
Sedangkan disisi lain Heni cemberut karna tak bisa menghubungi Ferdi Dan sama sekali tak diangkat Padahal ia sudah menghubungi dari sebelum magrib
" Ah sial ..... kemana sih dia mana uang ku habis di kantor tak ada. sialan .... bagaimana aku bisa membayar tagihan Apartemen kalo tak punya masukan .." dumel Heni Yang memang ingin memikat Ferdi . Sejak awal karna Ferdi merupakan tambang emas nya .
" Kemana aku mencari nya ngak mungkin aku menemuinya dirumahnya kan " kata Heni menggerutu sendiri .
Ferdi memang incaran Heni dari awal makanya ia rela meninggal kan kekasih nya demi pria tajir itu.. Apa lagi Ferdi anak tunggal dam warisannya sangat banyak . Dan rugi bagi Heni meninggal kan Ferdi Yang royal dengan uang nya Karna pria itu sudah memberikan apa yang terbaik dari pria yang lain .Selain tampan muda dan pengusaha Ferdi juga tak segan segan membelikan nya perhiasan Selama setahun menjalin kasih Heni sangat banyak mendapatkan perhiasan mewah sampai tas sepatu dan juga pakaian dinikmati nya dengan mudah Dan Ferdi juga sering mengajak nya makan direstoran restoran mahal..
" Aish kenapa nggak diangkat juga sih. Apa aku harus jual cincin untuk bayar tagihan Sialan .... harus nya aku minta ia lunasi apartemen ini " kata Heni
Lalu mencoba menghubungi Ferdi lagi Tapi nihil ponselnya tak bisa di hubungi lagi Karna Ferdi mematikan lampuponselnya
" Ih.... kok malah ngak aktif sih " kata Heni kesal.
Sedangkan Kaifa baru saja bicara pada sang papah Agar sang papah bicara dengan papinya Ferdi
" Kai ..... papah tak bisa membantu mu karna semua keputusan ada ditangan Ferdi . Om sandi sudah bilang Ia tidak ikut campur dalam urusan kalian " kata papah Kaifa .
" Tapi pah..... Kalo kami putus apa papah ngak menyesal " kata Kaifa
" Kau adalah putri papah . Tentu kan masa depan mu sendiri .Jangan memaksa kalo Ferdi tidak mau itu kesalahan mu sendiri menunda nunda sampai ia mencari wanita lain .Kenapa baru menyesal sekarang " kata papah .
" Waktu itu Kai belum siap pah .Tapi sekarang Kai sudah siap menikah Dan berumah tangga " kata Kaifa
" Ya kau bisa bicara baik baik padanya
Karna kemaren mamah bilang kau sudah putus lama dengan Ferdi Karna mami Ferdi bertemu mamah mu kemaren
" ****....... apa sih mami pake cerita ke mamah " bathin Kaifa
" Kan biasa pah kami putus nyambung seperti yang sudah sudah " kata Kaifa memberi alasan .
'" Ya papah tahu tapi kalo Ferdi tidak mau jangan di paksa akan tidak baik nak karna cinta itu tak bisa dipaksakan " kata papah Kaifa
Kaifa pun terdiam karna ia bingung tak bisa lagi merayu Ferdi ..Padahal dulu ia sangat mudah mendapat kan apapun .dari kekasihnya itu Sejak kejadian ia tidur dengan Ferdi siang itu .Membuat Ferdi menjauh darinya Karna memang ia sering tidur dengan Wandi ketika Ferdi sering meninggalkan nya ke Jerman untuk bekerja .Dan itu membuatnya rindu dan melampiaskan nya pada Wandi yang membuat nya kebablasan .
" Besok aku akan menemui nya dirumah . mami Risma " kata Kaifa . Yang lalu masuk ke kamarnya .
Sedangkan Ferdi sedang duduk santai dengan Aya di balkon atas menikmati
Bulan purnama yang terlihat indah Yang membuat Aya senang melihatnya .Karna kini ia sudah bisa hidup normal tampa dikurung Ferdi lagi Dan kini Ferdi tidak lagi menganggapnya gadis pelunas hutang
***********
Pagi ini Aya menyiapkan semua keperluan Ferdi Dan juga sarapan paginya .
__ADS_1
Dan Aya membuat kan nasi goreng kesukaan Ferdi
Di kamar Ferdi baru saja selesai berpakaian . Lalu ia kelantai atas untuk mengambil ponselnya Karna Aya tak boleh sering turun naik tangga Jadi Ferdi tidur dikamar bawah dekat kolam .
