Aku Pelunas Hutang Ayah

Aku Pelunas Hutang Ayah
Bab 430


__ADS_3

Erik sadar ia di jebak Namun ia juga tak menolak karna Disti adalah wanita yang dulu sangat ia cintai Yang hilang pergi begitu saja Tanpa memberi kabar Dan pergi tanpa pesan


Entah apa yang terjadi di ruangan Ferdi Ferdi dan Bimo hanya saling pandang Dan Ferdi hanya sempat berpesan bila Erik sudah selesai harus cepat pergi dari kantornya. Untuk membawa Disti pulang ke apartemennya


Ferdi dan Bimo sedang duduk di cafe milik Yusuf saat ini Cafe yang di tangani tangan kanan Yusuf Sedangkan Yusuf sendiri masih berada di yogya bersama Via dan putrinya


" Gimana akhir ending nya ?" kata Bimo penasaran


" Entah lah itu kisah drama percintaan mereka Seperti kau dan Abel " kata Ferdi santai Karna ia tak ingin berurusan dengan wanita manapun sekarang ini Ferdi hanya ingin fokus pada pekerjaan nya dan keluarganya


" Kau gila Fer, tapi apa Disti akan bisa menerima semua ini " kata Bimo


" Astaga dia yang berbuat dia juga harus bertanggung jawab .Terserah mereka mau ngapain Dan dia sendiri yang meminum kopinya " kata Ferdi Tak perduli kalo pun Disti marah padanya .


" Tapi apa mereka akan baik baik saja " kata Bimo khawatir


" Tak perlu repot memikirkan mereka Bim Yang penting aku tak terlibat urusan Disti Dan lagi pula aku tak menyentuhnya " Kata Ferdi yang berulang kali selamat dari jebakan batman Obat perangsang para wanita yang ingin menipunya .


" Ya kau benar itu bukan urusan kita " Kata Bimo Yang juga sempat mengalami nya Hingga kini ia kehilangan Wina Tapi ia juga menyukai Abel setelah akhir akhir ini pernikahan mereka makin membaik


" Ya ayo kita pulang Biarkan saja mereka Aku masih punya pekerjaan di rumah Urusan ku di kantor lebih penting Dari pada mengurusi wanita yang ingin memperkosa ku " Kata Ferdi Yang menyesap jusnya sampai tandas


" Hah...... di perkosa , mana ada Fer lelaki memperkosa wanita " kata Bimo terkekeh


" Siapa bilang , jaman sekarang wanita banyak yang brutal Coba kalau tadi aku yang minum kopi itu Disti pasti akan sangat senang dan mengatakan aku yang sudah memperkosa nya .Padahal dia yang ingin meniduri ku Samakan artinya kalau dia menjebak pria untuk minta ditiduri Lalu menyalahkan si pria memperkosa nya Padahal dia sendiri yang minta cih.....Aku heran mungkin karna ini akhir zaman Banyak wanita yang gila harta Hingga menghalalkan semua cara menjebak suami orang untuk minta pertanggung jawaban Padahal dia sendiri mencari celah " dumel Ferdi


" Hahaha.......Kenapa kau yang jadi kesal Kan semua sudah di tangani Erik " kata " kata Bimo tergelak


" Aku bukan kesal , cuma greget saja Tahu aku sudah punya istri dan anak Tapi masih saja mengejar ku Padahal aku sudah berkali kali menolak nya " kata Ferdi Yang tak habis pikir dengan ulah Disti . Padahal ia sendiri sudah membelikan apartemen untuk Disti atas perintah sang mami .Agar Aya tak di usik para wanita ular itu .

__ADS_1


"' Ya sudah ayo kita pulang " kata Bimo berdiri dan memanggil pelayan


" Ya ayo " Kata Ferdi Yang beranjak dari tempat duduk nya


" Berapa semuanya " kata Bimo Ketika pelayan itu sudah di dekat meja mereka


" Hanya 60 ribu pa " kata pelayan itu ramah


Bimo pun mengeluarkan dompet nya Lalu mengeluarkan selembar uang ratusan Dan menaruhnya di atas meja


"' ini ...sisanya untuk tips mu " kata Bimo Yang lalu meninggalkan meja itu bersama Ferdi


" Terimakasih pa " Kata pelayan itu tersenyum


" Ya " Kata Bimo tanpa menoleh Lalu berjalan menuju mobil mewah milik Ferdi yang di tungguin Sam sedari tadi


