
Sedangkan Kaifa baru saja duduk di depan Wandi sepulang dari kantornya
" Ada apa tumben " kata Wandi yang masih sibuk dengan berkasnya
" Kenapa mami mu harus mengundur resepsinya " kata Kaifa
" Mami ingin semua keluargga hadir sekalian halal bi halal " kata Wandi .
" Ada apa kau tak suka " kata Wandi yang mulai terusik dengan tingkah Kaifa
" Uangku habis " kata Kaifa jujur tampa dosa.
"Wandi pun mengeluarkan dompetnya dan mengeluarkan semua isi nya ." Hanya ini kau harus belajar mengirit " kata Wandi yang kini sudah menikahi dengan Kaifa minggu lalu dengan akad sederhana lantaran Kaifa hamil dua minggu ulahnya.
" Yah.... mana cukup buat ke salon saja habis Wan " kata Kaifa
" Huh .... kau tahu kan kita sudah sepakat tak membahas masalah uang. Karna gajiku sudah kuberikan semua padamu " kata Wandi .
Kaifa pun terdiam. Karna ia tahu Wandi tak sekaya Ferdi yang juga royal . Tapi itu kesalahan nya sendiri sampai Ferdi tahu pada akhirnya Dan tak terima Bila Kaifa sudah mengkhianatinya
" Baiklah aku akan belajar ngirit " kata Kaifa cemberut ..
" Bagus lah " kata Wandi karna mau tak mau ia harus bersabar Karna kini Kaifa adalah istri sahnya Dan ia harus bisa mengendalikan wanita nya itu.
Disisi lain Ferdi kembali tertidur ketika sudah sampai dirumah . Pa Sapto yang mengantar mereka langsung pulang. Sedangkan Aya memasak di dapur menyiapkan ayam goreng kesukaan Ferdi juga sambal dan lalapan Dan tak lupa memasak nasi. Setelah itu Aya membuat puding dan sop buah kesukaan suaminya
Untuk berbuka .Setelah selesai Aya pun membangunkan Ferdi untuk mandi dan sholat ashar
" Bang .... bangun sudah jam 5 ayo sholat dulu sudan mau dung..... lho " kata Aya
" Mhem...... " kata Ferdi memeluk Aya
" Mandikan ya " kata Ferdi manja ..
" Ya bang " kata Aya yang sudah terbiasa pada sikap manja suaminya itu Dan Aya pun ikut sekalian mandi Karna Aya juga belum mandi .
__ADS_1
Keduanya pun duduk santai setelah Ferdi selesai sholat .Sedangkan .Aya sudah sedari tadi . Keduanya asyik tiduran di sofa sambil menonton acara televisi . Ketika seseorang mengetuk pintu rumah
" Siapa tuh biar Aya buka bang " kata Aya yang beranjak dari sofa
" Ya ...." kata Ferdi.
Dan Aya pun lalu menuju pintu dan membukanya. Dan Aya terkejut melihat ibu sambung nya itu berdiri didepan nya
" Ibu ...." kata Aya kaget
" Aya nak, maaf ibu baru pulang sekarang karna ibu ditipu " kata bu indri yang datang sambil terisak .Dan lalu masuk membawa tasnya .
" Bu..... " kata Aya yang membuat langkah bu indri terhenti
" Ada apa ibu capek " kata bu indri .
" Bukan nya ibu sudah bercerai sama ayah kenapa ibu kembali " kata Aya yang memang di beri tahukan pa Kevin Indri sudah menceraikan ayah nya.
Deg.......
" Apa kau hamil , jadi kau kembali karna hamil kau datang kesini ingin menghancurkan kami .Bukan kan ayah mu sudah menjual mu untuk membayar hutangnya Kenapa kembali kesini .Apa kau tak malu membawa perutmu itu tampa suami hah..... " kata bu indri menatap Aya sinis
" Aya yang seharusnya yang bertanya pada ibu Kenapa ibu kembali setelah menabrak ayah Padahal ayah tak menuntut ibu .Ibu bahkan menceraikan nya Dan mengambil semua nya " kata Aya
" Kau ..... brani sekali kau pada ibu pasti ada orang yang menghasut mu kan " kata bu indri marah
" Tidak ibu lah yang dihasut pria bajingan itu yang hanya memanfaatkan uang dan tubuh ibu " kata Aya brani
" Kau....." kata bu indri yang hendak menampar Aya namun tangan nya ditahan seseorang .Dan bu indri langsung menoleh pada orang yang menahan tangan nya .