" Sayang slamat pagi "
" Kai .... apa yang kau lakukan disini " kata Ferdi terkejut Ketika Kaifa tiba tiba memeluknya dari belakang .Dan Ferdi langsung melepas kan pelukan Kaifa .
" Aku rindu Fer " kata Kaifa
" Kita sudah putus dan kita tak punya hubungan lagi " kata Ferdi
" Ferdi aku mencintai mu Ayo kita lakukan sekarang " kata Kaifa melepas semua pakaian nya tampa malu
dan hanya meninggalkan pakaian dalam nya ...
" Kau gila Kai pergi dari kamar ku , pulang sana ...!!! siapa yang menyuruh mu Datang kesini hah ..... " kata Ferdi marah
" Ferdi aku mencintai mu , ayo kita menikah jangan tinggalkan aku Fer " kata Kaifa memeluk Ferdi .
" Aku tidak mencintai mu lagi, pergi lah Dan menikah lah dengan Wandi Bukan kah kalian sering melakukan nya " kata Ferdi berteriak membuat teriakan itu sampai kelantai bawah
" Pergi dari sini !!!" kata Ferdi
Dan Aya yang mendengar suara gaduh pun bertanya
" Bi Yam ada apa ?" kata Aya mengaduk nasi goreng nya
" Ah bukan apa apa non " kata bi Yam dengan wajah panik.
Sedangkan papi dan mami naik kelantai atas Karna mendengar teriak ....
" Brak ......
" Ferdi ....... " kata Papi dan mami kaget ketika mendobrak pintu
" Kaifa ......" kata mami kaget melihat Kaifa hanya mengunakan dalaman
Sedang kan papi Sandi membuang muka kesamping .
" Tidak sopan " kata papi yang keluar dari kamar Ferdi .
" Ada apa ini " kata mami menatap Ferdi
" Kaifa datang kesini dan meminta ku me nikahi nya sedang kami sudah putus mi ., Dia ingin memperkosa ku " kata Ferdi kesal
__ADS_1
" Bohong mi kami pernah tidur bersama dan aku hamil anaknya .
" Dia bohong mi Aku tak .melakukan nya Lihat saja pagi pagi dia datang kesini untuk merayuku dasar gila..." kata Ferdi marah
" Dia yang bohong mi , kami sudah melakukan nya " kata kaifa terisak Tak mau kalah .menyakin kan mami .
Yang membuat mami menatap tajam
Kaifa dan Ferdi.
" Pulang lah dulu Kai , tak sopan pagi pagi membuat masalah Mami dan papi akan kesana nanti malam meluruskan semuanya " kata mami Yang tadi sempat menyuruh bi Yam mengawasi Aya .Dan mami Risma tak mau menantunya itu sakit hati .Melihat tingkah suaminya yang brengsek
" Tapi mi ..." kata Kaifa
" Pasang pakaian mu Kai, Fer turun lah Biar mami yang bicara dengan Kaifa
" kata mami sedangkan papi hanya membuang nafas kasar lalu turun kebawah lebih dulu.
" Pi...... di mana bang Ferdi " kata Aya yang muncul dari dapur ketika papi kemeja makan .
" Sebentar lagi mereka turun sayang , Aya duduk sini saja temani papi makan ya " kata papi Yang ingin mengalihkan perhatian Aya . Bi Yam yang melihatnya terdiam sambil menarik kursi buat Aya
" Duduk lah non " kata bi Yam
" Iya sayang kita makan duluan aja ya " kata papi
" Iya pi ,sini Aya ambil kan " kata Aya Yang lalu mengisi piring papi Sandi
Yang membuat bi Yam lega tak lama Ferdi pun datang kemeja makan .
" Bang ayo makan , maaf Aya duluan " kata Aya .
" Ngak pa pa duduk lah biar abang ambil sendiri " kata Ferdi Yang menarik kursi Dan mengambil nasi goreng buatan Aya Dan Aya menambahkan telur mata sapi dan Ayam goreng
Sedangkan Kaifa terisak dikamar Ferdi
Mami yang mendekatinya mengusap bahu Kaifa .
" Dengar mami dan papi akan kerumah
nanti malam .Jadi pulanglah dulu...kita akan membahasnya bersama " kata mami mengusap punggung Kaifa
" Tapi mi Ferdi harus bertangung jawab Aku ngak mau bayi ku tampa ayah " kata Kaifa terisak .
" Ya kita lihat nanti sekarang pulang lah beri tahu papah dan mamah mu " kata Mami membuang nafas kasarnya
__ADS_1