
Entah apa yang terjadi di dalam sana Hanya mereka berdua yang tahu . Sedangkan Aya hanya berpikir positif Fokus pada dua putranya dirumah yang ingin berbelanja dengan mami Risma
Dan ia harus cepat pulang Karna ia juga akan ikut untuk menemaninya Karna tak mungkin ia merepotkan mertuanya untuk mengurus kedua putranya yang super aktif itu .
Tak lama mobil pun masuk pintu gerbang utama Yang membuat Aya bergegas turun Dan lalu memanggil nama kedua putranya
" Afnan Aska mamah sudah pulang " kata Aya
" Ye ..... hore.... kita mau alan alan mah Mamah itut ya " kata Afnan berlari kecil menghampiri Aya
" Ya sayang sebentar mamah mandi dulu ya " kata Aya yang lalu bergegas masuk kamar
" Ya mah aka tunggu " kata Afnan tersenyum duduk di sofa sambil bermain game di ponsel sang oma
" Ye..... udah kak mamah na ?" kata Aska Yang lalu menghampiri Afnan di sofa
" Agi andi bental " jawab Afnan fokus pada ponsel nya
Sedangkan Aska asyik meminum susunya nya di botol Karna dia haus Setelah selesai mandi tadi
Tak lama mama Risma keluar Dan melihat dua cucunya itu sedang bersantai di sofa tenang tanpa suara
" O...rupanya cucu cucu oma sudah siap berarti tinggal menunggu mamah ya " kata mami
" Ciap ma, opa itut ?" kata Aska menatap oma nya
" Opa lagi main golf sama teman temannya jadi ngak ikut sayang Mamah oma dan mba wati juga sama Erni saja yang pergi Karna sudah ada om Ken dan om Ran Yang akan mengantar kita juga bi Yam " kata oma menjelaskan
" Ya asyik beli beli, aka mau eli coklat ya oma " kata Afnan
" Ya , semua boleh di beli ade dan kakak " kata oma tersenyum
Tak lama mereka menunggu Aya sudah keluar dari kamar Dengan tampilan sederhana tapi terlihat cantik dan anggun
" Ayo kita berangkat sekarang .Mamah sudah siap " Kata Aya tersenyum Keluar dari kamar nya
" Hore ayo angkat ......" Teriak kedua nya senang Yang langsung di hampiri mba Wati dan mba Erni
__ADS_1
" Tunggu pasang sepatunya dulu ya " kata mba Wati
" Ya .... hampir lupa " kata Aya terkekeh
" Hehehe...... mpa mah , alo belum ake atu " kata Afnan yang memberikan ponselnya pada mba Erni
" Ya ponsel di simpan ya punya ade mana ?" kata mba wati
" Di amar mba , nda usah awa " kata Aska Yang hanya memegang ponsel Bila ingin menelpon mamah dan papinya saja Berbeda dengan Afnan yang suka main game di ponselnya .
" Ayo sekarang kita kemobil " Kata Aya mengandeng keduanya
" Ote ....." . kata Aska memberikan botol susunya pada Wati
Lalu mereka menuju mobil Yang sudah di tunggu Ken dan Ran di depan Karna mereka yang mengawal nona muda dan tuan kecilnya itu. Aya terlihat santai Hanya memakai kaos biasa dan celana jins yang terlihat modis Yang duduk di sebelah mami yang memangku Aska Sedangkan Aya sendiri memangku Afnan Di kursi belakang Bi Yam duduk bersama dua pengasuh si kembar
Setelah semua masuk mobil mereka pun menuju mall Di mana biasa mereka berbelanja Untuk keperluan sehari hari .
