Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 330


__ADS_3

Lalu semuanya terdiam sambil makan Begitu juga dengan yu Irah yang bergabung untuk sarapan Karna mereka harus pergi ke cafe bila libur sekolah


" Bang nanti Ratih ngak usah di jemput Bang Reyhan langsung pulang saja ya , Biar Ratih bareng Aya takut abang kemalaman " kata Ratih


" Ya " kata Reyhan


Sedangkan Ratih dan Ara hanya saling lirik Karna hari ini mereka ingin pergi ke spa salon bersama Nila Seperti yang mereka lakukan dua bulan sekali . Sebab itulah Ratih tambah kinclong Karna sekarang mereka sudah bisa perawatan sendiri dengan gaji mereka sendiri


Di jakarta Aya sedang berkumpul di sebuah restoran Setelah mata kuliah berakhir Karna mereka hari ini di undang pa Gery untuk makan bersama di sebuah restoran


" Wah keren " kata Tari yang datang bersama Alin Sedangkan Gita dan bertiga Arum nebeng Aya


" Iya .... tempatnya bagus " kata Tama yang datang bersama Iksan Karna mereka naik motor sendiri sendiri .


" Silahkan duduk mba, itu meja nya yang sudah di pesan " kata seorang pelayan mempersilahkan mereka duduk .


" Ya mba trimakasih " kata Alin senang Dan hanya tim mereka yang di undang makan siang oleh pa Gery


" Dan tak lama pa Gery pun datang dengan baju santai ber kacamata hitam Karna tadi ia pulang dulu kerumah Untuk berganti pakaian Agar bisa bersantai dengan para siswanya


" Wow ..... bapak keren " kata Alin Ketika pa Gery ingin duduk


" Ya dong harus " kata pa Gery tersenyum lalu duduk bersama mereka Untuk menunggu pesanan datang .


Aya hanya tersenyum duduk di sebelah Arum Yang kagum pada dosen ganteng mereka itu


" Ay..... Pa Gery keren ya " kata Arum


" Naksir.......ya usaha dong " bisik Aya


" Mana mau pasti menang milih Ay .Pasti pa Gery nyarinya Yang kaya lho Ay " bisik Arum pelan


" Ngak mesti juga rum, kali aja lho beruntung " kata Aya tersenyum Karna dirinya pun masuk beruntung bisa menikah dengan Ferdi


" Ngobrol apaan ?" kata Gita yang baru dari kamar kecil


" Arum bilang dosen kita keren Git, lho ngak ikut daftar " sindir Aya


" Mau lah , tapi pasti sudah tersingkir duluan Ay kan pa Gery banyak yang antri bu Cunda sama kak Naina aja naksir berat . Gue......ya ngak mungkin lah Bisa menyaingi mereka kecuali lho " kata Gita ikut berbisik


" Hah..... kok gue , kan gue sudah punya Nanti jadi pusing urusannya kalo buka cabang " kata Aya terkekeh


" Hahaha ..... kan yang jauh ngak tahu " kata Arum


" Tahu lah rum dia banyak punya mata Tuh !! salah satunya " kata Aya menunjuk Tina yang duduk di mobil menunggu Aya


" Wah ........ Itu mah .... Kita ngak bakal berani utak atik Ay " kata Gita


" Iya Ay, pastinya dia ngak kalah keren sama pa Gery kan " kata Arum


" Ya begitulah " kata Aya Dan tak lama makanan datang Dan mereka pun terbelalak melihat pesanan Pa Gery yang cukup banyak Dan terlihat enak


" Ayo makan , kalian bisa makan sepuasnya hari ini . Anggap ini upah kerja keras kalian Karna sudah menang kompetisi Dan bapak berharap Aya bisa maju lagi bersama Gita dan Iksan di lomba selanjutnya" kata pa Gery

__ADS_1


"Ya pa siap " kata Aya dan Gita kompak


" Tapi apa kita masih bisa ikut pa ?" kata Alin


" Tergantung Aya , kalo dia butuh kalian Kalian bisa ikut Iya kan Ay " kata pa Gery melirik Aya .


" Iya , kalo di perbolehkan Tapi untuk lomba besok kayanya ngak bisa lin, Tapi kalo lomba yang lain bisa . Karna untuk yang besok itu memakai sponsor dari butik Queen sendiri Dan mereka memakai model dari asuhan mereka Kecuali kurang orang " jelas Aya


" Yah padahal kita ingin bergaya Ay " kata Anya


" Hahaha...... wah ...Anya demen nih kenapa ngak jadi model aja nya " kata Gita tertawa


" Sekolah model mahal Git, kan cari Yang gratisan Git, Karna ortu gue kan karyawan bukan bos " kata Anya santai


" Untuk masalah itu nanti gue bisa bicarakan dengan mba Siska An., Siapa tahu lho bisa jadi ikut cadangan ." kata Aya tersenyum


" Ya Ay, Aku juga mau " kata Arum


" Aku juga mau Ay " kata Tari


" Ya ....ya .... biar lihat besok , kalian bisa bantu bantu saja dulu Nah pas nanti kurang orang bisa ikut " kata Aya


"Ok .... Ay, kita di kasih tahu ya Ay kalo pas lomba nya " kata Alin


" Ya " kata Aya .Sambil menyuap makanannya Dan itu membuat pa Gery tersenyum Lalu mereka pun makan bersama Ketika mereka asyik makan seorang pria tampan mendekati Gery


" Hai Ger......." kata pria itu menyapa Gery


" Hai ... Bas, ayo duduk bergabung maaf ini para siswa ku " kata pa Gery .


