
Ferdi hanya tersenyum .Pasti Tania ingin mengajaknya makan di luar juga memanfaatkannya . Untung saja dia punya alasan untuk menghindari Tania Karna Ferdi sudah hafal dengan sifat sepupunya itu. Yang datang dan pergi seenaknya
" Ayolah Fer kan banyak tempat makan bagus didekat sini" rengek Tania
" Maaf Tan, kau tahu kan kerjaan ku menumpuk " kata Ferdi
Dan tak lama Bimo pun masuk keruangan Ferdi Yang ingin mengajak Ferdi makan siang bersama.Namun melihat Tania ia mengurungkan niatnya.
" Tania ...kapan datang kok bisa disini ." kata Bimo kaget Lalu menatap Ferdi
Ferdi mengedipkan matanya pada Bimo
Sambil merapikan berkas nya
" Tania ingin mengajak ku makan diluar Bim ,tapi pekerjaan ku masih banyak Apa kau tak keberatan Bim mengajak Tania makan diluar " kata Ferdi
" Hah ..... wah maaf aku sudah pesan makanan bos, jadi sayang bila mubazir
Lain kali saja ya Kan ini tanggal tua " kata Bimo tersenyum .
" Cih .... kalian ini kerja capek capek punya gaji besar Tapi tak bisa dinikmati sendiri Malah di nikmati orang lain " kata Tania mencibir .
" Maklum aku jomlo harus menabung Buat modal nikah Ferdi saja tuh kan dia bos nya " kata Bimo
" Atm ku di rumah , hanya ada uang cash saja di dompet " kata Ferdi santai
" Ngak masalah , ayo " kata Tania . Menatap Ferdi dan Bimo bergantian
Ferdi hanya tersenyum Begitu juga Bimo
yang menggelengkan kepala Memberi kode pada Ferdi .Dan Ferdi hanya mengangkat dua tangan nya .
Sedangkan Tania memasang wajah cemberut Karna Ferdi dan Bimo tak mengiyakan . Namun tiba tiba sekertaris Ferdi masuk
" Pa makannya sudah datang " kata sekertaris Ferdi
" Ya tolong bawa kesini ras " kata Ferdi
" Baik pa " kata Laras. Kembali keluar dan kembali lagi membawa lima dus kotak makanan.
" Ras ayo makan disini , biar bisa nemani Tania " kata Bimo
Tania pun mau tak mau ikut makan Karna dia juga merasa lapar. Tapi hari ini ia gagal merayu Ferdi . Padahal ia ingin sekali mengajak Ferdi ke mall Karna Ferdi sangat royal . Tapi kali ini sepertinya ia tak beruntung.
" Tan, maaf ngak bisa makan di luar .Lain kali saja ya "kata Ferdi
" Tahu ah, biasa nya kau tak pelit begini Fer tumben sejak punya istri dompet mu kosong " kata Tania
" Hahaha...... biasa Tan, kan sekarang sudah beda status Dulu saja Ferdi royal menghamburkan uang Bahkan bisa jalan dan liburan sama Kaifa dan kita Tapi sekarang ngak mungkin lagi
Karna dia sudah punya buntut dua " kata Bimo terkekeh
__ADS_1
" Kan waktu ada Kaifa dompet ku sudah terkuras Tan, sekarang tinggal sisanya " kata Ferdi santai .
Sedangkan Laras hanya mendengarkan ketiganya ngobrol .Tak lama seorang gadis seksi masuk Asisten Bimo itu tersenyum Lalu menyapa mereka berempat
" Siang pa maaf ganggu ini berkas tadi yang bapa minta " kata Tia pada Bimo
" Ya taruh dulu , apa kau sudah makan .
Itu masih ada lebih ayo makan disini temani kami " kata Bimo menatap Tia
" Ya boleh " kata Tia yang tak menolak Agar bisa makan bersama presdir nya Apalagi ia jarang jarang makan bersama
dengan para atasan nya itu
Yang membuat Tania menatap Tia yang berpenampilan seksi .Karna yang ia tahu jarang ada wanita di kantor memakai rok yang terlalu pendek Apalagi selama om nya yang memimpin kantor.
" Apa kau tidak tahu si kantor ini Tak boleh berpakaian seperti itu " kata Tania menegur Tia
" Hah ..... maaf nona saya tidak tahu " kata Tia gugup.
" Apa kau mau di sebut sebagai wanita penggoda di kantor " sindir Tania
" Oh maaf nona , saya tak bermaksud begitu .Mereka bilang bos suka dengan penampilan seksi " kata Tia
" Bos yang mana ? ini atau itu " kata Tania menujuk Bimo dan Ferdi Sedangkan kedua pria itu hanya cuek menikmati makannya Begitu juga dengan Laras yang hanya melirik teman nya itu
" Dua dua nya .Pa Reyhan bilang begitu pada saya " kata Tia .