" Tuan Ferdi " kata bu indri kaget
" Pergi dari sini kau tak punya hak lagi menginjak rumah ini . Ini rumah Aya dan Ara .Kau sudah menghabiskan semuannya Dan menghancurkan pa Kevin Apalagi yang kau cari hah....." kata Ferdi geram
" Itu fitnah pa Kevin koma , kami masih suami istri Dan aku masih punya hak atas rumah ini " kata bu indri
__ADS_1
" Oh ya, apa aku perlu memenjarakan mu bersama kekasih gelap mu itu ." kata Ferdi menatap bu Indri tajam .
Indri pun terdiam lalu mundur dan mengambil tasnya . Lalu bergegas pergi meninggalkan rumah itu Karna ia tak mungkin bisa melawan tuan Ferdi yang terkenal kaya Lalu bu indri pun menjauh dari rumah milik suaminya itu.
" Sialan kenapa dia ada disini.. Kenapa Aya bisa pulang " kata bu indri yang lalu menghubungi seseorang agar menjemput nya. Di tempat ia menunggu .
" Ah sial sial ....harusnya aku kerumah sakit dulu " kata bu indri yang lalu bersandar di bawah pohon Karna uang nya habis ia sengaja pulang untuk mencari sesuatu .Tapi dugaan nya meleset. Rupanya Aya sudah kembali .
Sedangkan Aya langsung menutup .pintu Dan menguncinya .Karna ia takut ibu sambung nya itu kembali lagi .
" Dia tak akan brani kesini selama ada abang " kata Ferdi .
" Ya bang Aya hanya takut " kata Aya bergegas kekamar Dan mengambil ponselnya untuk menghubungi Ara mengatakan kalo ibu mereka datang kerumah. Dan pastinya dia akan datang kerumah sakit juga mencari sang ayah.
" Kak Aya ngak perlu takut . Ara sudah menyuruh perawat dan bagian admin untuk menghapus nama Ayah dan menganti nama lain " kata Ara
" Bagus lah de " kata Aya lega. Yang tak mau terlalu membenci bu indri Namun tetap harus di hindari Karna bagaimana pun ia dulu juga di rawat sang ibu walau tampa kasih sayang penuh
" Sudah ya kak kakak tenang saja , nanti Ara kabari . Ada mas Rio disini Ara akan baik baik saja " kata Ara yang tak mau kakaknya itu khawatir padanya
" Ya de, jaga ayah ya assalamualaikum " kata Aya Yang memutus kan sambungan ponselnya . Lalu menaruhnya kembali diatas meja
" Jangan khawatir ... Ara pasti bisa mengatasinya " kata Ferdi memeluk Aya.
" Ya bang tapi Aya ngak mau Ayah sedih ." kata Aya kecewa pada bu indri yang sudah ia anggap ibu kandungnya sendiri .
" Sudah jangan dipikir kan , ayo kita nonton lagi didepan " kata Ferdi agar perhatian Aya teralihkan .
Aya pun menurut . Lalu melangkah kembali keruang tengah dengan Ferdi . Dan kembali berbaring sambil berpelukan . Menunggu waktu berbuka
" Jangan sedih ada abang yang akan menjaga Aya " kata Ferdi
" Ya bang " kata Aya yang memeluk dada bidang suaminya itu.. Karna kini Aya bisa tenang bisa memeluk suaminya sendiri Yang dulu slalu ia panggil tuan Dan Aya mengira ia dulu hanyalah jadi wanita pelampiasan Ferdi yang slalu melayani hasrat pria itu. Tapi seiringnya waktu Ferdi berubah perhatian dan slalu bersikap baik padanya. sampai ia khawatir untuk hamil .Tapi kini Aya bersyukur bahwa ia dan Ferdi sudah menikah secara sah walau hanya lewat sang Ayah.
Namun Aya lega ia bukan lagi wanita pemuas nafsu Ferdi saja .Tapi juga istri sah tuan pemaksa itu. Yang pada akhirnya pun Ferdi mengakui nya sebagai istri Dan kedua mertuanya juga bisa menerimanya dengan baik Tampa mencari sedikitpun kekurangan diri nya. Yang memang wanita pelunas hutang bagi sang Ayah Namun akhir nya Aya bisa bebas jatuh cinta pada tuan nya itu yang dulunya sangat angkuh dimata Aya .
__ADS_1
.