**********


" Astaga apa yang terjadi " kata Disti melihat sosok pria disamping nya masih tidur dengan menelungkupkan badan


" Ferdi .....tapi .....Fer bangun " kata Disti mengusap punggung pria itu Lalu tersenyum senang berpikir kalau pria itu benar benar Ferdi


" Ini aku beb " kata Erik membuka mata nya dan menelentang kan tubuhnya menatap Disti Yang membuat raut wajah Disti mendadak berubah masam


" Kau kenapa kau berada di sini pergi....!!" kata Disti kaget melihat Erik


" Astaga beb kenapa kau mengusirku Kita sudah melakukannya sepanjang malam Kau sangat ganas malam tadi Dan kau meminta nya berkali kali " kata Erik terkekeh


" Kau ...... kata Disti dengan wajah pias Teringat kalo tadi sore ia membuat kopi untuk Ferdi Tapi kenapa ia bisa tidur bersama Erik

__ADS_1


" Hei ..... kenapa santai saja , kita melakukan karna suka sama suka kan tadi malam Kau seperti cacing kepanasan sayang Dan ....."


" Stop .....kenapa aku bisa di sini ?" bukanya aku di kantor Ferdi " kata Disti menatap tajam Erik


" Ferdi menelpon ku menyuruh ku ke kantor nya Dan bilang dia butuh bantuan Dan aku sanggupi saja Tapi aku senang dia minta tolong untuk membawamu pulang ke apartemen mu ini " kata Erik


" Kau pria brengsek rik , kau sudah menghancurkan masa depan ku " kata Disti mengomel mengambil pakaian nya lalu mengenakan nya


"' Astaga kau marah, harusnya aku yang marah Kau masuk perangkap mu sendiri Karna obat perangsang itu Dis Dan kau juga memperkosa ku Harus nya kau bertangung jawab " kata Erik kesal


" kau tidak waras , bagaimana aku bisa memperkosa mu Aku ini wanita kau yang memperkosa ku Dengan dalih menolong dan mengantar ku pulang kan " kata Disti berteriak .


" Aish.....kenapa berteriak hah.. Tapi itu faktanya Aku sebenarnya tak menginginkan nya Tapi kau menelanjangi dirimu sendiri Di depan mataku merobek semua pakaian mu dan menindih ku Apa itu artinya bukan memperkosa hah ..... Aku menyelamat kan mu Dis ....Karna Bimo dan Ferdi diam saja Mereka membiarkan mu seperti cacing di sofa kepanasan dan merancau sendiri " kata Erik menjelaskan pada Disti yang membuat nya malu Dan kini rencana nya gagal untuk bisa memiliki tidur dengan Ferdi


" Sekarang pergi lah aku mau istirahat " kata Disti yang masih merasa pusing


" kau benar benar mengusirku Kau tak ingin aku menikahi mu Dis ....." kata Erik yang semalaman melayani Disti dan itu juga kali pertama untuk nya .


" Ya pergilah ...anggap saja tak ada yang terjadi diantara kita " Kata Disti gusar


" Kau yakin " kata Erik menatap Disti


" Ada apa dengan mu pergi tak perlu lagi datang kesini "kata Disti makin kesal


" Baik ..... hari ini aku memberi mu kesempatan Dis, aku tak menggunakan pengaman tadi malam Dan ku pastikan kau akan hamil Bila kau hamil usaha kan tidak membunuh bayi itu Berikan padaku Anggap ini suatu kesalahan .Kalo kau tak ingin aku bertanggung jawab " kata Erik yang kecewa dengan sikap Disti Lalu beranjak mengambil pakaian nya pergi begitu saja keluar dari kamar Disti dengan membanting pintu


Brak.........


Disti terdiam dan matanya berkaca kaca Niat nya menjebak Ferdi pasti sudah terbaca lebih dulu Sehingga Ferdi menyerang nya balik .

__ADS_1


" Kau keterlaluan Fer, padahal aku sangat mencintai mu " kata Disti menepuk dada nya Karna merasakan sakit di hatinya Bukan karna tidur dengan Erik Tapi ketika Ferdi membiarkannya tidur dengan Erik Yang mengisyaratkan bahwa Ferdi tak pernah ada hati padanya .Dan hanya sebatas orang lain Dan kerabat jauh saja


__ADS_2