" Salam kenal juga pa " kata mereka kompak


" Ayo silahkan duduk " kata Gery


" Wah .... jadi ngak enak nih Padahal aku ada janji bertemu teman lama " kata Bastian duduk di sebelah Gery


" Ya gabung disini ngak masalah " kata Gery tersenyum Lalu meminta satu kursi kosong lagi untuk teman Bastian Lalu mereka pun makan sambil ngobrol .


" Apa kalian berpesta " kata Bastian


" Ini merayakan kemenangan para siswaku Dalam menang lomba kemaren " kata Gery santai


" Wow .... kau dosen yang royal rupanya Pastinya sangat senang dong Kalian jadi siswa pa Gery .Sudah punya dosen royal Mana ganteng dan baik lagi " Bastian melihat para siswa pa Gery satu persatu


" Ya pa, kan dosen kami yang terbaik " kata Iksan memuji


" Ya slamat buat kalian " kata Bastian Sambil melihat Aya Dan ia cukup terkejut melihat wajah Aya yang tak asing baginya


" Terimakasih pa " kata Gita


" Hai ...apa kita pernah bertemu sebelum nya " sapa Bastian pada Aya .


" Tidak, maaf mungkin bapak salah orang " kata Aya yang memang tak mengenal Bastian

__ADS_1


" Tapi aku sangat familiar dengan mu " kata Bastian Yang memang pernah bertemu Aya Dan ia lupa pernah bertemu Aya dimana


" Oh ya, maaf kalo saya lupa pak " kata Aya sopan


" Tak masalah " kata Bastian


"' Ya , saya juga lupa " kata Bastian Yang membuat pa Gery langsung mengernyitkan dahinya seakan bertanya tanya


"Oh ya Bas sejak kapan kau mengenal mahasiswa " kata Pa Gery menatap Bastian yang memang masih jomblo di umur nya 30 tahun


" Ya sudah lama, tapi tak sepertimu . Yang turun langsung mengajar " kata Bastian Yang lalu ikut makan siang


Untuk menikmati hidangan yang ada


Dan Aya bersama teman temannya duduk santai menikmati makan .Namun mata Aya kaget melihat seorang pria yang berjalan kearah meja mereka


" Hai ... Bas, kenapa duluan makan " kata pria itu menghampiri Bastian


" Wah .....bro maaf bro , tadi Gery mengajak ku duduk bergabung disini oh ya Ayo duduk sini . " kata Bastian


" Hai ... bro senang bertemu dengan mu ." kata Gery yang menatap pria itu lalu melirik Aya


Semau teman teman Aya melongo melihat pria itu Walau tampil sederhana Tapi sangat tampan Dan melebihi dari dosen dan teman dosen mereka .


" Abang ....." guman Aya pelan .


" Hai......cantik , rupa nya kau bersenang senang bersama teman teman mu " kata pria itu yang tak lain adalah Ferdi .Yang sudah pulang ketika Aya berangkat kuliah pagi tadi .


" Kau mengenalnya Fer" kata Bastian


" Tentu saja dia mengenalnya dia kan adiknya Ferdi " kata Gery


" Uhuk ..... uhuk ..... " Aya pun batuk batuk mendengar pa Gery yang mengatakan dirinya adik Ferdi .


Dan Ferdi hanya tersenyum Lalu menatap Aya . Aya pun mengeleng kan kepalanya bingung .


" Iya dia adik ku " kata Ferdi tersenyum . Karna Gery tak tahu siapa Aya sebenar nya


" Astaga , pantasan saja aku familiar dengan wajah nya . Iya dia kan Ayana Ferdinan " kata Bastian yang memang pernah bertemu Aya bersama Ferdi


Ya membuat Gita Arum Alin .juga Tari menatap Aya .


" Kenapa ngak bilang punya abang tampan " kata Gita


" Kenapa memang nya ? kan gue cantik ya jelas abang gue tampan " kata Aya Asal karna teman temannya belum tahu ia sudah bersuami Dan kini suaminya di kira abang nya .


" Iya juga ya " kata Arum berbisik


" Kenalin kita ya Ay" kata Gita


" Buat apa ?" kata Aya


" Siapa tahu bisa jadi pacarnya " kata Gita

__ADS_1


" What.....!!!" kata Aya


__ADS_2