang tahu tentang Ratih .
" Lah banyak sekali buah nya nyonya " kata mbok yang membawa wadah besar
" Ya mbok tolong cucikan dulu , nanti saya mau kerumah mba Risma menengok si kembar . Karna kasihan mereka masih berduka .Jadi sebagian bisa di bawa untuk oleh oleh ke sana " kata mamah ji
" Mamah mau ke rumah tante kapan ? " kata Naura kaget
" Nanti malam ra, karna mamah kangen sama si kembar " kata mamah ji Yang melirik Reyhan.
" Biar Reyhan yang antar dan jemput mamah nanti " kata Reyhan
" Ya terserah tapi Apa Naura ngak terganggu Dan kesepian kalo ditinggal " kata mamah menyindir Reyhan
__ADS_1
" Oh ngak sama sekali mah, kan Naura ada Tania di rumah " kata Naura
Yang tersenyum sambil mencomot roti dan memakan nya
Yang membuat mamah Ji tersenyum Tapi merasa gugup bertemu istri Reyhan Yang lain Karna tak mungkin ia menolak Ratih Karna Reyhan sudah menikahi nya .
" Rotinya enak ra, mamah suka " kata mamah tersenyum
" Ya mah, itulah sebab nya Reyhan senang beli disana . Ya kan Rey " kata Naura memegang tangan Reyhan
" Ya karna selain enak juga terjangkau harga nya mah " kata Reyhan merangkul Naura Yang merasa ada sedikit rasa bersalah di hatinya Karna harus berbohong Namun ia juga tak mungkin mencerai kan Naura saat ini .Ketika Naura masih masa pemulihan
Sedangkan di taman samping Afnan dan Aska berlarian mengejar kupu kupu dengan jaring jaring .Dan mereka saling tertawa senang Karna bisa di kecoh oleh kupu kupu itu
" Hahaha...... Iya mereka pintal ica lari
sana sini
" Iya intar kak " kata Aska yang lalu duduk di rerumputan karena lelah
" Ade duduk disana ya , takut ada ulat disini " kata Erni Yang datang menghampiri Aska
" Ya endong " kata Aska mengulurkan tangan nya .
" Apek mba " kata Afnan
" Sini kakak gendong mba wati kak " Kata Wati yang lalu mengendong keduanya ke gazebo .
" Hai sedang apa ?" kata Aya yang menghampiri keduanya
" Mamah cini ita apek , ejar upu upu. Kok papi ama ngak ulang ulang " kata Afnan menanyakan papinya
Deg .......
" Iya kakak dan ade sabar ya , kan papi kerja jauh " kata Aya dengan suara lirih merasa air matanya akan tumpah Karna ia juga rindu pada suaminya itu .
" Ya mah " kata Afnan mengangguk
" Asta doa mah bial papi epat ulang " kata Aska
" Aamin ...." kata Aya yang langsung mendekap Aska Dengan mata berkaca kaca karna terharu
__ADS_1
" Mudahan allah mengabulkan doa ade ya " Kata Aya Yang membuat Aska mengangguk
" Ya mah aka juga " kata Afnan ikut memeluk Aya Yang membuat ketiganya berpelukan Dan para pengasuh saling mengangguk karna senang nona nya itu tetap bersikap tenang dan tegar di depan anak anak nya