Kecuali dia hidung belang " kata Tania menyindir Bimo .
" Astaga Tan, tak ada larangan di kantor untuk memakai pakaian .Selama itu sopan Dan tak terlalu vulgar " kata Bimo Yang memang sudah biasa tinggal diluar negri .Asal karyawan lain tak keberatan
Lalu mengunyah makanan nya
***********
Di mansion keluarga Ferdinan bi Yam menyiapkan makan siang untuk Aya
" Non Aya ini makan nya silahkan " kata bi Yam yang mengantarnya makanan Aya keruang tengah
" Trimakasih bi Yam, Apa abang sudah makan belum ya " kata Aya
" Sudah non tuan makan siang bersama Bimo dan nona Tania sepupunya yang baru pulang dari jepang " kata bi Yam
" Hah...... siapa ?" kata Aya
" Nona Tania, paling nanti juga dia akan mampir kesini Tapi nona bersikap biasa saja Dia memang sedikit cerewet dan judes Tapi nona cuek saja ..Nyonya sudah menyuruh bi Yam memberi tahu nona " kata bi Yam
" Dia sepupu abang " kata Aya
" Iya tapi ... yah begitu lah sifatnya sangat manja dan bertingkah bak ratu Jangan kaget bila nona Tania datang kesini nanti " kata bi Yam mengingatkan Aya .Agar nona mudanya itu tidak kaget Karna memang bi Yam sudah tahu Seperti apa dan siapa keluarga Ferdinan Karna bi Yam mengasuh Ferdi sejak masih kecil .Dan juga mengenal keluarga lain keluarga tuan besar nya itu
__ADS_1
" Ya bi , apa bi Yam sudah makan " kata Aya Yang ditemani bi Yam Sedangkan Erni menjaga si kembar
" Sudah nona , Kalo ada orang asing datang kerumah Nona jangan terlalu menangapi mereka Apalagi bila mereka bersikap seenak nya Karna nona adalah calon nyonya di rumah ini Dan nona Aya harus bersikap tegas " kata bi Yam
" Iya bi " kata Aya sambil makan .
Bi Yam pun tersenyum Karna tak mau Aya di remehkan orang lain Apalagi hanya kerabat keluarga .Dan bi Yam tak mau ada lagi orang asing yang masuk kerumah tuan nya Tampa menghormati tuan rumah nya Seperti Kaifa yang datang dan pergi seenaknya.
***********
Sorenya Ferdi pulang bersama Tania
Karna sepupunya itu memang ingin mampir kerumahnya .Melihat dan mengenal istrinya .Sebab itulah Tania memaksa ikut Dan Ferdi hanya mengiyakan saja Karna Tania memaksa nya. Karna tak mungkin ia melarang Tania datang kerumah .
Alan yang melihat Tania pun hanya tersenyum membuka kan pintu ketika mereka sudah tiba di rumah besar .
" Sore tuan " kata Tina menyapa Ferdi
" Sore Tin, mana nona mu " kata Ferdi
" Di ruang tengah tuan muda " kata Tina Yang slalu mengawasi Aya dari dekat
" Baiklah , Tan bersikap sopan pada kakak iparmu " kata Ferdi
" Hah .... astaga Fer masa kau harus mengingatkan juga " kata Tania yang penasaran dengan Aya istri Ferdi
Lalu Tania pun berjalan di sebelah Ferdi Dengan tersenyum senang Menuju ruang tengah di mana terlihat ada seorang wanita muda menemani dua bayinya yang tengkurap di atas karpet berbulu lembut
" Hai sayang , sedang apa kalian Oh ya kenalkan ini Tania sepupu abang " kata Ferdi memperkenalkan Tania pada Aya
" Hai ...aku Tania senang bertemu dengan mu Ay" kata Tania
" Hai Aya istri bang Ferdi " kata Aya sopan
" Wow ...kau cantik dan seperti nya masih muda ...hai .... wah lucu rupanya kalian sudah punya anak kembar ya " kata Tania kaget melihat dua bayi imut sedang menggulingkan badannya .
" Iya " jawab Aya singkat
" Apa kau tak repot mengurus mereka " kata Tania
" Tidak sama sekali, oh Erni titip si kembar ya . Aku mau nyiapin baju ganti abang dulu " kata Aya .
" Ayo bang , oh yang mba Tania silakan duduk " kata Aya
" Trimakasih " kata Tania melirik Aya Yang membawakan tas kerja Ferdi masuk ke kamar mereka.
Sedang kan Tania duduk santai Tak lama bi Siti datang menyuguhkan teh hangat
Dan cemilan untuk Tania Yang membuat Tania tersenyum penuh arti .Ingin tahu
Aya sebenar nya
__ADS_1