Di tempat lain suasana gelap Ketika Gita membuka matanya Dan merasakan pangkal paha nya serasa perih Dan bangun mencari stop kontak lampu
" Astaga ......pa Gery " Teriak Gita kaget Melihat pa Gery yang polos tanpa sehelai benang tertidur di sofa Membuat pa Gery juga kaget melihat Gita dengan tubuh polos berdiri di dekat meja
" Ya tuhan ada apa ini " Kata Gita kaget Lalu mengambil pakaian nya yang berserakan di lantai Sambil terisak karna ia tidak sadar itu terjadi juga padanya
" Pa....apa yang terjadi " kata Gita langsung menangis
" Bapa juga tidak tahu " jawab Gery Yang merasa kan kepalanya masih pusing Karna pengaruh obat
" Bapa harus tangung jawab , kenapa semua ini bisa terjadi " isak Gita yang melihat jam 8 di dinding ruangan
" Ya saya akan bertangung jawab " kata Gery bangun Dan meraih pakaian nya Dan mengingat kalo sore tadi ia menyuruh asisten nya membuat minuman Yang akan di berikan nya pada Aya
" Astaga kenapa aku bisa lupa " Kata Gery dengan tangan yang terasa kaku Dan tubuh gemetar Merasa bersalah pada Gita
" Mana Aya ?" kata pa Gery
" Dia pulang duluan pa " Isak Gita
__ADS_1
Gery meraup wajahnya kasar Karna Ia bingung harus berbuat apa dengan Gita Karna ia sudah menodai siswinya itu
" Hiks..... hiks ....antar saya pulang pa, saya takut " Kata Gita menangis sejadi jadi nya Yang membuat pa Gery merengkuh tubuh Gita dalam pelukan nya
" Maafkan bapa, bapa akan bertanggung jawab Dan bapa akan menikahi mu " kata Pa Gery Karna tak mungkin lari dari tanggung jawab atas kelalaian nya sendiri Yang mengakibatnya orang lain hancur Apalagi itu siswanya sendiri Ibarat senjata makan tuan. Dia terjebak sendiri karna ulah nya Yang lupa menaruh minuman itu Dan di meja masih terlihat utuh satu gelas lagi Karna hanya ia dan Gita yang meminum minuman laknat itu Sedang gelas untuk Aya Tak tersentuh sama sekali .Dan Aya pergi dari ruangan itu saat menerima telpon dari rumah
" Ayo bapa antar pulang " kata pa Gery merapikan baju nya yang kusut Dan beranjak menuju wastafel untuk mencuci wajah nya .
" Iya pa " Kata Gita yang duduk meringkuk di lantai Merasakan badan yang terasa remuk .
" Ayo ..... sudah jangan menangis ." kata Gery melihat Gita masih bercucuran air mata di pipinya Lalu mengambil tissue Untuk me lap wajah Gita
" Sudah berhentilah menangis , Bapa sudah bilang kan akan bertangung jawab " kata Gery Dengan seribu penyesalan di hatinya Karna sudah meniduri Gita .Karna seharusnya Aya yang mengalaminya bukan Gita
" Tapi pa " kata Gita
" Kita akan menikah sirih dulu besok Setelah itu bapa akan mengurus semuanya setelah selesai kkn " Kata Gery bingung Apa keputusan itu benar atau salah
Sedangkan Gita hanya diam Entah ia senang atau sedih Dia tak bisa menggambarkan perasaan nya sekarang ini Karna itu sebuah kecelakaan Yang membuat Gita shock Dan tak habis pikir Kenapa itu bisa terjadi pada dirinya Bahkan ia dan pa Gery tanpa sadar melakukan nya
" Git......" kata Gery menatap Gita lekat
" Ya pa, ayo pulang " kata Gita Yang lalu melangkah ke pintu Dan gita membuka nya Karna pintu tidak terkunci
" Ya tuhan untung tak ada yang tahu, pasti Aya langsung pulang saat di telpon dari rumah " batin Gita melirik minuman Aya masih utuh Dan sore itu hanya ia dan pa Gery saja Yang me minum minuman itu Dan menghabiskan nya karna haus Yang membuat Gita bertanya tanya Siapa orang yang dengan sengaja melakukanya Dan kenapa ?
Banyak pertanyaan dalam benak Gita Sambil melangkah dengan perasaan bingung Di ikuti pa Gery tak jauh di belakang nya Menyusulnya menuju parkiran mobil Di mana mobil pa Gery terparkir Dan hanya mobil itu yang ada di halaman parkir yang sepi bila malam
" Ayo masuklah ,Aku antar pulang " kata pa Gery
" Ya pa " kata Gita bergegas masuk ke dalam mobil Masih dengan mata berkaca kaca Dan ia tak tahu harus berkata apa pada sang mamah
" Gita kita akan menikah rahasia dulu " kata pa Gery
" Hah..... maksud bapa?" kata Gita kaget
" Rahasia tak boleh ada yang tahu !!!" kata pa Gery melirik Gita di kursi belakang
__ADS_1
" Ya pa " kata Gita